Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Azhar Harahap Diduga Terima Fee Proyek Rp300 Juta: Isron Bantah

Azhar Harahap Diduga Terima Fee Proyek Rp300 Juta: Isron Bantah

Senin, 02 Des 2019 15:21
Dibaca: 485 kali
drberita/istimewa
Bantahan Isron melalui pesan whatapp.
Bobby Nasution Center
DRberita | Azhar Harahap diduga terima fee Rp300 juta dari proyek Pekerjaan Langsung (PL) Dinas Pertanian Sumut, pada APBD tahun 2019. Dugaan suap itu terjadi sekira bulan Mei 2019.

"Waktu itu Ia (Azhar Harahap) masih Kepala Dinas Pertanian, sebelum bertukar tempat dengan Dahler Lubis. Azhar ke Peternakan, Dahler ke Pertanian. Kan, sekira bulan Juni lalu pelantikan mereka, tukar dinas," ucap sumber di kawasan MMTC Medan, pekan lalu.

Diketahui, Azhar Harahap menjabat Kepala Dinas Pertanian Sumut sejak 2017. Ia menjabat kepala dinas menggantikan Aspan Sofian yang menjadi Plt Kepala Dinas saat itu. Azhar dilantik oleh Gubsu Tengku Erry Nuradi.

Sekira bulan Juni 2019, Azhar Harahap dilantik Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang menang Pilgubsu 2019. Azhar oleh Edy dilantik menjadi Kepala Dinas Peternakan Sumut.

Sumber mengatakan, uang Rp300 juta dari fee proyek PL 16 paket itu diduga diterima Azhar Harahap dari seorang tokoh pemuda di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bernama Isron alias Lobe. "Uangnya diserahkan dalam kantongan plastik," kata sumber.

Isron, kata sumber, adalah orang yang dipercaya Azhar Harahap menjaga rumahnya dan kebunnya di Kabupaten Mandailing Natal. "Melalui si Isron, yang ngerjakan PL nya orang lain. Ya macam perantara gitulah dia, mencari orang yang membayar kerjaan PL itu," papar sumber.

Kepala Dinas Peternakan Sumut Azhar Harahap sampai saat ini belum menjawab konfirmasi dugaan suap Rp300 juta tersebut yang dikirim melalui pesan whatapp nomor 08126354699.

Sementara, akhir pekan 30 November 2019, Isron yang dikonfirmasi melalui pesan whatapp membantah dirinya ada memberi uang kepada Azhar Harahap.

"Jangan percaya dengan info ketua. Maaf, ketua dpt no saya dari siapa? Saya tdk pernah menyetor uang untuk PL," kata Isron. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd sumutazhar harahapdinas pertanian sumutkorupsi apbdsuap proyek
Berita Terkait
  • Selasa, 18 Feb 2020 12:02

    Massa Aksi Minta Kejatisu Periksa Kadis Perkim Labura

    Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) diminta agar segera memeriksa Kepala Dinas Perkim Labuhanbatu Utara (Labura) terkait dugaan korupsi pembangunan mess pemda di Kelurahan Kampung Masjid, Kecamatan Kualuh Hilir.

  • Jumat, 14 Feb 2020 00:37

    2 OPD Pemkab Simalungun Dilaporkan ke Kejatisu

    Kedua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang dilaporkan yaitu Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (BPMPN) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

  • Selasa, 11 Feb 2020 15:33

    Alfi Pastikan Tidak Ada Mahar Proyek di Dinas SDA Cipta Karaya & Tata Ruang Sumut

    Massa PC HIMMAH Medan mendesak agar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memanggil dan meriksa Kadis SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut.

  • Minggu, 09 Feb 2020 22:15

    Jaksa Agung Diminta Buka Kembali Korupsi Dana Bansos Sumut Rp 1,2 Triliun

    Para penerima atau penikmat dana bansos serta calo-calonya yang masih bebas berkeliaran menghirup udara segara, dan sepentasnya meraka juga merasakan hal apa yang dirasakan oleh Gatot dan Edy Sofyan.

  • Jumat, 31 Jan 2020 22:50

    Staf Ngeluh, Sekretaris Dinas PPA Sumut Kurang Ngerti Kerja

    Muna diketahui menjadi Sekretaris Dinas PPA Sumut sejak Agustus 2019. Dia ASN pindahan dari Kabupaten Deliserdang. Sebelum menjabat sekretaris, Muna staf di sala satu UPD Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Sumut.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir