Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Aktivis Mahasiswa Sumut Minta KPK Bongkar Korupsi APBD Dinas PU Medan

Aktivis Mahasiswa Sumut Minta KPK Bongkar Korupsi APBD Dinas PU Medan

Minggu, 27 Okt 2019 14:53
Dibaca: 378 kali
drberita/istimewa
Aksi unjuk rasa PP GAM Sumut di Dinas PU Kota Medan.
DRberita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus melanjutkan kasus suap Walikota Medan Dzulmi Elidn dan Kadis PU Isa Ansyari ke korupsi APBD Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan. Tiga tahun APBD Dinas PU Medan diduga menjadi ajang korupsi berjemaah.

Demikian disampaikan Koordinator Aksi Pimpinan Pusat Gerakan AKtivis Mahasiswa Sumatera Utara (PP GAM Sumut) Sadar Daulay dalam keterangan persnya kepada wartawan, Minggu 27 Oktober 2019.

"Sudah bukan rahasia umum lagi bagi kalangan kontraktor di Kota Medan, untuk mendapatkan proyek dari Dinas PU seorang kontraktor harus membayar kewajiban kepada oknum-oknum tertentu. Seluruh proyek yang ada di Dinas PU Kota Medan adalah proyek yang dikondisikan. Patut kami menduga telah terjadi korupsi yang terorganisir mulai dari pengadaan hingga pekerjaan fisik," beber Sadar Daulay.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK kepaada Kepala Dinas PU Medan Isa Ansyari, Kasubag Protokol Pemko Medan Syamsul Fitri Siregar dan Walikota Dzulmi Elidn, tak terlepas dari korupsi APBD Dinas PU Medan. Uang suap tersebut berasal dari fee proyek yang disetor kontraktor ke Isa Ansyari untuk Dzulmi Elidi melalui Syamsul Fitri Siregar.

Modus suap yang terjadi dari korupsi APBD Dinas PU Kota Medan berlangsung sudah sejak lama dengan melibatkan para kontraktor dan para mantan kepala dinas. Suap dan korupsi ini berjalan secara berjemaah, yang harus dipahami oleh KPK.

"Segera juga memanggil dan periksa para mantan kepala dinas PU Kota Medan. Selain itu juga para rekanan yang terlibat proyek APBD Dinas PU Kota Medan. Pola suap proyek dengan fee diberikan kepada para pengaman dan kepala dinas. Ini sudah berlangsung sejak lama pada korupsi APBD dan menjadi kebiasaan di Dinas PU Kota Medan," terang Sadar Daulay.

KPK, lanjut Sadar Daulay, harus memeriksa secara mundur APBD Dinas PU Kota Medan, minimal tiga tahun terakhir yaitu 2017,2018 dan 2019.

"Korupsi dan suap ini sudah terbiasa terjadi di Dinas PU Kota Medan. Selama ini mereka aman dari penegak hukum lainnya. KPK harus berani tampil membongkor korupsi dan suap berjemaah Dinas PU Kota Medan ini," tegasnya.

PP GAM Sumut, kata Sadar Daulay, berharap KPK tidak berhenti hanya di Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kadis PU Isa Ansyari. "Perlu waktu panjang bagi KPK untuk membongkar suap dan korupsi berjemaah APBD Dinas PU Medan, dan kita berharap KPK melakukannya, karena kita sudah berulang kali melakukan aksi unjuk rasa di Dinas PU Kota Medan," tandasnya. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: Pers Rilis

T#g:dinas pu medanisa ansyarikpk ott walikota medanwalikota medan dzulmi eldinwalikota medan ott kpk
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Nov 2019 12:27

    OMMBAK Unjuk Rasa di KPK Bongkar Dugaan Korupsi UIN Sumut & OTT Walikota Medan

    LSM Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi (OMMBAK) Sumatera Utara akan berunjukrasa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mendorong KPK membongkar dugaan Korupsi UIN Sumut dan kasus OTT Walikota Medan.

  • Sabtu, 19 Okt 2019 12:58

    Kelompok Cipayung Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Walikota Medan

    Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Walikota Medan dan Kadis PU Isa Ansyari merupakan bentuk penegasan bahwa selama ini korupsi dan suap marak terjadi di Pemerintahan Kota Medan.

  • Rabu, 16 Okt 2019 20:31

    Eldin Pintu Masuk, KPK Bidik Anggota DPRD Medan

    Awalnya, Selasa 15 Oktober 2019 malam, Isa Ansyari, Kadis PU Medan yang baru hitungan bulan ini, ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) beserta ajudan dan pihak swasta.

  • Senin, 05 Agu 2019 21:24

    Walikota Medan "Jual" SMP Negeri 7

    Dalam waktu dekat dipastikan SMP Negeri 7 di Jalan Adam Malik, Medan, tidak akan terlihat lagi. Sekolah yang sudah puluhan tahun berdiri itu tidak akan terlihat lagi.

  • Senin, 29 Jul 2019 01:05

    Kisah Bang Is Tinggalkan "Dosa" di Labura

    Kedekatannya dengan seorang pengusaha yang selalu mendapatkan kue APBD, saat dirinya kepala dinas di Kabupaten Labura, membuat pria yang akrab disapa Bang Is ini kembali mendapatkan posisi basah dari penguasa.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir