Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Acil Lubis: Rektor UIN Sumut sangat berpotensi jadi tersangka

Acil Lubis: Rektor UIN Sumut sangat berpotensi jadi tersangka

Oleh: Artam
Selasa, 15 Okt 2019 12:09
Dibaca: 7.142 kali
drberita/istimewa
Acil Lubis
DRberita | Aktivis 98 Acil Lubis memprediksi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Prof Saidurrahman bisa menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan suap pembangunan gedung kuliah terpadu.

"Rektor UIN Sumut sangat berpotensi jadi tersangka, jika KPK memaksimalkan penyelidikan kasus tersebut," ucap Acil Lubis di Kawasan Ring Road Medan, Selasa 15 Oktober 2019.

Sebelumnya diketahui, sejumlah pejabat Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhir pekan lalu di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH. Nasution. Penyidik KPK berada di Medan selama tiga hari.

Pemeriksaan itu terkait dugaan korupsi dan suap proyek pembangunan gedung kuliah terpadu di kampus UIN Sumut, Jalan Pancing Medan.

Penyidik KPK yang datang ke UIN Sumut, menyita sejumlah dokumen terkait tender pembangunan gedung kuliah terpadu. Sejumlah pejabat pun diperikasa bergilir, mulai bendahara sampai dengan Rektor UIN Sumut.

Masing-masing yang diperiksa, lanjut sumber, Marudut Kasubag Rumah Tangga, Moraluddin Kasubag BMN, Rizki Anggraini staf sekaligus ketua panitia, Syahruddin Siregar Kabag Kepegawaian sekaligus PPK dan Monca Tigabena bendahara UIN Sumut.

Alumni UIN Sumut ini menilai, KPK datang ke bekas kampusnya dengan melakukan penyitaan dokumen pembangunan gedung kuliah terpadu dan pemeriksaan pejabat terkait, sudah pasti memiliki informasi yang akurat dugaan korupsi dan aliran suap yang terjadi.

"Kita yakin jika KPK sudah turun, artinya bidikan sudah mengarah pada pimpinan lembaga yang lagi bermasalah korupsi. Makanya kita memprediksi rektor bisa jadi tersangka dan rekanan yang mengerjakan proyek," sebutnya.

Acil juga berharap, kedatangan KPK yang selama tiga hari di Medan, dapat memberikan kepastian kasus dugaan korupsi dan suap pemabngunan gedung kuliah terpadu UIN Sumut. "Itu harapan kita, KPK membuktikan korupsi dan menetapkan tersangkanya," tandasnya. (art/drb)

Editor: admin

T#g:acil lubiskpkUIN Sumut
Berita Terkait
  • Rabu, 20 Nov 2019 00:45

    KPK Periksa 8 Saksi Pemberi Suap Walikota Medan, Di Antaranya Mantan Sekda

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 8 saksi pemberi suap Walikota Medan Dzulmi Eldin, di Kantor BPKP Perwakilan Sumut, Selasa 19 November 2019.

  • Senin, 18 Nov 2019 13:53

    KPK Periksa 14 Pejabat Pemberi Suap Walikota Medan, Ini Nama-namanya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 14 saksi untuk kasus OTT Walikota Medan Dzulmi Eldin, Senin 18 November 2019, di Kantor BPKP Perwakilan Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan.

  • Senin, 18 Nov 2019 00:34

    Dugaan Korupsi UIN Sumut: OMMBAK Akan Demo di Mabes Polri

    Supervisi KPK ke Polda Sumut dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara sepertinya tidak berjalan maksimal. LSM OMMBAK berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri.

  • Selasa, 12 Nov 2019 11:22

    Demo Dugaan Korupsi UIN Sumut di KPK Diperkuat Pengakuan PPK

    Belum sampai satu jam berorasi, Koordinator Aksi OMMBAK Sumut Rozi Albanjari dan Kordinator Lapangan Ilham diterima petugas dan masuk ke dalam gedung merah putih.

  • Selasa, 12 Nov 2019 10:55

    KPK Periksa Syahnan Harahap & Wahyu Hidayat

    Mantan Kepala Dinas PU Medan Khairul Syahnan Harahap, Selasa 12 November 2019, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Syahnan diperiksa sebagai saksi tersangka Walikota Medan nonaktif Dzulmi Eldin dan Isa Ansyari.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir