Bank Sumut

77 Gedung SD di Kota Medan Diduga Jadi Ajang Korupsi

Minggu, 20 Mei 2018 08:41
Dibaca: 619 kali
drberita
Gedung SD di Jalan Jermal 1 Medan Denai.
DINAMIKARAKYAT - Sebanyak 77 gedung Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan, diduga jadi ajang korupsi oknum Dinas Pendidikan dan petinggi Pemko Medan, dengan total anggarannya sebanyak Rp 15,027 miliar.

Dugaan korupsi ini memiliki dasar kuat untuk diselidiki dengan bukti yang ada dari pekerjaan rehab gedung SD seperti di Jalan Jermal 1 Medan.

Rehab gedung tersebut sepertinya tidak sesuai dengan nilai yang ditetapkan dalam DPA (Daftar Penggunaan Anggaran).

Aktivis '98 Acil Lubis menilai ada permainan kotor dalam anggaran pendidikan di Kota Medan yang perlu diusut oleh penegak hukum.

"Proyek itu judulnya rehab sedang berat gedung SD di Kota Medan, ada 77 gedung SD yang mendapat anggaran rehab dengan kode rekening 1.01.1.01.16.41. Kita menemukan adanya dugaan korupsi dalam proyek rehab itu, dan kita meminta penegak hukum untuk mengusutnya," ujar Acil kepada wartawan di kawasan lobang di Jalan Denai Ujung, Medan, Minggu 20 Mei 2018.

Menurut Acil, SD Negeri 067241 di Jalan Jermal 1 Medan itu memiliki nilai anggaran rehab sebesar Rp 189.500.620,00. "Itu masuk dalam APBD 2017," cetusnya.

Dari pengakuan pihak sekolah, lanjut Acil, rehab gedung yang dilakukan pada SD 067241 hanya pada pintu pagar masuk ke sekolah.

"Kalau dilihat dari proyek tidak habis anggaran untuk rehab pintu pagar itu lebih dari 1/3 anggaran, jadi sisa lebihnya kemana dibuat. Ini yang perlu diselidiki dan disidik tipikor maupun jaksa," terangnya.

Acil berharap, Komisi A segera memanggil penegak hukum agar kebocoran APBD Medan dapat diketahui penyebabnya dari penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan kepolisian dan kejaksaan.

"Kita tantang Komisi A memanggil polisi dan jaksa untuk mengusut dugaan kebocoran APBD Medan tahun 2017 di Dinas Pendidikan itu," serunya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:acil lubisapbd medandinas pendidikan medandprd medanhasan basriKejari Medankorupsi apbdpkpi medantipikor
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Agu 2018 17:08

    Boydo: Apa Motivasi Dia Menaikkan Gaji

    Sekretaris Komisi C DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan heran dengan kenaikan gaji karyawan dalam situasi keuangan badan usaha milik daerah (BUMD). Padahal, setiap rapat dengar pendapat

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Minggu, 22 Jul 2018 16:33

    PD Pasar Jadi Polemik Pembahasan Pansus LKPJ 2017 DPRD Medan

    Persoalan PD Pasar Kota Medan menjadi polemik. Pansus LKPJ 2107 DPRD Medan menilai Dirut Perusahaan Daerah (PD) Pasar Rusdy Sinuraya kurang bijak.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir