Bank Sumut

1 DPO Korupsi Alkes RSUD Djoelham Binjai Ditangkap

Minggu, 31 Des 2017 00:16
Dibaca: 140 kali
drberita/ilustrasi
DPO kasus korupsi alkes RSUD Djoelham Binjai ditangkap.
DINAMIKARAKYAT - Tersangka korupsi alkes RSUD Djoelham ‎Suriyana Res telah diserahkan ke Kejari Binjai, usai diamankan intel Kejati Sumut di Hotel Darussalam, Medan, Kamis 28 Desember 2017.

Suriyana Res adalah buronan kasus korupsi alkes sebesar Rp14 miliar bersumber dari APBN tahun 2012.

"Sudah diserahkan ke Kejari Binjai malam itu juga," ‎ungkap Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Jumat 29 Desember 2017.

Sumanggar mengatakan saat ini Suriyana Res sudah ditahan di Lapas Binjai. "Suriyana Res kita tahan di Lapas Binjai," sebutnya.

Penangkapan Suriyana Res sesuai surat perintah tugas Kajati Sumut Nomor: SP. TUG-44/N.2.3/Dsp.4/12/2017, sebagai pejabat pembuat komitmen (PKK) proyek pengadaan Alkes di RSUD Djoelham‎ Binjai.

"Tersangka ini telah buron dan DPO sejak ditetapkan tersangka tanggal 6 November 2017," jelasnya.

Sumanggar menjelaskan untuk tersangka lainnya ‎Suhadi Winata selaku Ketua Pokja, Budi Asmono sebagai Kepala Cabang Kimia Farma Medan tahun 2012, Teddy selaku Direktur PT Mesarinda Abadi dan Feronica sebagai Direktur PT Petan Daya Medica.

"Dirut RSUD Djoelham‎ Binjai Mahim Siregar dan Cipta sebagai Kepala ULP juga sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini dan berstatus DPO dan buron," jelasnya.

Kasus korupsi alkes ini dilakukan para tersangka dengan mark-up harga dan pengadaannya tidak sesuai dengan peraturan presiden (pepres) Nomor 54 Tahun 2010. (art/drc)

Editor: admin

T#g:korupsi alkeskorupsi apbnrsud djoelham binjai
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jan 2018 00:50

    Dua Kali Mangkir, Kejatisu Kembali Panggil Tersangka Edita Siburian

    Dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur Pemerintah Desa di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut tahun 2015 senilai Rp 40,8 miliar, Edita Siburian juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak ditahan.

  • Rabu, 17 Jan 2018 01:22

    Korupsi Alkes, Direktur CV RAL Divonis 1 Tahun Penjara

    Selain hukum penjara, terdakwa sebagai Direktur CV Rizky Abadi Lestari (RAL) itu diwajibkan membayar denda sebesar Rp50 juta, subsider 2 bulan kurungan penjara.

  • Selasa, 16 Jan 2018 00:32

    Koruptor Alkes RSUD Sidikalang Divonis 17 Bulan Penjara

    Miko terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan proyek alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Kabupaten Dairi, tahun 2012 yang merugikan negara Rp 551.357.374.

  • Rabu, 22 Nov 2017 19:42

    Ada Dugaan Proyek Fiktif Rp4,8 Miliar di Dinas Bina Marga Medan

    Dinas Bina Marga Medan mengakui melakukan pengaspalan jalan negara, tepatnya di Jalan Letda Sudjono, 2013 lalu. Parahnya lagi anggaran sebesar Rp4,8 miliar tersebut dicairkan.

  • Senin, 20 Nov 2017 20:23

    Dua Terdakwa Korupsi Bapemas Sumut Tidak Keberatan Dengan Dakwaan JPU

    Sidang perdana kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatakan aparatur Pemerintahan Desa di Bapemas Sumut tahun 2015 senilai Rp41,8 miliar‎ digelar dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir