Bank Sumut

Travel Besar Non PPIU Rambah Pasar Umrah

Sabtu, 28 Sep 2019 12:41
Dibaca: 135 kali
ilustrasi
Umrah.
DRberita | Himpunan Penyelenggara Umrah Haji Khusus (Himpuh) menilai sudah dua tahun terakhir ini travel-travel besar umum menyasar pasar umrah. Padahal pasar umrah dikhususkan untuk travel yang telah memiliki izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

"Sekarang situasinya dua tahun terakhir ini saya perhatikan travel-travel besar yang menguasai tujuan destinasi leisure atau wisata itu sekarang sudah masif merambah ke pasar umrah," kata Sekretaris Jendral Himpuh Anton Subekti dikutip ihram.co.id, Sabtu 28 September 2019.

Anton menyampaikan alasan pasar umrah dilirik pengusaha-pengusah travel non PPIU karena pasar umrah tidak terpengaruh dengan faktor apapun. Berbeda dengan destinasi leisure yang mudah tepengaruh dengan faktor-faktor lain, salah satunya melemahnya nilai mata uang rupiah dan wabah penyakit yang sedang terjadi di satu negara tujuan wisata.

"Sementara destinasi wisata yang lain selain umrah itu sangat bergantung pada situasi dan kondisi. Mulai dari faktor kurs dolar ekonomi. Jadi kursnya makin mahal rupiah makin lemah pasar itu makin menurun destinasi selain umrah," katanya.

Hal demikian berbeda denga wisata umrah yang tidak terpengaruh dengan kondisi apapun. Hal itu kata dia terbukti ketika pada tahun 1998 di mana dolar tembus mencapi Rp 15 ribu, perjalanan umrah dan haji tidak sepi peminatnya. Malah kata dia orang semakin antri untuk bisa berangkat umrah dan haji.

"Begitu juga kara flu burung semua destrinasi leisure berhenti karena orang takut dengan wabah itu tapi kalaun umrah dan haji jalan terus itu akhirnya jadi orang yang melihat intuisi bisnis orang pasar ini sangat menggirukan," katanya.

Apalagi kata dia, sistem pembayaran umrah berbeda dengan sisitem destinasi wisata. Semua jamaah umrah membayar kepada travel PPIU tanpa dicicil. Sementar destinasi selain umrah kata Anton kerja sama dengan pihak bank untuk bisa membeli paket wista dengan cicilan.

Sebagai orang yang memiliki latar belakang pengusaha, Anton memastikan bahwa pasar umrah akan terus berkembang. Ia memperkirakan perkembagan pasar umrah ini kenaikannya bisa mencapai 10 sampai 12 persen.

"Apalagi antrian haji yang makin panjang itu akan menggairahkan pasar umrah karena kerinduan orang kepada Kabah dipelempiaskan lewat umrah," katanya. (art/drb)

Editor: admin

T#g:himpuppiutravelumrahwisata religi
Berita Terkait
  • Senin, 26 Agu 2019 19:31

    Tiga Dinasti Safawi di Wilayah Persia

    Mereka membangun kekuatan politik. Pengaruhnya menyebar ke berbagai penjuru demi menegakkan kembali identitas Persia sebagai peradaban besar. Berikut ini adalah tiga arsitektur peninggalan Dinasti Syafawi yang kini menjadi warisan budaya.

  • Kamis, 15 Agu 2019 15:36

    10 Hari di Turki

    Turki merupakan negara yang memiliki keindahan yang selalu diidamkan para wisatawan. Pemandangannya serta bangunan-bangunan bersejarahnya menarik perhatian traveler mancanegara.

  • Minggu, 06 Des 2015 19:22

    Danamon Syariah Jalin Kerjasama dengan Alia Wisata

    DINAMIKARAKYAT.COM, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia melalui Danamon Syariah, menjalin kerjasama dengan Alia Wisata sebagai agen travel rekanan untuk nasabah Tabungan Bisa Umrah iB Danamon Sy

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir