Bank Sumut

Sabang, Di Kilometer Nol Indonesia

Senin, 03 Agu 2015 10:31
Dibaca: 1.131 kali
istimewa/drc
Kilometer nol Indonesia.

DINAMIKARAKYATCOM, Sabang - Sabang adalah Kota paling barat di Indonesia. Tepatnya berada di Provinsi Nanggro Aceh Darusalam (NAD). Daerah ini dikarunia bermacam panorama indah, terutama pantainya.

Keindahan Pantai Iboih, Pantai Kasih, Sumur Tiga dan Pasir Putih bisa membuat wisatawan betah berlibur di kota yang kepulauan ini. Tapi masih ada obyek wisata lain yang tentunya layak dikunjungi.

Daerah yang memiliki luas 153 M2 ini, ibarat sebongkah tanah turun dari surga. "Sabang memiliki panorama terindah di Indonesia, ibarat sebongkah tanah turun dari surga. Saya tidak melihat di tempat lain, dalam satu pandangan (sekaligus) ada gunung, danau, bukit, laut," ucap Walikota Sabang Zulkifli H Adam kepada wartawan di Sabang, belum lama ini.

Sabang memang punya Danau Aneuk Laot. Dengan panorama hamparan bukit hijau yang mengelilingi danau berdekatan persis dengan laut bisa jadi pembuka rangkaian perjalanan wisata di Pulau Weh ini.

Selepas itu, wisatawan bisa memulai awal petualangan di Pantai Sumur Tiga di Desa le Meulee. Berjalan-jalan di bibir pantai dengan warna air gradasi hijau atau memilih duduk santai dari atas bukit dengan teduhnya barisan pohon kelapa, cukup menyenangkan.

Di bibir pantai terdapat sumur lengkap dengan ember timbaan. Meski hanya beberapa meter dari pantai, air dalam sumur ini berasa tawar. Tak jauh dari Sumur Tiga, wisatawan bisa kembali menikmati pantai dengan nuansa berbeda yakni Pantai Anoi Itam.

Pantai di timur Sabang ini sudah punya fasilitas memadai bagi wisatawan termasuk penginapan. Beda dengan Sumur Tiga yang di salah satu titik pantai ini punya barisan karang besar yang kokoh berdiri dengan sapuan ombak besar.

Perjalanan di Sabang berlanjut mengasyikan melewati Kelok 13 Teupin Meuneng, Cot Balohan. Sang Walikota rupanya sengaja membuat satu spot untuk lokasi berfoto bagi wisatawan. Di spot ini, kita bisa memandang luas panorama laut, perbukitan termasuk jalanan berkelok.

"Saya sering antar tamu, jadi tahu lokasi foto terbaik," kata Zulkifli yang langsung memandu wartawan saat memperkenalkan lokasi wisata terbaik di kotanya.

Tak puas sampai di situ? Anda bisa menjelajahi lokasi wisata lainnya yakni Kawah Volcano Jaboi. Kawah ini terbentuk akibat adanya aktivitas panas bumi di bawah permukaan yang menyebabkan fluida-fluida magmatik.

Wisatawan bisa melihat langsung kawah yang masih aktif dan aliran air hangat yang mengalir di sekitarnya. Pada lokasi ini, di sejumlah titiknya tampak asap yang muncul dari rekahan-rekahan tentunya dengan aroma gas menyengat.

Selanjutnya wisatawan bisa ke pemandian air panas di Gampong Keneukai. Ada 3 kolam di lokasi yang airnya bersumber dari mata air panas sekitar 300 meter dari kolam. Di mata air yang berada di pinggir pantai, tingkat kepanasan air bisa mencapai 40-50 derajat celcius.

Tapi sayang, boleh dibilang tempat pemandian air panas ini 'terbengkalai' sebab kondisi kolam tak terlalu bersih termasuk tempat bersantai wisatawan yang tak lagi terurus.

Rasanya belum lengkap wisata tanpa snorkeling dan diving. Wisatawan bisa melakukannya di Pantai Iboh yang letaknya 8 km dari monumen Nol Kilometer. Di pantai ini wisatawan bisa menemukan terumbu karang dan beragam jenis ikan tropis. Di sini juga sudah dilengkapi fasilitas memadai seprti penginapan, tempat makan dan penyewaan perlengkapan snorkeling dan menyelam.

Yang tak boleh terlewatkan, wisatawan harus mendatangi Tugu Nol Kilometer di ujung Pulau Weh, Sabang. Saat ini tugu nol kilometer masih dalam proses pemugaran, meski wisatawan tetap bisa mengunjunginya. "Insya Allah tahun ini selesai," kata Zulkifli.

Bila ingin menikmati tenggelamnya matahari (sunset), Anda bisa mampir ke Sabang Hill. Dari atas bukit, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan Teluk Sabang dengan hijaunya perbukitan juga pemandangan pelabuhan.

Zulkifli menjamin kota berpenduduk sekitar 33 ribu orang ini, aman bagi wisatawan domestik ataupun mancanegara "Sabang daerah teraman di Aceh," sebutnya memastikan infrastruktur di lokasi wisata termasuk resort bagi wisatawan terus dilakukan.

Dia yakin tingkat kunjungan wisatawan di Sabang akan melonjak di tahun 2015. Selain karena potensi wisata dan fasilitas yang mulai dilengkapi, layanan transportasi ke Sabang kini menjadi mudah dengan adanya penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute Bandara Kualanamu, Deli Serdang Sumut-Bandara Maimun Saleh, Sabang.

Penerbangan Medan-Sabang menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang, dilayani 3 kali seminggu yaitu hari Rabu, Jumat dan Minggu.

"Dengan adanya penerbangan ini, tentu akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sabang yang tentu akan meningkatkan ekonomi di kota ini," tutur Zulkifli. (int/drc)

T#g:
Berita Terkait
Komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir