Bank Sumut

Puluhan Dubes ASEAN Dan Afrika Akan Datang ke Danau Toba

Rabu, 15 Nov 2017 11:11
Dibaca: 492 kali
drberita/istimewa
Nico Barito dan Tengku Erry Nuradi.
DINAMIKARAKYAT - Forum of Small Medium Economic Africa Asean (FORSEAA) akan menggelar Lake Toba Forum yang akan dihadiri puluhan Dubes negara-negara Afrika dan Asean pada pertengahan Desember mendatang.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi didampingi Duta Besar Seychelles untuk Indonesia Nico Barito usai menggelar Rapat Persiapan bersama kabupaten/kota di kawasan Danau Toba di Museum Negeri Sumut, Senin 13 November 2017.

Lake Toba Forum direncanakan akan digelar setiap tahun dalam rangka membahas pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang industri kecil, pariwisata dan budaya, pertanian dan pengolahan pangan dan inovasi pengetahuan dan tekonologi di negara-negara Afrika dan Asean.

Tengku Erry mengatakan Lake Toba Forum merupakan salah satu upaya Pemprov Sumut untuk memajukan Kawasan Danau Toba. Dengan menggandeng Nico Barito, diharapkan Lake Toba Forum yang digelar sekaligus mampu mengangkat Danau Toba sebagai salaah satu destinasi andalan dunia.

"Beliau pernah bertugas di PBB dan pada tahun 2005, Sumut pernah menjadi tuan rumah Lake Toba Summit,  pertemuan gubernur seluruh dunia, dan beliau lah yang memprakarsai," jelas Tengku Erry.

Dalam rangka memajukan kawasan Danau Toba, lanjut Erry, Nico Barito akan membawa 25-30 Dubes negara-negara Afrika dan Asean untuk hadir pada Lake Toba Forum.

"Ini adalah salah satu hal yang baik sekali, karenanya para kepala daerah diharapkan bisa menyampaikan peluang investasi di daerahnya. Ini tentu peluang yang harus dimanfaatkan dengan seaiknya. Forum ini diharapkan teragendakan setiap tahun," ujar Erry Nuradi.

Sementara itu Nico Barito menjelaskan tujuan dari penyelenggaraan Lake Toba Forum untuk mengangkat Danau Toba di mancanegara.

"Mudah-mudahan bisa digelar setiap tahun agar program tahuan bisa dievaluasi dan ada progress ke depan," katanya.

Menurut Nico hal paling utama dalam pengembangan kawasan Danau Toba adalah membangun kesertaan masyarakat. Menurutnya bicara pembangunan Danau Toba bukan hanya soal investasi dan kapitalisasi saja.

"Bagaimana Danau Toba bisa berkembang kalau masyarakat tidak siap, bagai mana Danau Toba bisa maju, kalau infrastruktur tapi air dan sanitasi buruk. Ada dua faktor yang mendongkrak Danau Toba yaitu alam dan budaya yang menawan ditambah dengan kearifan lokal," jelasnya.

Nico menjelaskan FORSEAA adalah sebuah organisasi antar pemerintah dengan sekertariat tetap di Jakarta, Indonesia, yang dikukuhkan oleh Keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil RI No 29/Kep/M.KUKN/IX/2014 tanggal 29 September 2014.

Pendiri perdana adalah Pemerintah Seychelles dan Indonesia dengan tujuan mengelola kelancaran dari usaha dan program kegiaan demi mewujudkan potensi ekonomi baru melalui kekuatan UKM. (art/drc)

Editor: admin

T#g:danau tobanico baritotengku erry nuradi
Berita Terkait
  • Minggu, 18 Agu 2019 18:19

    AKRS di TMP Medan Terasa Berbeda: Edy Bicara Danau Toba

    Malam itu, seluruh lampu di TMP dimatikan. Suasana hening amat terasa. Hanya kegelapan yang terasa menyelimuti lokasi. Beberapa saat kemudian, cahaya dari api obor mulai menerangi lokasi.

  • Selasa, 13 Agu 2019 21:20

    Sumut Masuk 6 Besar Provinsi Penerima Anugerah Nirwasita Tantra

    Provinsi Sumatera Utara masuk 6 besar dari seluruh provinsi di Indonesia, sebagai calon penerima Anugerah Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

  • Kamis, 08 Agu 2019 13:00

    Musa: Tiga lokasi wisata ini belum ada peran pemerintah

    Seluruh potensi yang ada akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk dikembangkan, selain Danau Toba yang kini menjadi proyek strategis Nasional.

  • Rabu, 07 Agu 2019 11:29

    Pemerintah Harus Audit Limbah Ternak Babi di Danau Toba

    Audit lingkungan hidup adalah evaluasi yang dilakukan untuk menilai ketaatan penanggung jawab usaha dan kegiatan terhadap persyaratan hukum dan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.

  • Minggu, 04 Agu 2019 23:08

    Kadis LH Sumut Bungkam Soal Limbah Babi PT Allegrindo ke Danau Toba

    Binsar yang dikonfirmasi melalui WhatApp (WA) sampai saat belum memberi tanggapan terkait kalangan DPRD Sumut yang meminta dirinya bersikap tegas terhadap limbah PT Allegrindo Nusantara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir