Bank Sumut
  • Home
  • Jalan Jalan
  • Petani di Kawasan Danau Toba Dapat Pelatihan Metode Organik

Petani di Kawasan Danau Toba Dapat Pelatihan Metode Organik

Sabtu, 23 Des 2017 01:33
Dibaca: 796 kali
drberita/istimewa
Para petani mengkuti pelatihan langsung di lapangan.
DINAMIKARAKYAT - Sebanyak 50 orang petani di kawasan Danau Toba, mengikuti pelatihan metode pertanian organik dan ramah lingkungan, yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara, di Hotel Duma Sari, Tuktuk, Samosir, selama dua hari 5-6 Desember 2017.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai Undang Undangn Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dengan peran serta masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara diwakili Kepala Seksi Pengembangan Data dan Informasi UPT Pengelolaan Kualitas Air Danau Toba Dinas Lingkungan, Muslim mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

"Kegiatan ini kita laksanakan sesuai amanat Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH Pasal 70 ayat 3 butir a," kata Muslim kepada wartawan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Sumut, Jalan Tengku Daut, Medan, Jumat 22 Desember 2017.

Kegiatan menghadirkan narasumber Indra Buana Tanjung, aktivis lingkungan dari Komite Integritas Anak Bangsa (KIRAB), yang menyampaikan tentang kebijakan pemberdayaan masyarakat dalam PPLH khususnya di kawasan Danau Toba, sesuai Peraturan Perundang-undangan dan pengoposan dengan metode takakura.

Penyuluh Pertanian dari Kementerian Pertanian RI Efendi Ritonga sekaligus penggiat lingkungan dari Petra dengan materi hama penyakit tanaman dan solusi penanggulangan berbasis ramah lingkungan.

Penggiat Pertanian Organik Erwin landy dengan materi pembuatan pupuk organik cair dan biochar yang disampaikan langsung dengan praktek lapangan.

"Kegiatan ini melibatkan 50 orang petani dari berbagai kabuapten di kawasan Danau Toba yaitu Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Humbanghasundutan dan Kabupaten Simalungun dari desa berbeda-beda," sebut Muslim.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan mata pencaharian masyarakat di kawasan Danau Toba yang menjadi salah satu penyumbang pencemaran dari sekian banyak faktor pencemar lainnya terhadap kualitas air.

"Danau Toba adalah salah satu danau vulkanik air tawar terbesar di dunia, dan merupakan yang terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, memiliki luas perairan sepanjang 100 km dan lebar 30 km terletak di provinsi Sumatera Utara. Di tengah danau ini terdapat pulau vulkanik yang bernama Pulau Samosir," terangnya.

Muslim berharap, melalui pelatihan metode pertanian organik dan ramah lingkungan, masyarakat batak di kawasan Danau Toba ke depannya menjadi trigger dan contoh bagi petani lainnya di Kawasan Strategi Nasional.

"Kegiatan ini menjadi wujud nyata Pemprov Sumut dalam upaya PPLH kepada masyarakat di Tahun 2017," serunya.

Dalam kegiatan ini juga setiap peserta mendapatkan cairan organik dalam kemasan botol satu liter untuk pemicu percepatan proses komposting yang dilakukan oleh para petani di daerahnya masing-masing. Para petani juga mendapatkan sertifikat pelatihan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara. (art/drc)

Editor: admin

T#g:danau tobadinas lingkungan hidup sumutpetani
Berita Terkait
  • Selasa, 24 Sep 2019 09:43

    Kepung Gedung DPRD Sumut, Ratusan Massa di Medan Tolak RUU Pertanahan

    Ratusan massa dari Sekretariat Bersama Reforma Agraria (Sekber RA) Sumatera Utara berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan. Mereka mengepung gedung dewan Sumut agar aspirasinya diterima.

  • Sabtu, 21 Sep 2019 11:39

    Dukung WCD 2019: Nikson Nababan Dukung Pembangunan Pusat Penanganan Limbah B3

    Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan menyatakan dukungan penuh pihaknya dalam aksi World Cleanup Day (WCD) 2019 yang akan digelar Sabtu 21 September 2019.

  • Sabtu, 14 Sep 2019 22:50

    Pesona Danau Toba akan Dapat Bantuan Ikan Endemik dari Kementerian

    Belasan Ribuan warga memadati jalan Sisingamangaraja, Balige, tempat berlangsungnya karnaval. Warga antusias menyaksikan karnaval mobil hias dan parade kostum berbahan ulos.

  • Jumat, 13 Sep 2019 00:32

    Membangun Pariwisata dengan Aparat & Kekerasan

    BPODT mengirim alat berat ke Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. BPODT bermaksud membangun jalan dari The Nomadic Kaldera Toba Escape menuju Batu Silali sepanjang 1900 meter dan lebar 18 meter.

  • Rabu, 11 Sep 2019 21:33

    ICC Forum & Expo 2019: PT TPL Raih Stand Terbaik II Kategori Perusahaan/BUMN

    PT. Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) bersyukur kembali mendapatkan Stand Terbaik II Kategori Perusahaan/BUMN, pada Indonesia Climate Change (ICC) Forum dan Expo 2019 yang ke-9, dan Pekan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir