Bank Sumut
  • Home
  • Jalan Jalan
  • LIPPSU Dampingi Sabrina Tinjau Jejak Sejarah dan Kawasan Religi di Langkat

LIPPSU Dampingi Sabrina Tinjau Jejak Sejarah dan Kawasan Religi di Langkat

Oleh: Artam
Senin, 02 Sep 2019 11:06
Dibaca: 365 kali
drberita/istimewa
Sekda Provsu Sabrina, Direktur Eksekutif LIPPSU Azhari Sinik dan Ketua Panitia Napak Tilas Jejak Sejarah Peninggalan Kesultanan Langkat Muhammad Arif Tanjung.
DRberita | Jejak sejarah Kesultanan Langkat kini menjadi perhatian. Pemeritah Provinsi Sumatera Utara menemukan 113 situs peninggalan sejarah. Langkah awal yang diambil dengan meninjau ke situs sejarah oleh Sekda Sabrina dan LSM LIPPSU.

Selain situs peninggalan sejarah Kesultanan Langkat, Sekda Provsu Sabrina didamping Direktur Eksekutif LIPPSU Azhari Sinik juga mendatangi kawasan religi di Desa Babussalam.

"Ada 113 situs peninggalan Kesultanan Langkat yang mau kita verifikasi. Nantinya hendak dipugar dan renovasi seperti sediakala. Ini masih peninjauan awal saja bersama pak Azhari Sinik," ujar Sekda Provsu Sabrina di Masjid Azizi Tanjung Pura, Langkat, Minggu 1 September 2019.

Pemprov Sumut juga menggandeng Yayasan Daun Sirih dalam agenda besar "Identitas Bangsa" ini ke seluruh situs peninggalan sejarah kesultanan dan kerajaan yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

"Selain LIPPSU, Yayasan Daun Sirih juga kita libatkan. Negara yang besar adalah negara yang ingat dengan sejarah bangsanya. Saya ingin semua anak bangsa, khususnya yang ada di Sumatera Utara, mau ikut dan peduli dengan peninggalan sejarah di daerahnya," seru Sabrina.

Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari Sinik  menjelaskan bahwa agenda besar "Identitas Bangsa" yang akan dilaksanakan sudah mendapat dukungan dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rijekshah.

"Apa yang kita buat saat ini sudah mendapat dukungan dari pak Edy dan pak Musa. Dan bu Sabrina Sekda sebagai promotornya. Awalnya kita melaporkan temuan sejumlah situs sejarah peninggalan Kesultanan Langkat. Melangkah dari situ, kita membuat laporan ke Pemprov Sumut. Alhamdulillah, respon postif dari Pemprov Sumut kita dapat," ucap Azhari.

Bersama Yayasan Daun Sirih, kata Azhari, akan dilakukan kegiatan 'Napak Tilas Jejak Sejarah Peninggalan Kesultanan Langkat' pada bulan Oktober mendatang. "Output dari kegiatan akan kita serahkan kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Utara," jelasnya.

Untuk panitia napak tilas, lanjut Azhari, diserahkan kepada Yayasan Daun Sirih. "Agenda kegiatan ini, Yayasan Daun Sirih yang menyiapkan. Sedangkan khusus kawasan riligi sepenuhnya kita serahkan kepada Pemprovsu untuk menindaklanjutinya," tandasnya.

Sementara, kegiatan napak tilas yang akan dilakukan akan melibatkan sejumlah warga yang berdomisili di kawasan peninggalan sejarah Kesultanan Langkat, Kota Tanjung Pura, sebagai panitia. Direncanakan kegiatan ini dilaksanakan pada pertengahan bulan Oktober.

"Kita harapkan seluruh lembaga, masyarakat dan instansi pemerintah di Kabupaten Langkat ikut andil dalam kegiatan ini. Undangan kegiatan akan segera kita sebar kepada seluruh stakeholder yang ada untuk mendukung kegitan napak tilas ini," ucap Ketua Panitia Napak Tilas Jejak Sejarah Peninggalan Kesultanan Langkat, Muhammad Arif Tanjung.

Arif Tanjung memastikan kegiatan ini dilakukan untuk kepentingan bersama. "Ini murni untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat. Saya harapkan semua pihak mau turut andil dan mendukung. Kegiatan positif ini akan kita laksanakan bergantian di seluruh kabupaten kota yang memiliki peninggalan sejarah kesultanan maupun kerajaan," terangnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:azhari sinikkawasan religi babussalamlippsusejarah kesultanan langkatsekda sabrinayayasan daun sirih
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Sep 2019 00:39

    Sabrina Dukung Keterbukaan Informasi Publik di Sumut

    Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Pemprov Sumut bersama Komisi Informasi (KI) berkomitmen meningkatkan katerbukaan informasi publik di Sumatera Utara.

  • Senin, 02 Sep 2019 15:06

    Melihat Jejak Sejarah Kesultanan Langkat

    Sis lalu berjalan ke belakang kawasan magtab, menyusuri sejumlah rumah warga yang ada di kawasan itu. Sekira seratus langkah Sis berhenti. Terlihat lahan terbentang di belakang Masjid Azizi yang dipenuhi rerumputan dan ilalang.

  • Kamis, 29 Agu 2019 09:49

    350 Hektare Tanah di Kota Medan Milik De Mayer, Ahli Waris Jenderal Bintang 1

    Seluas 350 hektare tanah di Kota Medan atas nama MS Patmawijaya alias Piter Mayer Bin Samuel De Mayer. Di atas tanah-tanah tersebut kini berdiri bangunan-bangunan megah, dan sebagian masih berdiri kantor-kantor pemerintahan serta gedung bersejarah.

  • Senin, 26 Agu 2019 17:35

    LIPPSU Sarankan Pemprovsu Pidanakan Agen Perjalanan Meimeris Tumanggor

    Azhari Sinik mengapresiasi langkah Pemprov Sumut yang tanggap atas persoalan yang terjadi pada masyarakatnya di luar negeri. Meimeris Tumanggor merupakan TKI asal Sumut, yang kesekian kalinya menjadi korban agen-agen perjalanan TKI ilegal.

  • Senin, 26 Agu 2019 12:32

    Pemprov Sumut Hari Ini Upayakan Pemulangan TKI Meimeris Tumanggor

    Selain untuk melihat kondisi terkini Meimeris Tumanggor, juga akan dilakukan pembicaraan dan negosiasi dengan pihak rumah sakit, agar bisa dilakukan release and discharge (jaminan pembebasan dari proses dan tuntutan hukum).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir