Bank Sumut

Joni: Presiden Jokowi Kapan ke Labuhanbatu Raya?

Jumat, 02 Agu 2019 02:51
Dibaca: 341 kali
drberita/istimewa
Joni Sandri Ritonga.
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai terlalu tebang pilih memberikan dukungan  pada proses pembangunan daerah di Provinsi Sumatera Utara. Sampai dengan saat ini perhatiannya hanya tertuju ke daerah Tapanuli.

Harusnya Jokowi sudah tahu bahwa Sumatera Utara itu bukan saja Tapanuli, tetapi masih banyak lagi daerah lainnya. 

"Sudah memasuki 5 tahun masa jabatan presiden, dan akan memasuki periode kedua sebagai presiden, akan tetapi belum pernah sekalipun Jokowi mengunjungi daerah Labuhanbatu Raya, yang mana di antaranya ada Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sepertinya ada asumsi Jokowi tidak menganggap ketiga kabupaten tersebut," ujar Pemuda Labuhanbatu Joni Sandri Ritonga di Medan, Kamis 1 Agustus 2019.

Sebelumnya, Presiden Jokowi selama tiga hari mengunjungi daerah Tapanuli, 29 sampai 31 Juli 2019, dalam rangka kunjungan kerja membangun Kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia.

Menurut Joni, masyarakat daerah Labuhanbatu Raya juga sangat berharap Presiden Jokowi mempunyai waktu untuk mengunjungi daerah penghasil buah sawit terbesar di Provinsi Sumatera Utara.

"Sumut itu ada 33 kabupaten kota. Lima tahun ini Jokowi selalu berkunjung ke daerah Tapanuli saja, daerah Labuhanbatu Raya juga bagian dari Indonesia. Tapi kalau memang Labuhanbatu Raya tidak dianggap bagian dari Indonesia, tolong diperjelas dan berikan kepastian untuk status Labuhannatu Raya. Juga daerah-daerah lainnya di Sumatera Utara," cetusnya.

"Labuhanbatu Raya juga ingin berkembang, mulai dari sisi ekonomi, pendidikan, SDM, infrastruktur dan lain sebagainya. Sebagai pemuda Labuhanbatu saya meminta kepada Jokowi agar mengagendakan kunjungan kerjanya ke Labuhanbatu Raya, jadi kapan pak Jokowi mau datang ke Labuhanbatu Raya?" sambung Joni.

Penampilan Jokowi yang merakyat dan peduli dengan kehidupan masyarakat miskin sampai saat ini masih dipertanyakan oleh banyak kalangan, terutama masyarakat daerah Labuhanbatu Raya.

"Masyarakat Labuhanbatu Raya banyak yang penasaran, pak Jokowi itu aslinya bagaiman, karena masyarakat selalu bertanya-tanya, pak Jokowi itu memangnya benar-bener merakyat atau tidak, kalau memang merakyat, tolong datang ke Labuhanbatu. Masyarakat Labuhanbatu ingin memperkenalkan makanan khas Labuhanbatu kepada pak Presiden. Di antaranya holat, ikan baung gule asem dan lain sebagainya, karena masyarakat Labuhanbatu ingin seluruh rakyat Indonesia tahu bahwan makanan khas Labuhanbatu juga mampu bersaing dan mendunia," terang pemuda asli Labuhanbatu Utara ini. (art/drc)

Editor: admin

T#g:danau tobajoni sandri ritongalabuhanbatu rayaPresiden Jokowi
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Jan 2020 19:31

    Peluang Revisi UU OJK Terbuka

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang dilakukannya perubahan terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  • Jumat, 17 Jan 2020 18:52

    Kata Jokowi KPK Tidak Lemah

    Bagi Jokowi, dua operasi tangkap tangan (OTT) pada awal tahun ini terhadap Bupati Sidoarjo Saeful Ilah dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, menjadi bukti KPK masih bekerja sebagaimana mestinya.

  • Selasa, 22 Okt 2019 19:43

    Partai Demokrat Hanya Bisa Menunggu dan Menonton

    Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) mengatakan Partai Demokrat hanya bisa menunggu dan menonton proses pemilihan anggota Kabinet Kerja II Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin.

  • Selasa, 22 Okt 2019 19:08

    Ari Dono Jadi Plt Kapolri

    Jenderal Tito Karnavian diberhentikan dari jabatan Kapolri, Selasa 22 Oktober 2019. Penggantinya Komjen Ari Dono sebagai pelaksana tugas (Plt).

  • Senin, 21 Okt 2019 18:32

    Santripreneur Camp Angkatan 5 di The Kaldera Toba

    Ada yang berbeda di The Kaldera Danau Toba, pada hari Jumat-Minggu 18-20 Oktober 2019, Banyak tenda-tenda berdiri berisikan Santri-santri dan Mahasiswa memakai atribut kebanggaannya.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir