Industri Spa Indonesia Bisa Mendunia Seperti di Thailand

Sabtu, 29 Jun 2019 16:10
Dibaca: 92 kali
ilustrasi
Spa di Indonesia
DINAMIKARAKYAT - Kalangan pelaku industri spa di tanah air menyatakan industri jasa spa memiliki potensi untuk mendunia. Hanya saja jika didukung kebijakan pemerintah serta adanya sinergi dengan semua pemangku kepentingan terkait.

Direktur Marketing dan Spa PT Mustika Ratu Isabella Silalahi mengatakan, industri jasa spa di Thailand tak hanya berkembang di dalam negeri namun sudah mampu mendunia karena mampu menembus ke negara-negara lain.

"Kita berharap industri spa di Indonesia bisa seperti di Thailand mampu mendunia. Apalagi di Indonesia memiliki potensi yang mendukung," katanya saat pembukaan House of Mustika Ratu (HOMR) di Jakarta, Sabtu 29 Juni 2019.

Tantangan industri spa Indonesia untuk mendunia menurut dia, belum adanya dukungan penuh dari pemerintah. Ia menyontohkan seperti dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan ataupun Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Pemerintah Thailand, tambahnya, memberikan dukungan penuh terhadap industri spa di sana karena sebagai salah satu bagian dalam sektor pariwisata. Bentuk dukungan tersebut misalnya dengan selalu mempromosikan dalam kegiatan-kegiatan internasional.

Selain itu, sumber daya manusia (SDM) industri spa di Thailand yakni tenaga terapis juga lebih percaya diri ketika berada di negara lain sehingga mendukung tumbuhnya jasa spa Thailand di pasar internasional. Padahal, ujar Isabella, potensi industri spa Indonesia tak kalah dibandingkan dari Thailand seperti dukungan sumber daya alam berupa rempah-rempah yang beragam sebagai bahan baku dalam industri tersebut.

Selain itu, banyaknya ragam teknik pemijatan tradisional yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekayaan tradisi turun temurun. "Untuk itu Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pendidikan dan Bekraf selaku pemerintah harus bersinergi dengan pelaku industri di tanah air untuk mengangkat industri spa mendunia," katanya.

Pada kesempatan itu Isabella juga menyatakan, kaum urban milenial merupakan pasar potensial bagi industri spa di dalam negeri terutama di kota-kota besar, karena gaya hidup mereka yang dipenuhi aktifitas dengan tingkat stress tinggi. Namun demikian, tambahnya, saat ini konsumen jasa spa di dalam negeri masih di dominasi generasi tua atau berusia 35 ke atas yakni sektar 70 persen hingga 80 persen dari pengunjung.

"Oleh karena itu kami ingin membalik agar pengunjung jasa spa 70-80 persen dari kalangan generasi milinial yakni berusia 20 tahun hingga 35 tahun," katanya. Spa, tambahnya, menjadi salah satu aktivitas pilihan bagi masyarakat termasuk kaum milenial untuk merelaksasikan diri setelah menjalani rutinitas sehari-hari selain pariwisata. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: Antara

T#g:gaya hidup metropolitanseks bebasspaspa plus plus
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jul 2019 21:44

    Ngotot, Mahasiswa Minta Walikota Medan Tutup Spa Tak Berizin

    Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan kami nilai tidak mampu menjaga elektabilitas Walikota Medan karena Peraturan Walikota Nomor 29 tahun 2014 terkesan ada pembiaran terhadap tempat hiburan malam dan SPA tanpa izin beroperasi.

  • Kamis, 09 Agu 2018 10:12

    Kenal di Media Sosial, Remaja 17 Tahun Diperkosa di Apatermen

    Menurut Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok, Komisaris Polisi Bintoro, tersangka T melancarkan aksinya terhadap E dengan modus berkenalan melalui media sosial.

  • Kamis, 19 Jul 2018 11:27

    26 Pasangan Ikut Nikah Gratis di Kejaksaan Agung

    Kejaksaan Agung menggelar nikah massal gratis. Ada 26 pasangan yang ikut dalam nikah massal kali ini. Acara dihadiri Jaksa Agung M Prasetyo.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:27

    Ando Akui Sekali Transaksi Seks Online Dapat Untung Rp300 Ribu

    Dalam persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa Ando menjelaskan untuk sekali ‎transaksi seks mendapatkan keuntungan sebesar Rp300 ribu.

  • Rabu, 29 Nov 2017 00:25

    4 Pasangan Mesum Ditangkap dari Rumah Kos Dekat Masjid

    Empat pasangan mesum anak bawah umur ditangkap petugas Polsek Medan Kota, bersama pihak kelurahan di Jalan Turi, Lingkungan 11, Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumut Selasa 28 November 2017.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir