Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • USU Ajukan Permohonan Penangguhan Dosen ke Kapolda Sumut

USU Ajukan Permohonan Penangguhan Dosen ke Kapolda Sumut

Rabu, 06 Jun 2018 03:58
Dibaca: 525 kali
drberita/istimewa
Himma Dewiyana Lubis.
DINAMIKARAKYAT - Pihak Universitas Sumatera Utara (USU) ‎mengajukan permohonan untuk penangguhan tahanan terhadap terduga ujaran kebencian, Himma Dewiyana Lubis alias Himma kepada Kapolda Sumut ‎Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Hal itu diungkapkan Rektor USU Prof. Runtung Sitepu. Ia mengatakan penangguhan penahanan terhadap dosen USU menjadi tahanan kota, yang disampaikan ke Polda Sumut, Senin 4 Juni 2018.

"Suratnya untuk penangguhannya sudah ada dan disampaikan. Saya juga sudah berbicara dengan Kapolda Sumut, memungkinkan kami memohon untuk dia ‎(Himma) untuk ditangguhan penahannya. Karena, mengidap penyakit," ucap Runtung kepada wartawan, Selasa 5 Juni 2018.

Kemudian, Runtung mengungkapkan ‎bahwa anak Kepala Arsip USU non-aktif itu, masih kecil-kecil dengan pertimbangan masih perlu sosok seorang ibu. Ia menilai apa dilakukan Himma belum tentu bersalah secara mata hukum. Selain itu, ia menyebutkan kinerja Himma bekerja sebagai dosen dengan bagus dan baik.

"Kapolda mengatakan kepada saya. Akan memanggil penyidikannya, bagaimana perkembangannya kita diskusikan," kata Runtung.

Ia juga meminta keterangan kepada rekan-rekan Himma di USU. Dia tidak pernah berbicara atau berdiskusi soal paham radikal sehari-hari di Kampus. Termasuk polisi menyebutkan Himma sendiri saja dan tidak beraviliasi dengan siapa pun atau kelompok radikalisme.

"Untuk bantuan hukum, saya kira sudah ada dari teman-teman. Bantuan hukuman begini, kita sidang di Pengadilan tidak bisa. Karena, kita tidak ada lembaga bantuan hukum diizinkan menyidangkan di Pengadilan," jelas Runtung.

Runtung mengatakan banyak di USU alih hukum pidana dan pengecara. Namun, seluruhnya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS)‎. Nah, karena berstatus PNS ditidak diperoleh mendamping atau menjadi kuasa hukum dalam sebuh perkara apa pun.

‎"Tentunya, bantuan hukum pribadi. Mana ada izin PNS jadi kuasa hukum, kalau bisa saya duluan mengajukan ‎jadi pengecara dia (Himma). Karena, saya sudah 11 tahun menjadi pengecara. Itu tidak jadi masalah, karena kita terus-menurus memberikan dukung secara moril. Kita tidak bisa mencapuri soal proses hukum. Kita terus upayakan dan mudah-mudah bisa ditangguhkan," tandasnya.

Untuk diketahui, Himma diamankan di kediamannya di Jalan Melinjo II Komplek Johor Permai, Kecamatan Medan Johor Kota Medan, Sabtu 19 Mei 2018 malam. Selanjutnya, Himma dibawah petuas Subdit Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan.

Saat insiden bom bunuh diri di Surabaya, terduga pelaku ujar kebencian itu, sempat memosting tulisan yang membuat viral di dunia maya dengan tulisannya ‎"Skenario pengalihan yang sempurna... #2019GantiPresiden" tulis akun facebook Himma Dewiyana.

Setelah postingannya viral, Himma yang juga memiliki pendidikan terakhir S2 ini pun langsung menutup akun facebooknya. Namun, postingannya sudah terlanjur discreenshoot netizen dan dibagikan ke media daring. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bom surabayadosen usukampus usupolda sumutteroris
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Agu 2018 22:41

    Diskursus Pergantian Penanggung Jawab Dearah Hukum Kepolisian RI di Sumut

    Namun ada hal menarik dan menjadi atensi atau mungkin menjadi diskursus publik (trending topic-istilah ke-kekinian) terkait pergantian para perwira tinggi di institusi yang sangat banyak bersentuhan dengan kepentingan umum (public domain).

  • Senin, 13 Agu 2018 01:33

    Kasus Video Main Judi: Komisi A Akan Panggil Pj Walikota Padangsidimpuan

    Komisi A DPRD Sumut dalam waktu dekat ini akan memanggil Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan terkait video penangkapan main judi di Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu yang viral di media sosial.

  • Kamis, 09 Agu 2018 11:02

    Terungkap, Penyebar Video Main Judi Pj Walikota Padangsidimpuan dari Internal Polisi

    Tak disangka, penyebar pertama video penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu ternyata dari internal polisi.

  • Selasa, 07 Agu 2018 00:10

    Pemprovsu "Tantang" Polda Sumut Selesaikan Kasus Video Main Judi Sarmadan Hasibuan

    Pemerintah Provinsi Sumatera Utara "menantang" Polda Sumut untuk menyelesaikan kasus Kelapa Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BP2RD) Sarmadan Hasibuan, yang ditangkap main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Jalan SM. Raja Medan, Minggu

  • Minggu, 05 Agu 2018 01:55

    Rahmad Hasibuan Gugat Hasil Pilkada Palas, Apakah Berhasil?

    Dalam pertemuan, Hairul Mac Hasibuan yang juga timses Paslon No. 3 Rahmad P Hasibuan memaparkan bahwa adanya kejanggalan dalam proses pilkada Padanglawas (Palas) 27 Juni 2018 lalu.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir