Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Tim Kuasa Hukum Dosen USU: HDL tidak ada menulis soal bom di Surabaya

Tim Kuasa Hukum Dosen USU: HDL tidak ada menulis soal bom di Surabaya

Kamis, 24 Mei 2018 22:41
Dibaca: 294 kali
drberita/istimewa
Dosen USU HDL di Polda Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Tim Kuasa Hukum Dosen USU HDL (46) menggelar konferensi pers terkait kasus dugaan ujaran kebencian di Kantor Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Utara, Jalan Setia Budi, Medan, Kamis 24 Mei 2018.

Dalam konferensi pers, Tim Kuasa Hukum dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan menjelaskan kebenaran proses hukum, kondisi kesehatan HDL dan fakta yang ditemukan dalam kasus.

Sekretaris KAHMI Medan Chairul Munadi menerangkan selama proses penyidikan kepolisian, HDL (46) yang diduga melakukan ujaran kebencian dalam kondisi tidak sehat.

"Jadi, saat kami datangi HDL di Polda, kondisinya sangat lemah. Kita lihat kondisinya tertekan dimana dia sering menangis, pusing dan HDL juga mempunyai riwayat penyakit vertigo," terang Chairul.

Karena kondisi kesehatan HDL yang buruk, pihak Kepolisian akhirnya membantarkan HDL ke RS Bhayangkara Kota Medan.

"Kita menyayangkan Polda Sumut yang membawa HDL saat konferensi pers. Padahal kondisi HDL sangat lemah, buktinya dia beberapa kali pingsan saat konferensi pers," kata Chairul.

Setelah dibantarkan di RS Bhayangkara, keluarga dan Tim Kuasa Hukum terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada HDL.

"HDL dirawat di rumah sakit sejak hari Selasa. Saat dijenguk HDL terus menanyakan keadaan ibunya. HDL ini single parent yang merawat tiga anak dan ibunya. Banyak dukungan dari dosen dan mahasiswa serta masyarakat umum," sambungnya.

Terkait proses hukum, Chairul menjelaskan dalam menetapkan status tersangka HDL, pihak kepolisian hanya memeriksa dua saksi yakni anak HDL dan polisi yang melaporkan kasus itu.

Dia menerangkan HDL ditahan sejak Sabtu 19 Mei 2018. Lalu polisi segera melakukan gelar perkara. Dan pada hari Minggu 20 Mei HDL dipaparkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian saat konferensi pers.

"Saksi yang diperiksa hanya dua orang dan itu juga dari kepolisian dan anak kandung HDL. Belum ada saksi ahli bahasa yang diperiksa," tambahnya.

Chairul menerangkan bahwa saat ini mereka tengah melakukan penangguhan terhadap HDL kepada tim penyidik agar HDL bisa kembali lagi beraktivitas.

"Kami sudah mengajukan penangguhan penahanan. Lagi pula kondisinya paska dipaparkan di Polda Sumut sempat drop dan dua kali pingsan. HDL juga tulang punggung keluarga dan dosen pengajar di universitas. Dia juga kooperatif dalam proses hukum," jelasnya.

Tim Hukum KAHMI yang mendalami kasus itu menyatakan bahwa HDL tidak ada menulis soal 3 bom terorisme di Kota Surabaya di media sosial.

"Kami tegaskan bahwa HDL tidak ada menulis soal bom di Surabaya. Dia akun facebooknya tidak ada tulisan soal bom," ungkap KAHMI.

Terkait tulisan di akun facebook HDL, Tim Kuasa Hukum juga sudah menanyakan ke Polda alasan munculnya penggiringan opini soal bom di Surabaya.

"Polda belum memberikan jawaban soal isu bom yang muncul itu. Kepolisian diduga imajiner dalam memberikan keterangan pers. Dan keterangan pers, soal bom itu ditulis dan disebarkan. Akibatnya banyak media massa yang mengkaitkan HDL menulis soal bom di Surabaya, padahal HDL tidak ada menulis soal bom. Tidak ada bukti soal itu," terangnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bom surabayadosen usukahmi medanpolda sumut
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Agu 2018 22:41

    Diskursus Pergantian Penanggung Jawab Dearah Hukum Kepolisian RI di Sumut

    Namun ada hal menarik dan menjadi atensi atau mungkin menjadi diskursus publik (trending topic-istilah ke-kekinian) terkait pergantian para perwira tinggi di institusi yang sangat banyak bersentuhan dengan kepentingan umum (public domain).

  • Senin, 13 Agu 2018 01:33

    Kasus Video Main Judi: Komisi A Akan Panggil Pj Walikota Padangsidimpuan

    Komisi A DPRD Sumut dalam waktu dekat ini akan memanggil Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan terkait video penangkapan main judi di Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu yang viral di media sosial.

  • Kamis, 09 Agu 2018 11:02

    Terungkap, Penyebar Video Main Judi Pj Walikota Padangsidimpuan dari Internal Polisi

    Tak disangka, penyebar pertama video penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu ternyata dari internal polisi.

  • Selasa, 07 Agu 2018 00:10

    Pemprovsu "Tantang" Polda Sumut Selesaikan Kasus Video Main Judi Sarmadan Hasibuan

    Pemerintah Provinsi Sumatera Utara "menantang" Polda Sumut untuk menyelesaikan kasus Kelapa Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BP2RD) Sarmadan Hasibuan, yang ditangkap main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Jalan SM. Raja Medan, Minggu

  • Minggu, 22 Jul 2018 18:13

    Polda Sumut Harus Jujur Soal Video Sarmadan Hasibuan Ditangkap Main Judi di Hotel Garuda Medan

    Polda Sumut harus jujur dan transparan memberikan kejelasan terkait video penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmdan Hasibuan dan 5 rekannya bermain judi di kamar Garuda Plaza Hotel, Jalan SM. Raja, Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir