• Home
  • Hukum
  • Tiga Nelayan Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Tiga Nelayan Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kamis, 28 Des 2017 23:11
Dibaca: 66 kali
drberita/istimewa
Tiga terdakwa nelayan.
DINAMIKARAKYAT - Tiga nelayan hanya bisa tertunduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Medan, Kamis 28 Desember 2017. Ketiganya dituntut hukuman penjara seumur hidup atas kasus kepemilikan sabu 1 kilogram dan 21 ribu pil ekstasi.

Ketiga terdakwa masing-masing ‎Syamsul Bahri (45) selaku nahkoda kapal, Joniwan Sianipar (40) selaku mekanik kapal dan Abdul Rasyd Sinaga (60) selaku anak buah kapal.

"Meminta kepala majelis hakim memeriksa dan mengadili perkara ini, untuk menjatuhkan hukuman kepada 3 terdakwa masing-masing hukuman seumur hidup," ucap JPU Randi.

Dalam amar tuntutan, ketiga terdakwa dinilai terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal ‎114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Setelah ‎mendengarkan tuntutan, ketiga terdakwa menyampaikan pengampunan untuk hukuman ringan. Mereka merasa dijebak oleh rekannya sendiri.

"Kami dijebak oleh Rafib Afandi Ginting alias Pandi, majelis. Awalnya ceritanya begini. Dia ngajak kami mengangkut kayu dari Tanjungbalai menuju Malaysia. Pulangnya, katanya bawa drum kosong. Rupanya bawa narkoba, kami tak tahu," ucap ketiga terdakwa di hadapan majelis hakim.

Kemudian, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan nota pembelaan (pledoi) disampaikan langsung oleh ketiga terdakwa.

Diketahui, ketiga terakwa diamankan BNN di pelabuhan tikus di Kota Tanjungbalai, Minggu 16 April 2017, saat kapal nelayan tradisional menyanda‎r di pelabuhan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:narkobanelayanpengadilan medan
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 12:41

    Andi Lala Banding Vonis Matinya

    Vonis mati Andi Lala atas dua kasus pembunuhan sadis yang dilakukan‎, yaitu pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan dan Lubuk Pakam, Deliserdang.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:27

    Ando Akui Sekali Transaksi Seks Online Dapat Untung Rp300 Ribu

    Dalam persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa Ando menjelaskan untuk sekali ‎transaksi seks mendapatkan keuntungan sebesar Rp300 ribu.

  • Rabu, 17 Jan 2018 02:27

    Lima Terdakwa Pembakar Rumah Divonis 20 Tahun dan Penjara Seumur Hidup

    Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan memvonis lima terdakwa kasus pembakaran rumah yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia dengan hukuman penjara 20 tahun dan penjara seumur hidup.

  • Rabu, 17 Jan 2018 02:25

    Anak Medan Penghina Jokowi dan Tito Divonis 18 Bulan Penjara

    Farhan Balatif terbukti bersalah melakukan penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jendral Tito Karnavian melalui media sosial facebook dan twitter.

  • Sabtu, 13 Jan 2018 14:20

    Pas! Andi Lala Divonis Mati

    Pembunuh sekeluarga di Mabar, Medan Deli, Kota Medan, Andi Lala alias Andi Matalata (34) menangis divonis mati. Ia terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap 5 orang dalam satu keluarga, serta selingkuhan istrinya di Lubuk Pakam, Deliserdan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir