Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Terungkap, Penyebar Video Main Judi Pj Walikota Padangsidimpuan dari Internal Polisi

Terungkap, Penyebar Video Main Judi Pj Walikota Padangsidimpuan dari Internal Polisi

Kamis, 09 Agu 2018 11:02
Dibaca: 981 kali
drberita/istimewa
Penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya oleh polisi pakain preman dari Polda Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Tak disangka, penyebar pertama video penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu ternyata dari internal polisi.

Informasi tersebut diperoleh drberita.com, Kamis 9 Agustus 2018, dari seseorang yang mengetahui persis proses penangkapan tersebut.

"Yang menyebarkan video itu pertama kali ya polisi sendiri," ujarnya.

Katanya lagi, awal tersebarnya video tersebut ketika salahs eorang pimpinan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, mengendus adanya tangkap lepas main judi di Hotel Garuda Plaza, Jalan SM. Raja Medan.

Selanjutnya perwira tersebut memanggil oknum juru periksa yang nangani kasus tersebut. Oleh juru periksa, barang bukti video dan poto Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan kelima rekannya Ottom Dalimuthe, Aliamas Hasibuan, Parulian Siregar, Ridho Daulay dan Sarmak Hasibuan diserahkan kepada perwira melatika tiga.


Poto: Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan. (ist)

Sepekan setelah penangkapan tersebut, video penangkapan main judi Sarmadan Hasibuan tersebut sudah menyebar kesejumlah pejabat tinggi Pemprov Sumut dan Mabes Polri.

"Sebelum ke tangan Wartawan, video itu sudah beredar ke tangan petinggi Pemprov Sumut dan Mabes Polri, jadi sangat jelas dugaan penyerangan terhadap wartawan Arif Tampubolon oleh OTK (Orang Tak Dikenal) ada kaitannya dengan oknum polisi. Sangat mungkin oknum polisi terlibat," ujarnya.

Sebelumnya, wartawan Arif Tampubolon yang mengendarai mobil soluna diserang OTK di Jalan Datuk Kabu, Keluaran Denai, Kecamatan Medan Denai, Kamis 5 Juli 2018, sekira pukul 00.50 WIB, hingga kaca depan mobil hancur, diduga karena memiliki video penangkapan main judi Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan.

Jumat, 6 Juli 2018, Arif Tampubolon membuat laporan ke Polsek Medan Area, dan Senin 9 Juli 2018, mengadakan temu pers dan video tersebut beredar pada wartawan tivi nasional dan online serta cetak.

Namun hingga kini Polda Sumut belum juga mengambil langkah untuk mengungkap kasus video penangkapan main judi Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya di Hotel Garuda Plaza Medan. Padahal barang bukti semua ada, seperti uang, kartu joker dan beberapa kotak kartu joker.

Sarmadan Hasibuan juga sempat diperiksa oleh juru periksa Ditreskrimum Polda Sumut, hingga akhirnya dibebaskan tanda ada ada keterangan resmi dari Polda Sumut. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pj walikota padangsidimpuanpolda sumutsarmadan hasibuanvideo main judi sarmadan hasibuan
Berita Terkait
  • Senin, 07 Okt 2019 12:01

    Apresiasi Polda Sumut: PIB Akan Diskusi Publik Korupsi DBH PBB Labusel & Labura

    Hasil audit BPKP yang telah diterima Polda Sumut semestinya sudah bisa menjadi tolak ukur dan landasan bagi Polda Sumut untuk menetapkan status tersangka Bupati Labusel Wildan Tanjung dan Bupati Labura Khairuddin Syah alias Haji Buyung.

  • Kamis, 05 Sep 2019 02:16

    Bobby: Fery "Tak Mungkin" ditahan, Dia anak Sarmadan Hasibuan

    Kader PMII ini mengharapkan Polda Sumut tidak hanya sebatas menggunakan hukum teringan atas seseorang yang terjerat narkoba. Apalagi seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi contoh.

  • Minggu, 01 Sep 2019 21:45

    JMM Apresiasi Kapolda Agus: Dugaan Korupsi UIN Sumut Jadi Penentu

    JMM menilai selama ini Agus berhasil sebagai pengayom dan sahabat bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara, serta berhasil dalam mengungkap kasus-kasus besar di Sumut.

  • Sabtu, 31 Agu 2019 12:14

    Tak Percaya, Alumni Minta Polda Buktikan Dugaan Korupsi UIN Sumut

    Dugaan korupsi di UIN Sumut menjadi perhatian alumni. Mereka tidak percaya sudah terjadi perbuatan 'haram' dibekas kampus tempat mereka menimba ilmu. Polda pun diminta untuk membuktikan tindak pidana korupsi itu.

  • Kamis, 29 Agu 2019 10:47

    Info Diperiksa Polda, Humas UIN Sumut Ngaku Belum Tahu

    Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Yuni mengaku belum mendapatkan informasi soal pemeriksaan Tipikor Polda, terkait dugaan korupsi proyek pembangunan gedung dan pengadaan cleaning service.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir