Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Terdakwa Penyuap Anggota BNN Siantar Divonis 15 Bulan Penjara

Terdakwa Penyuap Anggota BNN Siantar Divonis 15 Bulan Penjara

Selasa, 09 Jan 2018 23:58
Dibaca: 481 kali
drberita/ilustrasi
Sidang kasus penyuapan anggota BNN Kota Pematangsiantar.
DINAMIKARAKYAT - Terdakwa penyuap anggota BNN Kota Pematangsiantar, Irwan Memori Napitupulu divonis penjara selama 15 bulan, di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 9 Januari 2018.

Dalam amar putusan majelis hakim diketuai Azwardi Idris, terdakwa yang merupakan warga ‎Perumahan Alam Patumbak Permai No. 8 Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, terbukti telah mencoba melakukan penyuapan uang sebesar Rp60 juta kepada petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar, agar Muhammad Irfansyah Pulungan dibebaskan atau direhabilitasi.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Irwan Memori Napitu selama 1 tahun 3 bulan dan denda Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan," ucap Azwardi Idris.

Majelis hakim berpendapat, terdakwa Irwan Memori terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 53 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Menanggapi putusan tersebut, baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herianto menyatakan pikir-pikir. Di luar sidang, JPU Herianto mengaku kalau dirinya menuntut terdakwa Irwan Memori selama 1 tahun 6 bulan dan membayar denda sebesar Rp50 juta subsidair 6 bulan kurungan.

"Kita tuntut terdakwa 1 tahun 6 bulan penjara," ujarnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bnn siantarkorupsinarkobapengadilan medansuap
Berita Terkait
  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Jumat, 08 Jun 2018 06:57

    Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

    Isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Sergai menyebutkan pemanggilan mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dan Kepala BPKAD Gustian hanya untuk lucu-lucuan menjelang lebara

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir