Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Terdakwa Muhammad Farhan Hina Jokowi Karena Kinerja Buruk

Terdakwa Muhammad Farhan Hina Jokowi Karena Kinerja Buruk

Kamis, 28 Des 2017 22:33
Dibaca: 516 kali
drberita/istimewa
Terdakwa Muhammad Farhan Balatif.
DINAMIKARAKYAT - Muhammad Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah, terdakwa penghinaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui facebook dan twitter didasari kinerja buruk selama menjabat sebagai kepala negara.

Hal itu diungkapkan Farhan saat memberikan keterangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa di Pengadilan Negeri Medan, Rabu 27 Desember 2017.

"Saya melampiaskan itu, melihat dengan kebijakan dan kinerja buruk Jokowi. Melihat harga pokok naik, banyak pengangguran, bahan pokok impor dari luar negeri.‎ Saya kesal itu," ucap Farhan di hadapan majelis diketuai oleh  ‎Wahyu Setyo Prabowo.

Majelis hakim Wahyu kemudian mempertanyakan selain Jokowi siapa lagi yang dihina? Farhan menyebutkan Kapolri Jendral Tito Karnavian, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Mantan Gubernur DKI‎ Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok‎.

"Kenapa saudara terdakwa menghina mereka," tanya majelis hakim kembali. Farhan mengungkapkan berbagai alasan kenapa dirinya menghina Tito, Megawati dan Ahok.

"Kalau pak Tito karena ia polisi. Polisi itu, saya edit kepalanya menjadi gambar anjing. Karena polisi menjilat seperti anjing. Kalau Jokowi saya ganti menjadi kepala babi. Babi itu hina dan kotor. Mereka itu, melindungi Ahok penista agama Islam bersama Megawati," jelas Farhan.

Farhan juga mengungkapkan penghinaan dilakukan sejak bulan Juli hingga 9 Agustus 2017. Dengan perincian, penghinaan menggunakan sebanyak 40 kali dan penghinaan dengan tulisan sebanyak 9 kali. Ia mengatakan penghinaan itu dilakukan dalam keadaan sadar dan mengakui apa ia dilakukan salah dan melanggar hukum.

"Saya mengedit dengan menggunakan fotoshop‎. Kemudian saya buat juga dengan tulisan, Pak Jokowi sampai sekarang polisi belum menangkap saya. Gue buronan polisi. Teroris rekayasa polisi. UU ITE omong kosong‎," jelas Farhan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pengadilan medanPresiden Jokowiumat islam
Berita Terkait
  • Minggu, 29 Jul 2018 12:06

    Kasus BUD Boru Turnip, Ombudsman Surati IPB dan Panggil Pemkab Simalungun

    Menerima laporan itu, Ombudsman RI Perwakilan Sumut langsung menanganinya melalui metode Reaksi Cepat Ombudsman (RCO) dengan segera koordinasi dengan pihak IPB.

  • Minggu, 29 Jul 2018 11:47

    Pindah Agama Islam, Pemkab Simalungun Diduga Hentikan Program BUD Boru Turnip Kuliah di IPB

    Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera utara menjadwalkan, akan meminta keterangan Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Selasa 31 Juli 2018, terkait kebijakan pemerintah daerah itu yang diduga berbau Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dalam progr

  • Minggu, 22 Jul 2018 17:33

    Massa #2019TetapJokowi Kalah Banyak dengan Massa #2019GantiPresiden

    Massa #2019TetapJokowi yang mengambil lokasi di Jalan Masjid Raya, persisnya di sisi kiri Masjid Raya dan di depan Taman Sri Deli Kota Medan, kalah banyak dengan massa #2019GantiPresiden yang posisinya di badan Jalan SM. Raja Medan, persisnya di depan Mas

  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:18

    Iman Harahap: Nawacita Jokowi Gagal di Daerah Pinggiran Sumatera Utara

    Akan tetapi Nawacita Jokowi sebagai agenda prioritas tidak berbanding lurus, disebabkan banyak kejanggalan yang ditemui di lapangan dalam pengelolaan dana desa salah satunya di Kecamatan Ujungbatu dan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara.

  • Kamis, 19 Jul 2018 11:09

    Selesai Melantik 724 Perwira TNI, Jokowi dan JK Jenguk SBY

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditemani Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dirawat di RSPAD.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir