Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Status Internasional, Fasilitas Keimigrasian Bandara Silangit Dibenahi

Status Internasional, Fasilitas Keimigrasian Bandara Silangit Dibenahi

Selasa, 02 Jan 2018 22:49
Dibaca: 352 kali
drberita/istimewa
Bandara Silingat
DINAMIKARAKYAT - Divisi Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut melakukan pembenahan fasilitas keimigrasian di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) secara bertahap karena berstatus bandara internasional.

Bandara Silangit menjadi pintu gerbang wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Danau Toba. Hilir mudik warga negara asing dipastikan melalui bandara tersebut.

Bandara Silangit Internasional ‎Airport diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat, 24 November 2017.

Kepala Divisi Imigrasi Kemenkuham Sumut Sutrino mengatakan dalam sepekan Bandara Silangit Internasional terdapat 3 kali penerbangan dari Singapura. Seluruh penumpang ‎dari berbagai negara bertujuan untuk berwisata ke Danau Toba di Sumatera Utara.

"Airport itu sudah diresmikan Presiden menjadi Airport Internasional di Bandara Silangit. Seminggu 3 kali, Singapura-Silangit dan Silangit-Singapura. Dengan dibukanya penerbangan internasional mudah tahun ini dan tahun depan turis-turis asing, khusunya Danau Toba," ucap Sutrisno kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Sutrisno memastikan Bandara Silangit Internasional Airport memberikan multi player efek kepada pihak terkait dan para turis asing. Ia mengklaim fasilitas imigrasi sudah tarap internasional. Namun, ‎fasilitas belum maksimal bila dilihat langsung.

"Untuk kami (imigrasi) dua konter kedatangan dan dua konter keberangkatan. Petugas kita selalu stand by di sana. Paling banyak ada 6 orang petugas. Karena tidak terlalu‎ banyak turis asing," ucap Sutrisno.‎

‎Bandara Internasional Silangit memiliki landas pacu dengan panjang 2.650 meter dan lebar 45 m sehingga bisa didarati pesawat jenis Boeing 737.‎ Silangit sebelumnya adalah bandara perintis dengan panjang runway 1.850 m dan lebar 30 m.

Dengan status bandara internasional, Pemerintah Pusat mengharapkan bisa menjaring wisatawan asal Hongkong, Taiwan, India dan Cina bagian Selatan untuk berkunjung ke Danau Toba. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bandara silangitdanau tobaimigrasikemenkumham sumutwarga negara asingwisatawan mancanegara
Berita Terkait
  • Sabtu, 28 Jul 2018 23:32

    RSCC Rekomendasikan Presiden Pimpin Langsung Evakuasi Korban KM Sinar Bangun

    Dasar rekomendasi, kata Saharuddin, meliputi aspek hukum, sosial budaya, kemanusiaan dan lingkungan hidup, teknologi dan akademik, serta aspek geografis dan filosofis.

  • Sabtu, 09 Jun 2018 03:46

    John M Situngkir "Diam" Soal Pinjaman Rp 4,16 triliun dari Bank Dunia Untuk Danau Toba

    Perkembangan Danau Toba menjadi destinasi wisata internasional, bukan tugas Pemerintah Pusat. Namun tugas bersama antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumut serta kalangan masyarakat sendirinya.

  • Kamis, 31 Mei 2018 00:53

    Ryan Novandi Promosikan Potensi Sumut di Konferensi Pemuda Asia Pasific

    Presiden JCI Medan, Ryan Novandi mengatakan telah berhasil menyelenggarakan kampanye Perdamaian Dunia #peaceispossible di Pantai Bulbul, Kabupaten Balige, pada 2017 lalu, yang dihadiri lebih dari 11.000 orang.

  • Rabu, 16 Mei 2018 02:17

    Erry Berharap Kanwil Kemenkumham Sumut Jadi Nomor 1 di Indonesia

    Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi di bawah kepemimpinan yang baru, Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara semakin kompak agar menjadi kanwil nomor satu di Indonesia.

  • Jumat, 23 Mar 2018 01:54

    Indonesia Bukan Hanya Bali: Gubernur Sumut Tawarkan Penerbangan India - Kualanamu

    Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat mengatakan sangat tertarik dengan Indonesia, selain hubungan yang telah lama terjalin dan jarak yang tidak begitu jauh, juga potensi yang cukup banyak untuk kerjasama.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir