Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Status Internasional, Fasilitas Keimigrasian Bandara Silangit Dibenahi

Status Internasional, Fasilitas Keimigrasian Bandara Silangit Dibenahi

Selasa, 02 Jan 2018 22:49
Dibaca: 135 kali
drberita/istimewa
Bandara Silingat
DINAMIKARAKYAT - Divisi Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut melakukan pembenahan fasilitas keimigrasian di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) secara bertahap karena berstatus bandara internasional.

Bandara Silangit menjadi pintu gerbang wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Danau Toba. Hilir mudik warga negara asing dipastikan melalui bandara tersebut.

Bandara Silangit Internasional ‎Airport diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat, 24 November 2017.

Kepala Divisi Imigrasi Kemenkuham Sumut Sutrino mengatakan dalam sepekan Bandara Silangit Internasional terdapat 3 kali penerbangan dari Singapura. Seluruh penumpang ‎dari berbagai negara bertujuan untuk berwisata ke Danau Toba di Sumatera Utara.

"Airport itu sudah diresmikan Presiden menjadi Airport Internasional di Bandara Silangit. Seminggu 3 kali, Singapura-Silangit dan Silangit-Singapura. Dengan dibukanya penerbangan internasional mudah tahun ini dan tahun depan turis-turis asing, khusunya Danau Toba," ucap Sutrisno kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Sutrisno memastikan Bandara Silangit Internasional Airport memberikan multi player efek kepada pihak terkait dan para turis asing. Ia mengklaim fasilitas imigrasi sudah tarap internasional. Namun, ‎fasilitas belum maksimal bila dilihat langsung.

"Untuk kami (imigrasi) dua konter kedatangan dan dua konter keberangkatan. Petugas kita selalu stand by di sana. Paling banyak ada 6 orang petugas. Karena tidak terlalu‎ banyak turis asing," ucap Sutrisno.‎

‎Bandara Internasional Silangit memiliki landas pacu dengan panjang 2.650 meter dan lebar 45 m sehingga bisa didarati pesawat jenis Boeing 737.‎ Silangit sebelumnya adalah bandara perintis dengan panjang runway 1.850 m dan lebar 30 m.

Dengan status bandara internasional, Pemerintah Pusat mengharapkan bisa menjaring wisatawan asal Hongkong, Taiwan, India dan Cina bagian Selatan untuk berkunjung ke Danau Toba. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bandara silangitdanau tobaimigrasikemenkumham sumutwarga negara asingwisatawan mancanegara
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 13:34

    Souvenir Dinas Pariwisata Sumut dari Cina Sempat Ditahan Bea Cukai, Ada Apa?

    Sesuai perpres 54 dan peraturan LKPP, disebut-sebut seharusnya pengadaan barang dan jasa sudah selesai dilakukan dan pembayaran maksimal dilakukan paling lama tanggal 23 Desember akhir tahun.

  • Selasa, 26 Des 2017 22:02

    Perayaan Natal 2017, Pengunjung di Rutan dan Lapas Masih Normal

    Kunjungan liburan Natal di Rutan Tanjung Gusta Medan dan Rutan Labuhandeli masih dalam kondisi normal. Tidak terjadi adanya lonjakan kunjungan puluhan hingga ratusan orang.

  • Sabtu, 23 Des 2017 02:01

    1.992 Napi di Sumut Dapat Remisi Natal

    Sebanyak 1.992 Narapidana mendapat remisi Natal 2017 dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut. 61 orang di antaranya langsung menghirup udara bebas dan merayakan Natal bersama keluarga.

  • Sabtu, 23 Des 2017 01:33

    Petani di Kawasan Danau Toba Dapat Pelatihan Metode Organik

    Kegiatan ini dilaksanakan sesuai Undang Undangn Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dengan peran serta masyarakat.

  • Rabu, 20 Des 2017 00:15

    Imigrasi Medan Sampaikan Capain Kerja 2017, 214 WNA Ditolak Masuk ke Sumut

    Sejak Januari hingga‎ 9 Desember 2017, sebanyak 214 WNA ditolak masuk ke Sumatera Utara melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Bandara Kualanamu Internasional Airport, Deliserdang.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir