• Home
  • Hukum
  • Sepertinya Tidak Ada Upaya JPU "Jemput Bola" Putusan Vonis Bebas Darma

Sepertinya Tidak Ada Upaya JPU "Jemput Bola" Putusan Vonis Bebas Darma

Kamis, 28 Des 2017 22:18
Dibaca: 46 kali
drberita/ilustrasi
Putusan bebas pembunuh pengusaha soft gun di Medan.
DINAMIKARAKYAT - JPU hingga kini belum menyusun memory kasasi ‎vonis bebas terdakwa kasus pembunuh berencana pengusaha Soft Gun Indra Gunawan alias Kuna. Lamanya penyusunan memory kasasi terdakwa Darma bisa berdampak status hukum inkrah.‎

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sindu Utomo beralasan pihaknya belum menyusun memory kasasi karena belum menerima salinan putusan bebas Terdakwa Darman dari Panitra PN Medan.

"Apa dasar kami untuk kasasi bila putusan belum diterima," ungkap Sindu dikonfirmasi wartawan di PN Medan, Kamis 28 Desember 2017.

Tampak dari keterangan jaksa pria dari Kejari Medan itu sepertinya tidak ada upaya "menjemput bola' atas petikan putusan tersebut.

"‎Masih ada 14 hari setelah diputuskan. Menyatakan kasasi, setelah itu menyusun memory kasasi. Tapi, petikan belum diterima, apa mau disusun memory kasasinya?" kata Sindu.

Sindu belum bisa memastikan kapan memory kasasi akan disampaikan ke bagian umum PN Medan. "Aku pastikan dapatkan salinan putusan, baru bisa dibuat memory kasasinya," tandasnya.

Setelah divonis bebas, Darma langsung keluar dari Rutan Tanjung Gusta Medan, Rabu 20 Desember 2017. Kini Darman telah menghirup udara bebas dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pembunuhan berencanapengadilan medanpengusaha airsoft gunvonis bebas
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 12:41

    Andi Lala Banding Vonis Matinya

    Vonis mati Andi Lala atas dua kasus pembunuhan sadis yang dilakukan‎, yaitu pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan dan Lubuk Pakam, Deliserdang.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:27

    Ando Akui Sekali Transaksi Seks Online Dapat Untung Rp300 Ribu

    Dalam persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa Ando menjelaskan untuk sekali ‎transaksi seks mendapatkan keuntungan sebesar Rp300 ribu.

  • Rabu, 17 Jan 2018 02:27

    Lima Terdakwa Pembakar Rumah Divonis 20 Tahun dan Penjara Seumur Hidup

    Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan memvonis lima terdakwa kasus pembakaran rumah yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia dengan hukuman penjara 20 tahun dan penjara seumur hidup.

  • Rabu, 17 Jan 2018 02:25

    Anak Medan Penghina Jokowi dan Tito Divonis 18 Bulan Penjara

    Farhan Balatif terbukti bersalah melakukan penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jendral Tito Karnavian melalui media sosial facebook dan twitter.

  • Sabtu, 13 Jan 2018 14:20

    Pas! Andi Lala Divonis Mati

    Pembunuh sekeluarga di Mabar, Medan Deli, Kota Medan, Andi Lala alias Andi Matalata (34) menangis divonis mati. Ia terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap 5 orang dalam satu keluarga, serta selingkuhan istrinya di Lubuk Pakam, Deliserdan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir