Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Sedih, Pria Lumpuh Minta Keadilan di Polda Sumut Diusir Provost

Sedih, Pria Lumpuh Minta Keadilan di Polda Sumut Diusir Provost

Kamis, 30 Mar 2017 22:22
Dibaca: 853 kali
drberita/istimewa
Rusli (pakai peci) saat diusir keluar oleh personel Provost Polda Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Rusli (58) warga Jalan Kenari, Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kecamatan Batubara, sejak pagi duduk persis di depan Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut.

Pria yang sudah hampir lima tahun lumpuh karena tabrakan ini menangis sejadi-jadinya sembari duduk di atas kursi plastik meminta bertemu dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Saat diwawancarai, pria beranak lima ini berkisah soal kedatangannya ke Polda Sumut untuk meminta keadilan.

Sebab, mobil pick up BK 8528 TP yang biasa digunakan keluarganya untuk mengantar sayur ditahan pihak Polres Batubara, karena anaknya bernama Irwansyah dituduh melakukan tabrak lari.

"Saya ke sini mau minta keadilan dengan Pak Kapolda. Sudah tujuh bulan mobil pick up yang biasa saya gunakan untuk mencari makan ditahan Polres Batubara," kata Rusli sembari menyeka air matanya, Kamis 30 Maret 2017.


Menurut Rusli, peristiwa ini bermula pada Agustus 2016 lalu. Saat itu, anaknya Irwansyah mengantar sayur ke pasar dan melintasi jalan penghubung Batubara.

"Ketika mengantar sayur itu, kebetulan ada pengendara motor menabrak tiang listrik. Lalu, pengendara motor itu terpental dan mengenai mobil pick-up yang dibawa anak saya," kata Rusli.

Setelah kejadian, polisi datang ke rumahnya dan meminta Rusli untuk datang ke kantor polisi guna memberikan keterangan lantaran dituduh tabrak lari.

"Karena anak saya dituduh tabrak lari, mobil pick-up kami disita. Saya sudah bilang, anak saya tidak melakukan tabrak lari," ungkap Rusli sesenggukan.

Meski sudah dijelaskan, polisi tetap ngotot menahan mobil pick-up miliknya. Sebab, sebelum polisi mendatangi rumahnya, ia lebih dulu didatangi ratusan orang yang diduga suruhan keluarga pengendara motor yang tewas itu.


"Pengendara yang tewas itu bernama Lias. Dia bandar sabu. Dan keluarganya sempat mengerahkan massa mendatangi rumah saya. Setelah itulah, mobil saya ditahan polisi," kata Rusli.

Namun sayang, usahanya untuk meminta keadilan di Polda Sumut pupus. Dia yang datang ditemani istri dan dua anaknya diusir keluar oleh dua personel Provost.

Polisi beralasan, kedatangan Rusli dan keluarga tidak izin terlebih dahulu kepada Provost. "Silakan bapak keluar, karena orang bapak tadi tidak izin sama kami (Provost)," kata Kompol IA Hasibuan.

Sedih, dengan berat hati akhirnya Rusli dibopong oleh kedua anaknya menumpangi betor keluar Mapolda Sumut. (art/drc)

Editor: admin

T#g:polda sumutpolres batubarapria lumpuhtabrak lari
Berita Terkait
  • Selasa, 25 Sep 2018 23:48

    Hasbin: Kita telah memenangkan prapid terhadap Kapolres Batubara

    Kapolres Batubara AKBP Robinso Simatupang akan dilaporkan ke Propam Mabes Polri oleh seorang pengusaha yang ditetapkan sebagai tersangka secara tidak sah. Pengusaha tersebut memenangkan praperaadilan (prapid) di Pengadilan Negeri Kisaran.

  • Selasa, 14 Agu 2018 22:41

    Diskursus Pergantian Penanggung Jawab Dearah Hukum Kepolisian RI di Sumut

    Namun ada hal menarik dan menjadi atensi atau mungkin menjadi diskursus publik (trending topic-istilah ke-kekinian) terkait pergantian para perwira tinggi di institusi yang sangat banyak bersentuhan dengan kepentingan umum (public domain).

  • Senin, 13 Agu 2018 01:33

    Kasus Video Main Judi: Komisi A Akan Panggil Pj Walikota Padangsidimpuan

    Komisi A DPRD Sumut dalam waktu dekat ini akan memanggil Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan terkait video penangkapan main judi di Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu yang viral di media sosial.

  • Kamis, 09 Agu 2018 11:02

    Terungkap, Penyebar Video Main Judi Pj Walikota Padangsidimpuan dari Internal Polisi

    Tak disangka, penyebar pertama video penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu ternyata dari internal polisi.

  • Selasa, 07 Agu 2018 00:10

    Pemprovsu "Tantang" Polda Sumut Selesaikan Kasus Video Main Judi Sarmadan Hasibuan

    Pemerintah Provinsi Sumatera Utara "menantang" Polda Sumut untuk menyelesaikan kasus Kelapa Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BP2RD) Sarmadan Hasibuan, yang ditangkap main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Jalan SM. Raja Medan, Minggu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir