• Home
  • Hukum
  • Ruangan Tahanan Sementara Pengadilan Negeri Medan Harus Steril dari Pengunjung

Ruangan Tahanan Sementara Pengadilan Negeri Medan Harus Steril dari Pengunjung

Kamis, 30 Nov 2017 00:06
Dibaca: 102 kali
drberita/istimewa
Kasi Pidum Kejari Medan Parada Situmorang periksa ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Medan.
DINAMIKARAKYAT - Untuk mencegah kaburnya tahanan dari Pengadilan Negeri Medan, Kejaksaan Negeri setempat melakukan pengamanan secara ketat, termasuk tidak mengizinkan keluarga bertemu dengan tahanan di ruangan tunggu.

Saat ini Pengadilan Negeri Medan tengah dilakukan renovasi, salah satunya ruangan tunggu tahanan.

‎Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Medan Parada Situmorang melakukan pengecekan langsung di ruang tunggu tahanan di Pengadilan Negeri Medan, Rabu 29 November 2017.

Parada melihat kondisi tahanan dan sempat berbincang dengan seorang pengawal tahanan yang bertugas di Pengadilan Negeri Medan. Ia sempat menegur seorang pengunjung memberikan rokok kepada tahanan.

Dari pantauan wartawan setiap hari aktivitas di ruang tunggu tahanan tampak semberaut dengan kunjungan tahanan terebut.

Kemudian, Parada pun masuk ke dalam ruangan sel sementara dan memberikan arahan kepada seluruh petugas pengawal tahanan. Ia meminta seluruh petugas pengawal tahanan bekerja sesuai dengan peraturan dan melakukan pengamanan ketat.

"Saya minta SOP nya seperti tadi. Mobil tahanan harus masuk ke dalam baru selanjutnya tahanan diturunkan dan dihitung satu per satu," tutur Parada.

Ia juga menegaskan agar ruang sel sementara harus steril dari pengunjung. Setiap pengunjung dilarang memberikan langsung kepada tahanan berupa bungkusan ataupun makanan.

"Ruang tahanan sementara ini harus steril dari pengunjung. Ini bukan rutan. Tidak bisa sembarang orang bisa masuk. Tidak ada lagi keluarga yang bisa langsung berikan makanan ke tahanan. Harus periksa semua barang yang masuk, kita harus antisipasi barang yang bisa menimbulman tindak pidana," ucapnya.

Selanjutnya, Parada mengaku akan terus mengevaluasi proses kedatangan dan kembalinya para tahanan dari Pengadilan Negeri Medan ke Rutan Tanjung Gusta. Kondisi yang amburadul bisa memicu tahanan kabur dan mencoba melarikan diri.

"Tahanan ini tanggung jawab kita. Jadi jangan ada miss komunikasi dan miss koordinasi lagi. Pak polisi ini tugasnya hanya melakukan pengawasan," tandasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:Kejari Medanpengadilan medanpengadilan negeri medantahanan kabur
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Des 2017 23:05

    Pedagang Satwa Liar Dilindungi Dituntut 3 Tahun Penjara

    Ismail Sembiring dituntut hukuman 3 tahun penjara karena terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan perdagangan satwa liar dilindungi berupa kulimat harimau Sumatera (Panthera tigris sumatra).

  • Rabu, 06 Des 2017 01:15

    Empat Terdakwa Narkoba Jaringan Internasional Dituntut Seumur Hidup

    Empat terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti sabu seberat 39,2 kilogram dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman seumur hidup di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 5 Desember 2017.

  • Kamis, 30 Nov 2017 01:37

    Aneh, Terdakwa Narkoba Senyum Dituntut Seumur Hidup

    Dua terdakwa kasus kepemilikan narkoba dengan barang bukti sabu seberat 39,2 kilogram dituntut hukuman penjara seumur hidup di ‎Pengadilan Negeri Medan, Rabu 29 November 2017.

  • Rabu, 29 Nov 2017 00:43

    Kemenkumham Cari Formulasi Atasi Over Kapasitas Tahanan

    Penghuni lapas dan rutan di Sumatera Utara, kini sudah mencapai 29.446 Narapidana. Angka tersebut menunjukan overkapasitas dengan daya tampung hanya 10.732 orang.

  • Senin, 27 Nov 2017 23:24

    Class Action, Majelis Hakim Marahi Kuasa Hukum Pemprov Sumut

    Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik memarahi Tulus Naibaho selaku kuasa hukum dari Pemprov Sumut, karena telat hadir pada sidang class action terhadap PDAM Tirtanadi ‎di Pengadilan Negeri Medan.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir