Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Pemilik Showroom Mobil di Medan Dituntut Hukuman Mati

Pemilik Showroom Mobil di Medan Dituntut Hukuman Mati

Kamis, 24 Mei 2018 23:41
Dibaca: 412 kali
ilustrasi
Sidang narkoba.
DINAMIKARAKYAT - Mengendalikan dan menguasai narkoba jenis sabu seberat 134,4 Kilogram, dua terdakwa dituntut hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis 24 Mei 2018.

Kedua terdakwa dituntut mati masing-masing ‎Abdul Kawi alias Ade dan Syarifuddin alias Din.

"Meminta kepada majelis hakim mengadili dan memeriksa perkara ini, untuk menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa dengan hukuman mati," ungkap JPU ‎Matthias Iskandar di hadapan Majelis Hakim diketui Morgan Butarbutar.

Kedua terdakwa dalam amar tuntutan JPU dinilai terbukti bersalah melanggar ‎Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

JPU menyampaikan hal yang memberatkan kedua terdakwa tidak mengikuti program pemerintah untuk memberantas narkoba.

"Penetapkan terdakwa untuk tetap ditahan dan menetapkan seluruh barang bukti untuk disita negara dan dimusnahkan," tutur JPU.

Usai mendengari tuntutan JPU, kedua terdakwa akan mengajukan nota pembelaan atau peledoi pada sidang pekan depan.

Para terdakwa diamankan pada Agustus 2017 oleh Tim NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, yang mendapat informasi tentang adanya peredaran narkoba di wilayah Hukum Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumut.

Kemudian dilakukan pengembangan ke showroom mobil UD Keluarga milik Abdul Kawi di Jalan Platina VIIB, No. 17 Titipapan Kota Medan.

Sesampainya di showroom, polisi melakukan penggeledahan dan dari dalam mobil Nissan X-trail BK 1988 JF, Honda HRV BK 1245 BD dan Honda CRV BK 1717 EB ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram. (art/drc)

Editor: admin

T#g:hukuman matinarkobapengadilan negeri medan
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:44

    KPK Pantau Sidang Mafia Tanah Tamin Sukardi

    Giliran KPK yang memantau jalannya persidangan lanjutan atas kasus dugaan penjualan lahan milik negara seluas 74 hektare di Pasar 2, Desa Helvitia, Deliserdang, Sumatera Utara, dengan terdakwa mafia tanah Tamin Sukardi.

  • Rabu, 25 Apr 2018 23:59

    Terdakwa Pemalsu Merek Federal Oil Dituntut Ganti Rp15 Juta

    Meski terdakwa dinyatakan terbukti melakukan perdagangan dan pemalsuan hak merek serta materai federal oil, Andy 'cuma' dituntut untuk membayar denda sebesar Rp15 juta.

  • Senin, 16 Apr 2018 17:03

    Wah... Harga Sabu Lebih Mahal dari Emas

    Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh BNN dan UI angka prevalensi pengguna narkoba pada tahun 2017 mencapai 1,77 persen atau 3,3 juta penduduk Indonesia menjadi penyalahguna narkoba.

  • Rabu, 04 Apr 2018 22:55

    Pengadilan Makin Tidak Jelas, Laurentius Divonis 97 Hari Penjara

    Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis ringan ‎Laurentius, terdakwa penganiyaan Achmad Husin Siregar yang dipaksa menghentikan musik saat adzan berlangsung dengan hukuman 97 hari penjara.

  • Rabu, 14 Feb 2018 01:29

    Langgar Perda, PKL Belakang Gedung Pengadilan Negeri Medan Digusur Paksa

    Puluhan Pedagang kaki lima (PKL), Jalan Candi Prambanan, Kelurahan Petisah‎ Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, tidak melawan saat ditertibkan petugas gabungan dan Satpol PP, Selasa 13 Februari 2018.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir