• Home
  • Hukum
  • Medan Tembung Geger, Wakapolres Lombok Tengah Tembak Mati Adik Ipar Depan Istri

Medan Tembung Geger, Wakapolres Lombok Tengah Tembak Mati Adik Ipar Depan Istri

Kamis, 05 Apr 2018 23:18
Dibaca: 397 kali
drberita/istimewa
Mapolda Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Komisaris Polisi (Kompol) Fahrizal menembak mati adik iparnya berinisial K alias I (34) di depan istri dan ibunya.

Insiden itu terjadi di rumah K, di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Kecamatan Medan Tembung, Medan, Sumatera Utara, Rabu 4 April 2018 sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan kronologi yang diterima wartawan, insiden penembakan berawal saat Fahrizal tiba di Medan untuk menjenguk ibunya yang baru sembuh sekira pukul 18.30 WIB.

Setibanya di rumah, Fahrizal langsung duduk di ruang tamu bersama ibu, istri, K, dan seorang berinisial HW.

Setelah sempat berbincang-bincang dan memijat kaki ibunya, Fahrizal tiba-tiba menodongkan sepucuk senjata api ke arah ibunya. K yang melihat kejadian itu langsung meminta Fahrizal untuk mengurungkan niatnya.

Namun, Fahrizal malah balik menodongkan senjata api itu ke arah K dan melepaskan tembakan sebanyak dua kali.

Penyebab keributan yang melatarbelakangi Fahrizal menodongkan senjata api ke arah ibunya masih belum diketahui.

Saat dikonfirmasi, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Inspektur Jenderal Martuani Sormin membenarkan kejadian ini.

Menurutnya, Fahrizal telah menyerahkan diri dan ditahan di Markas Polda Sumatera Utara saat ini. Penyidik tengah memeriksa kondisi psikologi Fahrizal saat ini.

"Benar telah terjadi penembakan atas nama yang bersangkutan. Dia menembak (karena) sepertinya ada masalah keluarga," kata Martuani saat dikonfirmasi wartawan Kamis 5 April 2018. (cnn/drc)

Editor: admin

T#g:kompol fahrizalpolisi tembak mati adik iparpolriwakapolres lombok tengah
Berita Terkait
  • Rabu, 16 Mei 2018 02:14

    Steven Herliv: Penanggulangan aliran dana terorisme harus lebih diperketat

    Untuk memutus aktivitas terorisme, pemerintah diminta lebih dalam menelusuri aliran dana kelompok terorisme. Dengan memutus aliran uang, sel-sel teroris akan kesulitan dalam menjalankan rencananya.

  • Senin, 14 Mei 2018 00:43

    Intelijen dan Polri Perlu Tinjau Ulang Strategi Jaringan Teroris

    Karena berdasarkan penilaiannya upaya Densus 88 yang selalu menembak mati terduga teroris dalam berbagai operasi penangkapan, justru membuat Polri sulit untuk mengungkap jaringanya.

  • Selasa, 01 Mei 2018 23:56

    Pisah Sambut Kapolres Madina Diiringi Gordang Sambilan

    Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengulosi masing-masing perwira polisi yang melaksanakan sertijab dari AKBP Martri Sonny kepada AKBP Irsan Sinuhaji dalam acara pisah sambut kapolres.

  • Sabtu, 24 Mar 2018 02:36

    5 Brigjen dan 1 Kombes Mabes Polri Dimutasi

    Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Ari Dono memberi pesan saat prosesi pisah-sambut tiga direktur jajarannya, Direktur Tipideksus, Direktur Tipidter, dan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

  • Rabu, 07 Mar 2018 01:38

    Bermasalah, Proyek Rel Kereta Api di Kuala Tanjung Kena Demo Ratusan Warga

    Ratusan massa mahasiswa dan masyarakat Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Batubara, Sumut, berunjukrasa menuntut ganti untung pembebasan lahan dan bangunan yang terkena proyek pembangunan lintasan rel kereta api Bandar Tinggi - Kuala Tanjung.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir