Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Masyarakat Penggarap Telaga Dingin Bawa Bukti Tanaman ke Polda Sumut

Masyarakat Penggarap Telaga Dingin Bawa Bukti Tanaman ke Polda Sumut

Rabu, 21 Agu 2019 23:26
Dibaca: 172 kali
drberita/istimewa
Massa pengunjukrasa dan batang pohon di depan Kantor SPKT Polda Sumut.
DRBerita | Puluhan massa dari masyarakat penggarap Dusun XVII Telaga Dingin, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Rabu 21 Agustus 2019 sore, berunjukrasa membawa bukti tanaman yang diokupasi PTPN II ke Polda Sumut.

Dipimpin Korlap Tiopan Tarigan, massa mendatangi Polda Sumut untuk melapor dan mempertanyakan tindakan oknum aparat TNI-Polri yang bersama pihak PTPN II melakukan okupasi di lahan Eks HGU PTPN II Kebun Sei Semayang, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

Selain itu, massa juga meminta Polda Sumut agar menindak tegas pihak PTPN II yang melanggar kesepakatan untuk tidak melakukan okupasi secara sepihak.

"Kami meminta kepada pemerintah agar tidak melakukan okupasi di Dusun XVIII Telaga Dingin," ucap Tiopan Tarigan. Setelah berorasi beberapa saat, perwakilan pengunjukrasa diterima Kepala SPKT Polda Sumut Kompol Enjang Bahri.

Dalam pertemuan, massa memberikan satu buah CD Merk Vertex yang berisikan hasil rekaman 2 video klip percakapan antara petani penggarap dengan pihak PTPN II, terkait masalah okupasi Kebun Tunggurono, Binjai.

Kompol Enjang kemudian menyarankan agar massa pengunjukrasa melengkapi bukti-bukti atas apa yang akan dilaporkan. Mendapat jawaban tersebut massa kembali ke titik kumpul depan Gereja Khatolik untuk menunggu rekan mereka membawa bukti dari Desa Telaga Dingin.

Setelah bukti ada, perwakilan pengunjukrasa kembali diterima pihak SPKT Polda Sumut, dengan membawa batang pohon jambu, batang pohon kelapa, batang pohon jeruk dan batang pohon durian yang telah tercabut tanah sebagai barang bukti.

Setalah bukti ditunjukan, Kepala SPKT Polda Sumut Kompol Enjang Bahri kemudian mempertanyakan kembali alas hak kepemilikan tanah penggarap agar laporan pengerusakan tanaman dapat di Proses. Namun pihak penggarap tidak dapat memberikan bukti alas hak tanah.

Merasa kesal, massa pengunjukrasa kemudian membuang bukti batang pohon yang dibawa di depan Kantor SPKT Polda Sumut. Massa lalu membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. (art/drc)

Editor: admin

T#g:lahan eks hgupolda sumutPTPNptpn 2
Berita Terkait
  • Selasa, 10 Sep 2019 22:33

    Gubernur Sumut Jangan Membisu Lahan Negera Dirampok Mafia Tanah

    Massa yang kurang lebih 500 orang itu mengatasnamakan Kelompok Tani Menggugat (KTM), Forum Rakyat Bersatu (FRB) Sumut dan Komite Revolusi Agraria (KRA) yang tergabung dalam Komite Rakyat Bersatu (KRB).

  • Kamis, 05 Sep 2019 02:16

    Bobby: Fery "Tak Mungkin" ditahan, Dia anak Sarmadan Hasibuan

    Kader PMII ini mengharapkan Polda Sumut tidak hanya sebatas menggunakan hukum teringan atas seseorang yang terjerat narkoba. Apalagi seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi contoh.

  • Minggu, 01 Sep 2019 21:45

    JMM Apresiasi Kapolda Agus: Dugaan Korupsi UIN Sumut Jadi Penentu

    JMM menilai selama ini Agus berhasil sebagai pengayom dan sahabat bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara, serta berhasil dalam mengungkap kasus-kasus besar di Sumut.

  • Sabtu, 31 Agu 2019 12:14

    Tak Percaya, Alumni Minta Polda Buktikan Dugaan Korupsi UIN Sumut

    Dugaan korupsi di UIN Sumut menjadi perhatian alumni. Mereka tidak percaya sudah terjadi perbuatan 'haram' dibekas kampus tempat mereka menimba ilmu. Polda pun diminta untuk membuktikan tindak pidana korupsi itu.

  • Kamis, 29 Agu 2019 10:47

    Info Diperiksa Polda, Humas UIN Sumut Ngaku Belum Tahu

    Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Yuni mengaku belum mendapatkan informasi soal pemeriksaan Tipikor Polda, terkait dugaan korupsi proyek pembangunan gedung dan pengadaan cleaning service.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir