• Home
  • Hukum
  • Korupsi Uang Raskin, Mantan Camat Sumbul Divonis 2 Tahun Penjara

Korupsi Uang Raskin, Mantan Camat Sumbul Divonis 2 Tahun Penjara

Rabu, 29 Nov 2017 22:54
Dibaca: 103 kali
drberita/istimewa
Monang Habeahan.
DINAMIKARAKYAT - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara kepada Monang Habeahan, karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi uang beras miskin (raskin) di Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, tahun 2015 dan 2016.

Terdakwa menggunakan uang raskin sebesar Rp 668.272.000 untuk kepentingan pribadi dan biaya operasional saat dirinya menjabat camat. Uang tersebut seharusnya disetorkannya ke Perum Bolug setempat.

"Terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa ‎Monang Habeahan selama 2 tahun penjara," sebut majelis hakim diketuai oleh Janverson Sinaga, Rabu 29 Novemebr 2017.

Dalam nota putusan majelis hakim tertulis terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1)
Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dari kerugianan negara sebesar Rp 668.272.000, Monang sudah mengembalikan uang sebesar Rp 373.015.000.

"Memerintah terdakwa untuk mengembalikan uang pengganti (UP) sebesar Rp 295.257.000," tandas majelis hakim. (art/drc)

Editor: admin

T#g:beras miskinkorupsi uang raskintipikor medan
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Des 2017 02:54

    1 Hari, KPK Bawa OK Arya ke Pengadilan Tipikor Medan

    KPK menghadirkan OK Arya Zulkarnain, Bupati Batubara Non-aktif sebagai saksi pada sidang kasus penyuapan dengan terdakwa Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar‎ di Pengadilan Tipikor Medan.

  • Jumat, 08 Des 2017 23:47

    Suap OK Arya, Maringan Rp3,7 Miliar, Syaiful Rp400 Juta

    Kedua pengusaha yang menjadi terdakwa itu masing-masing Maringan Situmorang senilai Rp3,7 miliar dan Syaiful Azhar senilai Rp400 juta didakwa menyuap OK Arya Zulkarnain.

  • Selasa, 28 Nov 2017 23:57

    Lukman Damanik Diadili Kasus Pungli Bidan PTT Kemenkes

    Dalam dakwaan JPU Rendra Yoki Pardede disebutkan terdakwa Lukman selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Simalungun mempunyai tugas dan kewenangan kepegawaian dan sebagainya.

  • Selasa, 28 Nov 2017 23:23

    Pekan Depan, Maringin Situmorang dan Syaiful Syahdan Diadili

    Sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Medan ‎Wahyu Setyo Prabowo sebagai ketua majelis hakim dan dua anggota majelis hakim Sontan Marauke dan Roslawny Tobing.

  • Rabu, 22 Nov 2017 22:49

    Terdakwa Korupsi Nias Water Park Minta Dibebaskan

    Direktur PT. Rejo Megah Makmur Engineering, Johanes Lukman Lukito meminta kepada majelis hakim untuk membebaskan dirinya dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan Nias Water Park yang bersumber dari APBD

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir