Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Kepala Desa Bulanbulan KDRT Istri Dilapor ke Polres Batubara

Kepala Desa Bulanbulan KDRT Istri Dilapor ke Polres Batubara

Senin, 30 Jul 2018 09:09
Dibaca: 226 kali
drberita/istimewa
Kepala Desa Bulanbulan Mahmuda.
DINAMIKARAKYAT - Mahmuda (51) Kepala Desa Bulanbulan, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, dilaporkan istrinya Nurmayasari (27) ke polisi atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

Laporan Nurmayasari tersebut diterima polisi dengan LP/ 226/ VII/ 2018/ SU/ Res Batubara, tanggal 11 Juli 2018. Plt Kasat Reskrim Polres Batubara Herry Tambunan membenarkan laporan tersebut.

"Kita akan tindak lanjuti pengaduan korban. Kita upayakan hari ini (Senin 30 Juli 2018) korban bisa didengar keterangannya," ujar Herry Tambunan, Senin 30 Juli 2018.

Sebelumnya, Nurmayasari kepada wartawan menceritakan awal terjadinua kasus KDRT yang dilaporkannya ke polisi tersebut. Ketika itu dirinya sedang berada di Kantor Dinas Perikanan Batubara. Mahmuda lalu mendatangi dirinya yang sedang bertugas.

Kepala Desa Bulanbulan itu datang dengan marah-marah kepada istrinya. Handphone milik korban yang berstatus PNS itu dirampas dan lantas dibantingkan ke lantai. Korban saat itu berupaya mencegah emosi suaminya tapi tak berhasil.

Mahmuda bagaikan kesetanan mengambil gelas di atas meja lalu membantingkannya ke lantai. Naas, pecahan gelas kaca itu melukai tangan Nurmayasari sehingga berdarah.

Pertengkaran suami istri itupun disaksikan beberapa pegawai Dinas Perikanan Batubara. Merasa tersakiti, Nurmayasari akhirnya membuat pengaduan ke Polres Batubara dan diterima oleh Aiptu BT Damanik.

"Saya berharap polisi segera menindaklanjuti laporan saya agar suami saya diproses secara hukum," ujar Nurmayasari yang akrab disapa Maya.

Penganiayaan yang dilakukan Mahmuda diakui Nurmayasari sudah berulang-ulang. Sebelumnya dirinya diseret-seret tersangka keluar dari mobil rombongan temannya yang akan pergi rekreasi. Tidak cuma itu Nurmayasari juga dianiaya.

"Kalau kami bertengkar, Mahmuda kerap memukuli. Saya sudah tidak tahan lagi hidup dengannya," ujar wanita berparas cantik itu.

Terpisah, Praktisi Hukum Jasmi Sayuti SH berharap Polres Batubara segera mengusut tuntas Kasus KDRT tersebut.

"Berikan efek jera kepada tersangkanya. Seharusnya sebagai pejabat desa dia memberi panutan bukan sebaliknya mempertontonkan kekerasan di hadapan orang banyak," ujar Jasmi.

Menurutnya, secara hukum hal itu (KDRT) bisa memberatkan pejabat publik. Apalagi Mahmuda kepala desa yang dikabarkan akan mencalonkan kembali sebagai Kades Bulanbulan Desember 2018 mendatang.

"Bagaimana jadinya jika kepala desa tak mampu mengurus rumah tangganya, bisa mengurisi orang banyak," tandas staf pengajar di UIN Sumut ini. (art/drc)

Editor: admin

T#g:jasmi sayutiKDRTkepala desa bulanbulanmahmudanurmayasaripnspolres batubara
Berita Terkait
  • Kamis, 10 Mei 2018 00:55

    Main Judi, Peserta Lelang Jabatan Eselon 2 Pemprov Sumut Ditangkap Polisi

    Peserta lelang lajabatan eselon 2 Pemprov Sumut itu ditangkap saat sedang bermain judi bersama beberapa PNS lainnya di warung depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut, Rabu 9 Mei 2018.

  • Rabu, 07 Mar 2018 01:38

    Bermasalah, Proyek Rel Kereta Api di Kuala Tanjung Kena Demo Ratusan Warga

    Ratusan massa mahasiswa dan masyarakat Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Batubara, Sumut, berunjukrasa menuntut ganti untung pembebasan lahan dan bangunan yang terkena proyek pembangunan lintasan rel kereta api Bandar Tinggi - Kuala Tanjung.

  • Selasa, 23 Jan 2018 01:15

    1.260 CPNS Kemenkumham Sumut Dapat Pembekalan

    Alokasi formasi jabatan yang cukup besar, yaitu penjaga tahanan sebanyak 1.260 orang, pembimbing kemasyarakatan pertama sebanyak 27 orang, analis keimigrasian pertama sebanyak 189 orang, analis hukum sebanyak 10 orang.

  • Selasa, 23 Jan 2018 00:43

    Kata Erry, CPNS Harus Jujur dan Antikorupsi

    Dari 71 ribu pelamar hanya 1.592 orang yang diterima untuk wilayah Sumatera Utara dengan melalui berbagai jenjang mulai pendaftaran, seleksi administrasi dan lainnya.

  • Rabu, 15 Nov 2017 23:09

    PKK Sumut Monitoring Program PKDRT di Kota Binjai

    Setelah ke Kota Tebingtinggi dan Labuhanbatu Utara, Ketua TP PKK Sumut Evi Diana melakukan monitoring dan evaluasi program Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di Kota Binjai.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir