Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Kasus Video Main Judi: Komisi A Akan Panggil Pj Walikota Padangsidimpuan

Kasus Video Main Judi: Komisi A Akan Panggil Pj Walikota Padangsidimpuan

Senin, 13 Agu 2018 01:33
Dibaca: 756 kali
drberita/istimewa
Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan yang juga Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Sumatera Utara.
DINAMIKARAKYAT - Komisi A DPRD Sumut dalam waktu dekat ini berencana akan memanggil Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan terkait video penangkapan main judi di Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu yang viral di media sosial.

Rencana pemanggilan yang dikakukan Dewan Sumut tersebut terhadap Sarmadan Hasibuan atas desakan dari sejumlah elemen masyarakat ke Komisi A DPRD Sumut.

"Benar, ada dari elemen masyarakat yang memint kita (Komisi A) mengundang Sarmadan Hasibuan terkait hal itu (video penangkapan main judi)," ujar Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis, Minggu 12 Agustus 2018.

Menurutnya, pemanggilan Sarmadan Hasibuan yang juga Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Pemprov Sumut, untuk didengar keterangannya terkait video penangkapan main judi bersama lima orang rekannya Ottom Dalimunthe, Aliamas Hasibuan, Parulian Siregar, Sarmak Hasibuan dan Ridho Daulay.

"Selain dia (Sarmadan Hasibuan) pihak-pihak terkait juga kita undang datang, biar terang benderang persoalannya. Sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya dari Pemprovsu maupun polisi, kan harusnya ini dijelaskan semua agar publik tidak bertanya-tanya sudah sejauh mana penanganan perkaranya," tandas Muhri.


Poto: Penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya saat main judi di kamar Hotel Garuda Plaza Medan, Minggu 20 Mei 2018. (ist)

Sebagaimana diketahui, video penagkapan main judi Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan bersama lima orang rekannya, pada Minggu 20 Mei 2018 lalu yang viral di media sosial.

Sarmadan Hasibuan ditangkap oleh polisi berpakain preman dari Polda Sumut. Dan Senin 21 Mei 2018 paginya Sarmadan Hasibuan dan rekan-rakan dilepas.

Video penangkapan main judi tersebut viral di media sosial setelah Arif Tampubolon menyerahkan video kepada wartawan tivi nasional, online dan cetak pada temu pers di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, 9 Juli 2018.

Arif Tampubolon adalah wartawan dan diduga diserang oleh 2 OTK (Orang Tak Dikenal) mengendarai sepeda motor metik karena melakukan investigasi video penangkapan main judi tersebut.

Penyerangan itu terjadi pada saat dirinya mau pulang ke rumah menegndarai mobil sedan soluna di Jalan Datok Kabu, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kamis 5 Juli 2019 sekira pukul 00.50 WIB. Arif Tampubolon kemudian pada Jumat 6 Juli 2018, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Area. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pj walikota padangsidimpuanpolda sumutsarmadan hasibuanvideo main judivideo sarmadan hasibuan main judi
Berita Terkait
  • Senin, 07 Okt 2019 12:01

    Apresiasi Polda Sumut: PIB Akan Diskusi Publik Korupsi DBH PBB Labusel & Labura

    Hasil audit BPKP yang telah diterima Polda Sumut semestinya sudah bisa menjadi tolak ukur dan landasan bagi Polda Sumut untuk menetapkan status tersangka Bupati Labusel Wildan Tanjung dan Bupati Labura Khairuddin Syah alias Haji Buyung.

  • Kamis, 05 Sep 2019 02:16

    Bobby: Fery "Tak Mungkin" ditahan, Dia anak Sarmadan Hasibuan

    Kader PMII ini mengharapkan Polda Sumut tidak hanya sebatas menggunakan hukum teringan atas seseorang yang terjerat narkoba. Apalagi seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi contoh.

  • Minggu, 01 Sep 2019 21:45

    JMM Apresiasi Kapolda Agus: Dugaan Korupsi UIN Sumut Jadi Penentu

    JMM menilai selama ini Agus berhasil sebagai pengayom dan sahabat bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara, serta berhasil dalam mengungkap kasus-kasus besar di Sumut.

  • Sabtu, 31 Agu 2019 12:14

    Tak Percaya, Alumni Minta Polda Buktikan Dugaan Korupsi UIN Sumut

    Dugaan korupsi di UIN Sumut menjadi perhatian alumni. Mereka tidak percaya sudah terjadi perbuatan 'haram' dibekas kampus tempat mereka menimba ilmu. Polda pun diminta untuk membuktikan tindak pidana korupsi itu.

  • Kamis, 29 Agu 2019 10:47

    Info Diperiksa Polda, Humas UIN Sumut Ngaku Belum Tahu

    Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Yuni mengaku belum mendapatkan informasi soal pemeriksaan Tipikor Polda, terkait dugaan korupsi proyek pembangunan gedung dan pengadaan cleaning service.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir