• Home
  • Hukum
  • Kasus KPUM, Rayana Simanjuntak Divonis 28 Bulan Penjara

Kasus KPUM, Rayana Simanjuntak Divonis 28 Bulan Penjara

Rabu, 20 Des 2017 00:03
Dibaca: 365 kali
drberita/istimewa
Rayana Simanjuntak.
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Mantan Ketua 2 Koperasi Pengakutan Umum Medan (KPUM) Rayana Simanjuntak divonis hukuman 28 bulan penjara di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa 19 Desember 2017.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Rayana Simanjuntak dengan hukuman selama 2 tahun dan 4 bulan kurungan penjara,"‎ ucap majelis hakim diketuai oleh Janverson Sinaga.

Dalam amar putusan, terdakwa ‎Rayana Simanjuntak terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan berupa uang Down Payment (DP) pembelian 179 unit mobil.

Perunitnya terdakwa menggelapkan Rp3 juta uang anggota KPUM. Terdakwa bersalah melanggar Pasal 378 KUHPidana tentang Penggelapan. "Penetapkan terdakwa untuk ditahan dan dipotong masa tahanannya," ucap majelis hakim.

Usai membacakan surat putusan, majelis hakim mempertanyakan sikap atas vonis tersebut kepada terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa Rayana Simanjuntak menyatakan banding.‎ Sementara JPU Nelson menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.

Putusan yang diterima Rayana Simanjuntak itu lebih ringan dari tuntutan JPU, yang menuntut selama 3 tahun dan enam bulan penjara.

Kasus ini berawal pada tahun 2015. Ketika itu anggota KPUM membayar DP mobil Rp19,5 juta per unit untuk pembelian 179 mobil minibus.

Pembelian mobil untuk peremajaan armada angkutan kota di bawah naungan KPUM. Moyaritas armada sudah rusak dan tak layak dipakai.

Pembelian mobil KPUM bekerjasama dengan PT Trans Sumatera Agung (TSA). Ada enam tahap pengambilan mobil yang disetorkan KPUM ke PT TSA. Namun KPUM hanya memberikan DP sebesar Rp16,5 juta per unit kepada PT TSA.‎ (art/drc)

Editor: admin

T#g:angkutan kotakoperasi angkutankpum medantipikor medantransportasi online
Berita Terkait
  • Senin, 12 Mar 2018 00:37

    Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

    ‎Dua terdakwa dikabulkan eksepsinya adalah Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

  • Kamis, 01 Mar 2018 23:41

    Dua Terdakwa Korupsi Seragam SD Negeri Labusel Diadili

    Kedua terdakwa masing-masing Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

  • Selasa, 20 Feb 2018 01:29

    Surat Tuntutan Belum Selesai, Sidang Korupsi Binahati Batal Digelar

    JPU batal membacakan surat tuntutan terdakwa korupsi dana penyertaan modal Pemkab Nias tahun 2007 senilai Rp6 miliar Binahati B Baeha di Pengadilan Tipikor Medan, Senin 19 Februari 2017.

  • Rabu, 14 Feb 2018 02:03

    Tiga Terdakwa Korupsi Kapal Nelayan DKP Sumut Dihukum Bervariasi

    Tiga terdakwa kasus korupsi pengadaan 6 unit kapal nelayan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut dijatuhi hukuman bervariasi di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa 13 Februari 2018.

  • Selasa, 13 Feb 2018 02:23

    Dua PNS Pemprov Sumut Dituntut 15 Bulan Penjara

    Dua terdakwa kasus pungutan liar (pungli) ‎Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut dituntut masing-masing hukuman selama 15 bulan penjara di Pengadilan Tipikor Medan, Senin 12 Februari 2018.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir