Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • JPU Ikut Banding Vonis Mati Andi Lala

JPU Ikut Banding Vonis Mati Andi Lala

Selasa, 23 Jan 2018 00:37
Dibaca: 382 kali
drberita/istimewa
Terdakwa vonis mati Andi Lala.
DINAMIKARAKYAT - ‎Jaksa penuntut umum (JPU) ikut menyatakan banding atas kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar, Kota Medan dan kasus pembunuhan di Lubuk Pakam, Deliserdang, Sumatera Utara.

Pernyataan banding tersebut sudah disampaikan ke bagian Pantria Muda Pidana Umum Pengadilan Negeri (PN) Medan.

JPU Kadlan Sinaga mengatakan banding diajukan pihaknya untuk terdakwa ‎Andi Matalata alias Andi Lala, Andi Syahputra alias Andi Keleng dan Roni Anggara.

"Sudah menyatakan banding kita. Karena ketiga terdakwa juga banding. Jadinya kita harus banding lah," ucap Kadlan di Pengadilan Negeri Medan, Senin 22 Januari 2018.

Dalam putusan majelis hakim, Andi Lala dijatuhkan hukuman mati untuk dua kasus pembunuhan. Sedangkan ‎Andi Syahputra alias Andi Keleng dan Roni Anggara terdakwa kasus pembunuhan di Mabar, masing-masing dijatuhkan hukuman 20 tahun penjara.

"Kita masih menyatakan banding, untuk memori kontra banding belum. Ini sedang melakukan penyusunan kontra banding," ucap Kadlan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:andi lalajpupembunuhan sekeluarga medanpengadilan medanpengadilan negeri medan
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:44

    KPK Pantau Sidang Mafia Tanah Tamin Sukardi

    Giliran KPK yang memantau jalannya persidangan lanjutan atas kasus dugaan penjualan lahan milik negara seluas 74 hektare di Pasar 2, Desa Helvitia, Deliserdang, Sumatera Utara, dengan terdakwa mafia tanah Tamin Sukardi.

  • Kamis, 24 Mei 2018 23:41

    Pemilik Showroom Mobil di Medan Dituntut Hukuman Mati

    Kedua terdakwa dalam amar tuntutan JPU dinilai terbukti bersalah melanggar ‎Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

  • Rabu, 25 Apr 2018 23:59

    Terdakwa Pemalsu Merek Federal Oil Dituntut Ganti Rp15 Juta

    Meski terdakwa dinyatakan terbukti melakukan perdagangan dan pemalsuan hak merek serta materai federal oil, Andy 'cuma' dituntut untuk membayar denda sebesar Rp15 juta.

  • Rabu, 04 Apr 2018 22:55

    Pengadilan Makin Tidak Jelas, Laurentius Divonis 97 Hari Penjara

    Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis ringan ‎Laurentius, terdakwa penganiyaan Achmad Husin Siregar yang dipaksa menghentikan musik saat adzan berlangsung dengan hukuman 97 hari penjara.

  • Rabu, 14 Feb 2018 01:29

    Langgar Perda, PKL Belakang Gedung Pengadilan Negeri Medan Digusur Paksa

    Puluhan Pedagang kaki lima (PKL), Jalan Candi Prambanan, Kelurahan Petisah‎ Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, tidak melawan saat ditertibkan petugas gabungan dan Satpol PP, Selasa 13 Februari 2018.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir