Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Ibu Tersangka Pembunuh Hakim Jamaluddin Nangis Lihat Anaknya Tiba di Rumah

Ibu Tersangka Pembunuh Hakim Jamaluddin Nangis Lihat Anaknya Tiba di Rumah

Selasa, 21 Jan 2020 19:36
Dibaca: 722 kali
drberita/istimewa
Rini Siregar, ibu tersangka pembunuh hakim Jamaluddin
Bobby Nasution Center
DRberita | Setelah melakukan rekonstruksi adegan pembuangan sejumlah barang bukti pembunuhan berencana hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin di Desa Suka Damai, Kecamatan Kutalimbaru, Selasa 21 Januari 2020, selanjutnya tim menuju lokasi terakhir rekonstruksi.

Lokasi terakhir yaitu di rumah tersangka RF di Jalan Anyelir, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.

Setibanya di lokasi, tim penyidik Polda Sumut bersama Polrestabes Medan dan juga kedua tersangka RF dan JP disambut oleh ibu kandung RF, Rini Siregar.

Rini yang juga merupakan ibu tiri dari tersangka JP ini terlihat lemas saat melihat kedua anaknya tiba dengan menggunakan pakaian tahanan dengan kondisi tangan diborgol.

Dengan berlinang air mata, Rini menyaksikan kedua anaknya melakukan reka adegan pembakaran sejumlah barang bukti pembunuhan Jamaluddin.

Usai melakukan reka adegan, keduanya terlihat di dalam rumah dan duduk bersama ibundanya. Rini pun mengelus badan belakang kedua anaknya. Ia terlihat memeluk RF sembari meneteskan air mata.

Mendapat pelukan tersebut, kedua tersangka pun menangis. Setelah reka adegan selesai, selanjutnya tim penyidik membawa kedua tersangka meninggalkan lokasi.

Saat ditemui awak media, Rini tak kunjung menyudahi kesedihannya. Dengan berdera air mata Rini mengaku tidak menyangka atas perbuatan yang dilakukan buah hatinya itu.

"Orangnya sangat baik sama saya. Tidak pernah dia menyinggung perasaan saya, segaris pun anak saya itu tidak pernah melukai perasaan saya. Maka saya heran kok bisa jadi seperti ini. Semua orang komplek ini kalian tanyalah dia itu pribadinya seperti apa," kata Rini terbata-bata.

Rini mengaku bahwa RF merupakan sosok yang sangat penyayang. Bahkan kata Rini, RF yang merupakan tulang punggung keluarga ini memiliki sifat yang lembut.

"Syok saya, seakan saya tak nyangka anak saya berbuat seperti itu. Sama binatang saja anak saya tidak bisa berbuat jahat, suruhlah dia membunuh binatang, penyayang dia. Makanya saya heran kok bisa terjadi seperti itu, saya pun tak tahu," ujarnya. (art/drc)

Editor: Gambrenk

Sumber: republika.co.id

T#g:hakim jamaluddinpembunuh hakim jamaluddinpengadilan negeri medanzuraida hanum
Berita Terkait
  • Selasa, 18 Feb 2020 11:19

    Ada Pungli, Massa IPEPMA Minta Kepala Pengadilan Negeri Labuhanbatu Dicopot

    Massa juga meminta Ketua Pengadilan Tinggi Medan menyopot Kepala Pengadilan Negeri Labuhanbatu karena diduga melakukan pembiaran dan atau terlibat dalam pungli pembuatan surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana.

  • Senin, 13 Jan 2020 19:05

    Kejari Medan Sudah Terima SPDP Perkara Pembunuhan Hakim Jamaluddin

    Kasi Pidum Kejari Medan Parada Situmorang membenarkan pihaknya sudah menerima SPDP dari penyidik polisi terkait perkara tindak pidana pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin.

  • Senin, 13 Jan 2020 18:07

    Berlinang Air Mata, Zuraida Ungkap Dirinya Tega Membunuh Suami

    Lokasi pertama yaitu di Warung Everyday, Jalan Arteri Ring Road, Asam Kumbang, Kecamatan Medan Sunggal. Lebih lanjut, Zuraida mengaku telah meminta cerai, namun Jamaluddin menolak.

  • Kamis, 09 Jan 2020 00:03

    Di Samping Anak, Zuraida Bunuh Suami Dibantu Selingkuhan

    Jauh sebelum bertemu Jefri, yakni pada Maret 2019, Zuraida juga pernah berencana membunuh Jamaluddin, namun tak menemukan eksekutor.

  • Rabu, 07 Agu 2019 18:31

    Hakim Pertanyakan Status Mujianto DPO Polda, P21 Berkas Lalu SKP2 Kejatisu

    Hakim tunggal Ali Tarigan terheran mendengar Mujianto sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Poldasu karena melarikan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir