• Home
  • Hukum
  • IKA FAHUM UMSU Kecewa Pada Satlantas Polrestabes Medan

IKA FAHUM UMSU Kecewa Pada Satlantas Polrestabes Medan

Kamis, 20 Apr 2017 23:25
Dibaca: 1.249 kali
drberita/istimewa
Ketua IKA FAHUM UMSU Yudi Irsandi SH.
DINAMIKARAKYAT - Ketua IKA FAHUM UMSU Yudi Irsandi SH mengaku kecewa terhadap sikap Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Indra Warman yang tidak mendukung masyarakat tertib lalulintas.

"Kita sangat kekecewaan, padahal kita berupaya mendukung kepolisian agar masyarakat tertib berlalulintas, ini tidak didukung oleh Kasat Lantas AKBP Indra Warman dan Kanit Regident Lantas AKP Ali Umri. Mereka seolah tutup mata dan kuping akan tata cara pengurusan sim, banyak yang kebingungan dan stress dengan pola yang dibuat untuk mendapatkan sim," terang Yudi Irsandi di Medan, Kamis 20 April 2017.

Menurut Yudi, sistem yang berbelit-belit mengindikasikan adanya permainan calo yang dikomandoi oleh petugas. Sangat jelas terjadi percaloan dengan banyak petugas memegang surat kesehatan dan praktek yang berbeda kelulusannya di lapangan.

"Saya berani menantang Kasat dan Kanit Regident untuk tes sepeda motor kalau mereka bisa menyelesaikan ujian praktek," tegasnya.

"Tpi karena penilaiannya tersembunyi dan tidak transparan maka makin jelas adanya dugaan percaloan untuk lulus," sambung Yudi.


Kecewanya lagi, kata Yudi, dengan membayar uang untuk mendapatkan sim A atau C bisa sampai Rp800 ribu. "Kalau memang kasat benar-benar memerangi percaloan, dia bisa meletakkan intelnya di lokasi warung kopi dan perparkiran," sebutnya.

Ditambah lagi dengan biaya kesehatan yang begitu mahal sebesar Rp25 ribu dengan hanya cek tensi dan cek mata. Ironisnya, hanya satu klinik yang diakui oleh Satlantas Polrestabes Medan.

"Saya berharap Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho memeriksa Kasat dan Kanit Regident Satlantas atas kegiatan sehari-hari di lokasi kantornya," pinta Yudi.

Yudi meminta petugas petugas Satlantas Polrestabes Medan menegakkan aturan dan memberikan dukungan pelatihan kepada masyarakat untuk bisa berkendaraan. "Jangan cuma bisa ikut latihan untuk dapat sertifikat tertentu," tandasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:calo simika fahum umsulalulintaspolrestabes medanyudi irsandi
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jan 2018 15:35

    BEM Sumut Berharap DPRD Medan Tidak Berfikir Culas Terhadap Persoalan Sertifikat MSDC dan SIM

    Barisan Intelektual Muda (BEM) meminta DPRD Medan harus segera menyikapi persoalan pengurusan Surat Ijin mengemudi (SIM) yang mengharuskan memiliki sertifikat dari Medan safety Driving center (MSDC).

  • Sabtu, 18 Nov 2017 14:10

    Pejabat PDAM Tirtanadi Laporkan Akun Pencemar Namabaik di Medsos

    Kasus pencemaran namabaik terhadap FM yang dilakukan FFN dan AS di facebook dengan menyebut FM melakukan mesum di dalam ruangan kerja kantor PDAM Tirtanadi, Jalan SM. Raja, Medan, dengan pria seorang rekanan kerja.

  • Kamis, 16 Nov 2017 20:34

    Pembatasan Penggunaan Mobil Akan Diberlakukan di Kota Medan

    Berdasarkan persetujuan Kapolrestabes Medan dalam waktu dekat akan dipaparkan program tersebut kepada Walikota Dzulmi Eldin serta para pejabat pemimpin instansi pemerintah lainnya.

  • Rabu, 01 Nov 2017 17:28

    Laka Lantas Ops Zebra 2016 Menurun, Korban Tewas 649 Orang

    Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan dapat berjalan secara optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

  • Senin, 16 Okt 2017 23:22

    Pelaku Begal Jadi Atensi Kejari Medan

    Tingginya angka kejahatan di Kota Medan seperti perampokan jalan atau begal membuat masyarakat menjadi korban dan sangat meresahkan.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir