Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

Senin, 12 Mar 2018 00:37
Dibaca: 1.727 kali
ilustrasi
Kasus korupsi baju seragam sekolah SD Dinas Pendidikan Labusel.
DINAMIKARAKYAT - Dikabulkannya nota keberatan dakwaan (eksepsi) terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan baju seragam pelajar kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Labuhanbata Selatan (Labusel) tahun 2016, senilai Rp1,92 miliar, JPU akan melakukan upaya hukum lain agar para terdakwa tetap diadili.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan pihaknya sudah mendengar putusan eksepsi yang disampaikan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan terhadap dua terdakwa, Kamis 8 Maret 2018 lalu.

"Pasti ada upaya hukum akan dilanjutkan kembali dengan melakukan penyidikan kembali dengan sprindik (surat perintah penyidikan) baru lagi," kata Sumanggar dikonfirmasi, Minggu 11 Maret 2018.

‎Dua terdakwa dikabulkan eksepsinya adalah Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

Dengan ini, majelis hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengeluar terdakwa dari penjara. "Kalau seperti itu, perintah majelis hakim kita keluarkan," ucap Sumanggar.

Sumanggar mengungkapkan pihak jaksa belum menerima salinan putusan eksepsi tersebut dari pihak pengadilan. Setelah diterima akan dipelajari untuk melihat kelemahan dakwaan, yang dinilai majelis hakim dalam dakwaan JPU ada kekeliruan.

"Pastinya, kita pelajari dulu hasil putusan eksepsi itu. Ini belum kita terima. Setelah itu, baru kita bisa melakukan tindak lanjut lain dengan melakukan perlawanan (menerbitkan sprindik baru)," tandasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan diketuai ‎Irwan Efendi menerima eksepsi yang diajukan tim kuasa hukum kedua terdakwa.

"Mengadili dan memutuskan mengabulkan eksepsi terdakwa. Memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan," ucap Irwan Efendi di Pengadilan Tipikor Medan, pekan lalu. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pendidikan labuselkejati sumutkorupsi apbdkorupsi pendidikankorupsi seragam sekolahpemkab labuselpengadilan tipikor medan
Berita Terkait
  • Senin, 02 Des 2019 15:21

    Azhar Harahap Diduga Terima Fee Proyek Rp300 Juta: Isron Bantah

    Azhar Harahap diduga terima fee Rp300 juta dari proyek Pekerjaan Langsung (PL) Dinas Pertanian Sumut, pada APBD tahun 2019. Dugaan suap itu terjadi sekira bulan Mei 2019.

  • Senin, 02 Des 2019 13:57

    Setiap Tahun Dianggarkan, Proyek Irigasi Balakka Sitongkon Diduga Jadi Ajang Korupsi

    Proyek irigasi ini masuk APBD Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut. Pekerjaan perawatan irigasi ini berbiaya miliaran rupiah setiap tahun. Namun fisik pekerjaan yang dihasilkan tidak berdampak positif kepada masyarakat.

  • Jumat, 29 Nov 2019 16:17

    Polda Sumut Terima Dugaan Korupsi DPRD Deliserdang

    Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa (GRM) Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumut, Kamis 28 November 2019.

  • Kamis, 07 Nov 2019 18:55

    Mahasiswa Desak Kajatisu Tangkap Kepala BPBD Padang Lawas

    Aktivis mahasiswa desak Kajatisu Fachruddin Siregar segera menangkap Kepala BPBD Kabupaten Padang Lawas Hamka Harahap dalam kasus dugaan korupsi pembangunan bantaran Sungai Sosa Hilir.

  • Selasa, 29 Okt 2019 01:48

    Massa GAM Sumut Demo Dugaan Korupsi Rehab SDN ke Dinas PKP2R Kota Medan

    Massa menyampaikan beberap poin tentang temuan dugaan korupsi atas pekerjaan yang bersumber dari APBN dan APBD Kota Medan sesuai dengan temuan dari hasil investigasi yang dilakukan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir