• Home
  • Hukum
  • Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

Senin, 12 Mar 2018 00:37
Dibaca: 1.597 kali
ilustrasi
Kasus korupsi baju seragam sekolah SD Dinas Pendidikan Labusel.
DINAMIKARAKYAT - Dikabulkannya nota keberatan dakwaan (eksepsi) terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan baju seragam pelajar kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Labuhanbata Selatan (Labusel) tahun 2016, senilai Rp1,92 miliar, JPU akan melakukan upaya hukum lain agar para terdakwa tetap diadili.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan pihaknya sudah mendengar putusan eksepsi yang disampaikan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan terhadap dua terdakwa, Kamis 8 Maret 2018 lalu.

"Pasti ada upaya hukum akan dilanjutkan kembali dengan melakukan penyidikan kembali dengan sprindik (surat perintah penyidikan) baru lagi," kata Sumanggar dikonfirmasi, Minggu 11 Maret 2018.

‎Dua terdakwa dikabulkan eksepsinya adalah Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

Dengan ini, majelis hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengeluar terdakwa dari penjara. "Kalau seperti itu, perintah majelis hakim kita keluarkan," ucap Sumanggar.

Sumanggar mengungkapkan pihak jaksa belum menerima salinan putusan eksepsi tersebut dari pihak pengadilan. Setelah diterima akan dipelajari untuk melihat kelemahan dakwaan, yang dinilai majelis hakim dalam dakwaan JPU ada kekeliruan.

"Pastinya, kita pelajari dulu hasil putusan eksepsi itu. Ini belum kita terima. Setelah itu, baru kita bisa melakukan tindak lanjut lain dengan melakukan perlawanan (menerbitkan sprindik baru)," tandasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan diketuai ‎Irwan Efendi menerima eksepsi yang diajukan tim kuasa hukum kedua terdakwa.

"Mengadili dan memutuskan mengabulkan eksepsi terdakwa. Memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan," ucap Irwan Efendi di Pengadilan Tipikor Medan, pekan lalu. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pendidikan labuselkejati sumutkorupsi apbdkorupsi pendidikankorupsi seragam sekolahpemkab labuselpengadilan tipikor medan
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir