Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

Senin, 12 Mar 2018 00:37
Dibaca: 1.663 kali
ilustrasi
Kasus korupsi baju seragam sekolah SD Dinas Pendidikan Labusel.
DINAMIKARAKYAT - Dikabulkannya nota keberatan dakwaan (eksepsi) terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan baju seragam pelajar kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Labuhanbata Selatan (Labusel) tahun 2016, senilai Rp1,92 miliar, JPU akan melakukan upaya hukum lain agar para terdakwa tetap diadili.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan pihaknya sudah mendengar putusan eksepsi yang disampaikan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan terhadap dua terdakwa, Kamis 8 Maret 2018 lalu.

"Pasti ada upaya hukum akan dilanjutkan kembali dengan melakukan penyidikan kembali dengan sprindik (surat perintah penyidikan) baru lagi," kata Sumanggar dikonfirmasi, Minggu 11 Maret 2018.

‎Dua terdakwa dikabulkan eksepsinya adalah Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

Dengan ini, majelis hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengeluar terdakwa dari penjara. "Kalau seperti itu, perintah majelis hakim kita keluarkan," ucap Sumanggar.

Sumanggar mengungkapkan pihak jaksa belum menerima salinan putusan eksepsi tersebut dari pihak pengadilan. Setelah diterima akan dipelajari untuk melihat kelemahan dakwaan, yang dinilai majelis hakim dalam dakwaan JPU ada kekeliruan.

"Pastinya, kita pelajari dulu hasil putusan eksepsi itu. Ini belum kita terima. Setelah itu, baru kita bisa melakukan tindak lanjut lain dengan melakukan perlawanan (menerbitkan sprindik baru)," tandasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan diketuai ‎Irwan Efendi menerima eksepsi yang diajukan tim kuasa hukum kedua terdakwa.

"Mengadili dan memutuskan mengabulkan eksepsi terdakwa. Memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan," ucap Irwan Efendi di Pengadilan Tipikor Medan, pekan lalu. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pendidikan labuselkejati sumutkorupsi apbdkorupsi pendidikankorupsi seragam sekolahpemkab labuselpengadilan tipikor medan
Berita Terkait
  • Jumat, 13 Sep 2019 00:19

    Pema Sumut Laporkan Dugaan Korupsi Labuhanbatu, Medan dan Sergai

    Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Mahasiswa Sumatera Utara (DPW Pema Sumut) membawa dugaan korupsi yang terjadi disejumlah kabupaten kota ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

  • Rabu, 11 Sep 2019 23:01

    Dugaan Korupsi Rabat Beton Dinas PU Asahan Dibawa ke Kejati Sumut

    Dugaan korupsi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Asahan, masuk ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa 10 September 2019.

  • Selasa, 03 Sep 2019 11:26

    Punya Bukti, LSM Permak Bawah Korupsi RSUD Deliserdang di Kejatisu

    Reza Fahlevi mengatakan dirinya memiliki bukti-bukti atas dugaan korupsi tersebut. Sehingga pihaknya berjanji akan menyampaikan laporan dugaan korupsi tersebut secara resmi ke Kejatisu, pada aksi lanjutan.

  • Sabtu, 31 Agu 2019 12:14

    Tak Percaya, Alumni Minta Polda Buktikan Dugaan Korupsi UIN Sumut

    Dugaan korupsi di UIN Sumut menjadi perhatian alumni. Mereka tidak percaya sudah terjadi perbuatan 'haram' dibekas kampus tempat mereka menimba ilmu. Polda pun diminta untuk membuktikan tindak pidana korupsi itu.

  • Rabu, 28 Agu 2019 13:10

    PMII Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Lapangan Barosokai & Minta KPK Periksa Kapoldasu

    Dipimpin Koordinator Aksi Rahmad Ritongan, PMII mengingatkan bahwa kejahatan korupsi dan pungli di Kota Medan, Sumatera Utara, sudah tidak teratasi lagi oleh kepolsian dan kejaksaan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir