Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Ditangkap di Jet Pline, Penembak Mobil CRV Divonis 5 Tahun Penjara

Ditangkap di Jet Pline, Penembak Mobil CRV Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 18 Jan 2018 23:54
Dibaca: 182 kali
drberita/istimewa
Sidang vonis penembak mobil CRV putih.
DINAMIKARAKYAT - Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada ‎Heriawan Sumantri. Ia terbukti bersalah melakukan tindak pidana pengancaman dengan menggunakan senjata api (Senpi).

"Mengadili, menyatakan terdakwa Heriawan Sumantri terbukti memiliki senjata api tanpa izin dari pihak berwenang. Menjatuhkan hukuman pidana penjara oleh karena itu selama 5 tahun," ucap majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik, Kamis 18 Januari 2018.

Hakim berpendapat, terdakwa Heriawan terbukti melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951. "Memerintahkan agar terdakwa tetap berada di dalam tahanan," ujar Erintuah.

Menanggapi putusan itu baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Raden Achmad Syaifullah menyatakan pikir-pikir. Putusan itu lebih rendah dari tuntutan JPU Raden selama 7 tahun penjara.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa Heriawan ditangkap oleh petugas Polrestabes Medan pada Selasa 1 Agustus 2017 Pukul 03.00 WIB di tempat hiburan malam, Jet Plane, di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Baru.

Heriawan ditangkap karena telah melakukan penembakan terhadap satu unit mobil CRV warna putih BK 1929 IR milik korban Deasy Rezeki Harahap di rumah kos-kosannya, Jalan Sei Batang Kuis No. 53 Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, pada Kamis 27 Juli 2017 sekira pukul 05.00 WIB. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pengadilan medansenjata apisenpi
Berita Terkait
  • Rabu, 07 Feb 2018 00:36

    Tiga Terdakwa Sabu 2 Kilogram Dituntut 19 Tahun Penjara dan Rp1 Miliar

    Tiga terdakwa kasus sabu 2 kilogram masing-masing dituntut hukuman selama 19 tahun penjara di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 6 Februari 2018.

  • Selasa, 23 Jan 2018 02:27

    Terdakwa Sabu 30 Kilogram Divonis 20 Tahun Penjara

    Pria asal ‎Desa Geulanggang Teungoh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, ini terbukti bersalah menguasai dan mengendalikan narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram.

  • Selasa, 23 Jan 2018 00:37

    JPU Ikut Banding Vonis Mati Andi Lala

    Jaksa penuntut umum (JPU) ikut menyatakan banding atas kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar, Kota Medan dan kasus pembunuhan di Lubuk Pakam, Deliserdang, Sumatera Utara.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:41

    Andi Lala Banding Vonis Matinya

    Vonis mati Andi Lala atas dua kasus pembunuhan sadis yang dilakukan‎, yaitu pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan dan Lubuk Pakam, Deliserdang.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:27

    Ando Akui Sekali Transaksi Seks Online Dapat Untung Rp300 Ribu

    Dalam persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa Ando menjelaskan untuk sekali ‎transaksi seks mendapatkan keuntungan sebesar Rp300 ribu.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir