Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Dikepung IPK, Asintel Kejati Sumut Akan Dampingi Sidang Pembunuhan Kader PP di Pengadilan

Dikepung IPK, Asintel Kejati Sumut Akan Dampingi Sidang Pembunuhan Kader PP di Pengadilan

Oleh: Artam
Jumat, 13 Mar 2020 16:07
Dibaca: 2.156 kali
drberita/istimewa
Unjuk Rasa massa DPD IPK Kota Medan di Kantor Kejati Sumut, Jalan AH. Nasution.
Bobby Nasution Center
DRberita | Ratusan massa aksi dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kota Medan, mengepung Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH. Nasution, Medan, Jumat 13 Maret 2020.

Massa meminta agar pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara jangan takut dengan Intervensi dari mana dan siapa pun. Unjuk rasa IPK Kota Medan ini dipimpin langsung Ketua DPD Frangku Simatupang dan Koordinator Aksi Monang Sipayung.

Aksi massa IPK di Kantor Kejati Sumut mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dipimpin langsung Kasat Intelkam Polrestabeas Medan AKBP Ahyan.

Pernyataan massa aksi IPK bahwa Organisasi Ikatan Pemuda Karya Kota Medan mendukung penuh kepolisian, kejaksaan dan pengadilan dalam melaksanakan proses penegakan hukum.

Sekira 10 orang perwakilan DPD IPK Kota Medan dipimpin oleh Frangky Simatupang dan Chandra Galingging, Tommy Sihotang SH, Juara Hasibuan SH, Doly Sinaga diterima oleh Asintel Kejati Sumut Andi Murji Machfud.

Chandra Galingging mengatakan pernyataan OKP Pemuda Pancasila terkait tuntutan 4 tahun kader IPK yang dikatakan adanya intervensi, tidak benar. IPK tidak ada melakukan intervensi kepada pihak manapun. Chandra memohon jangan ada intervensi dari mana pun. IPK kata Chandra tidak ada melakukan pendekatan kepada jaksa ataupun penegak hukum. Tuntutan itu sudah sesuai dengan semestinya.

"Kami tidak pernah intervensi proses hukum, biarkan proses yang berjalan sesuai dengan semestinya. Kami akan dampingi terus kader kami sampai akhir putusan nanti. Kami meyakini bahwa bapak mempunyai kewenangan, kami menghargai apapun keputusan dari bapak. Kami mendukung penuh kinerja kejaksaan dan kami menolak intervensi dari OKP Pemuda Pancasila," kata Chandra kepada Andi Murji Machfud dan AKBP Ahyan.

Ketua DPD IPK Kota Medan Frangky Simatupang meminta keadilan untuk kader IPK dan percaya kepada setiap keputusan dari pengadilan. IPK diakui, Frangky tidak ada melakukan pendekatan khusus kepada penegak hukum.

"Kami akan patuh aturan, biarlah aparatur negara yang mengawal dan tidak perlu ada organisasi dalam persidangan nantinya. Jika mereka tidak ada, kami juga tidak ada. Akan tetapi jika mereka ada, kami juga akan lebih banyak," kata Frangky.

Andi Murji Machfud, Asintel Kejati Sumut mengucapakan terima kasih pada massa DPD IPK Kota Medan yang sudah datang dengan damai
 dan telah mendukung kinerja kejaksaan.

Andi mengatakan tidak bisa melarang siapa pun yang datang berunjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. "Adalah hak mereka melakukan aksi unjuk rasa. Harapan kami organisasi IPK berbanding dengan PP, ini adalah dua organisasi besar, harusnya kita bersatu, jangan terpecah," kata Andi.

Andi Murji meminta langsung dirinyanya yang mendapingi persidangan perkara pembunuhan tersebut di Pengadilan Negeri Medan. "Terkait intervensi perkara, apakah setuju jika saya yang mendampingi perkara ini. Jangan ada OKP yang ikut terlibat, agar hakim tidak merasa terintimidasi oleh ormas," serunya.

Tuntuan 4 tahun itu adalah kebijakan dari jaksa. Jika tidak setuju bisa saja ajukan keberatan dan silahkan lakukan proses banding. Biarlah penegak hukum yang mengawal perkara tersebut pada tanggal 17 nanti.

"Semua punya hak yang sama terkait putusan, jika terdakwa merasa terlalu berat maka bisa juga mengajukan keberatan. Kita berikan kesempatan kepada hakim, untuk berpikir jernih mengambil keputusan," terang Andi.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polrestabes Medan AKBP Ahyan meminta IPK dan PP tidak ikut mengamankan jalannya persidangan di Pengadilan Negeri Medan. "Biarlah aparat penegak hUkum yang mengamankan jalannya persidangan," kata Ahyan.

Ahyan memastikan tidak akan ada intervensi dalam proses hukum persidangan perkara pembunuhan di Kecamatan Medan Johor. "Kami akan kawal proses hukumnya. Yang ada hanya aparat, tidak ada ormas dari manapun dalam sidang nanti. Kami akan bertindak sesuai SOP Kepolisian," tegas Ahyan.

Terakhir, Ketua DPD IPK Kota Medan Frangky Simatupang memastikan IPK percaya pada proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Selanjutnya Frangky memerintahkan ratusan massa DPD IPK Kota Medan untuk membubarkan diri dengan aman dan tertib.

 (art/drb)

Editor: Gambrenk

T#g:ipkkejatisupemuda pancasila
Berita Terkait
  • Jumat, 13 Mar 2020 15:11

    IPK Kepung Kantor Kejati Sumut, Tolak Adanya Intervensi ke Penegak Hukum

    Ratusan massa dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kota Medan, mengepung Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH. Nasution, Medan, Jumat 13 Maret 2020.

  • Jumat, 13 Mar 2020 11:48

    PT. SMM Gandeng Kader Pemuda Pancasila Bakti Sosial Jum'at Bersih

    Pemuda-pemuda seperti ini yang dibutuhkan Kecamatan Siabu, khususnya untuk Desa Tanjung Sialang. Agen kegiatan seperti ini langsung bisa dirasakan masyarakat, tidak hanya kegiatan bersih-bersih masjid saja.

  • Senin, 09 Mar 2020 14:11

    Tolak Tuntutan JPU 4 Tahun, Ratusan Massa Pemuda Pancasila Kepung Kantor Kejatisu

    Aksi massa dari BPPH Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Medan menolak Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa pelaku pembunuhan korban Hassan Affandi di Medan Johor, dengan tuntutan 4 tahun penjara.

  • Rabu, 26 Feb 2020 11:07

    Akhyar Gembira Bisa 'Ngopi Bareng' Kajati Sumut

    Dalam dialog yang dipandu Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdako Medan Musaddad Nasution, camat dan lurah bertanya tentang kewenangan mereka mengeluarkan surat keterangan silang sengketa dan ahli waris.

  • Jumat, 24 Jan 2020 20:21

    Kejatisu Terima Dugaan Korupsi PPK Darurat Permukiman Regional Medan

    Kami yakin dan percaya Kejatisu dipimpin Bapak Amir Yanto mampu menyelesaikan persoalan tersebut di atas yang menyebabkan kerugian keuangan negara sekira Rp 1,6 miliar lebih.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir