Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Diduga Ada Sponsor, Pos Polisi di Kota Medan Diprotes

Diduga Ada Sponsor, Pos Polisi di Kota Medan Diprotes

Selasa, 23 Jan 2018 21:42
Dibaca: 550 kali
drberita/istimewa
Aksi massa JMM di Polda Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Puluhan Masa mengatasnamakan Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) Sumut berunjukrasa di depan Markas Besar Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu), Selasa 23 Januari 2018.

Aksi ini dilakukan karena JMM menilai adanya kejanggalan yang dilakukan oleh pihak Polrestabes Medan terkait banyaknya pos polisi yang tersebar di pinggir jalan memakai embel-embel sponsor dari pihak swasta.

"Ada apa dengan polrestabes Medan, mengapa dalam setiap pos polisi terdapat embel-embel sponsor pihak swasta? Apakah Polrestabes Medan tidak dapat profesional lagi," teriak koordinator aksi Hardinata dalam orasinya.

Dia menyebutkan, kepolisian adalah segala hal ihwal yang berkaitan dengan fungsi dan lembaga polisi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Namun anggota kepolisian juga mempunyai beberapa larangan yang terdapat pada pasal 5 peraturan pemerintah No. 2 Tahun 2003 yaitu setiap anggota kepolisian dilarang bekerjasama dengan orang lain di dalam atau di luar lingkungan dengan tujuan untuk memproleh keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan kepentingan Negara.

Kemudian dilarang bertindak selaku perantara bagi pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari instansi kepolisian dan setiap anggota kepolisian itu dilarang memiliki saham dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya.

Seharus kepolisian memberikan pengamanan serta penganyoman yang terbaik. Akan tetapi sangat disayangkan dibeberapa waktu lalu terdapat sebuah pemandangan yang begitu membingungkan masyarakat.

Sebab dalam hal itu terdapat sebuah pemandangan yang menggal dikarenakan adanya sejumlah titik pos polisi di Kota Medan yang berdiri menggunakan dan mengikut sertakan sponsor-sponsor swasta.

Hasil investigasi kami beberapa waktu lalu ternyata ditemukan benar adanya sejumlah pos polisi di Kota Medan yang menggunakan jasa ataupun sponsor dari pihak swasta.

Padahal diketahui bahwa kepolisian itu adalah lembaga yang profesional dan independen yang telah ditanggung Oleh APBN.

"Apakah telah terjadi kerjasama yang menguntungkan salah satu kelompok antara Polrestabes Medan dengan pihak swasta? Serta dari mana dana pembuatan pos polisi yang mempunyai embel-embel perusahaan swasta tersebut? Kuat dugaan kami bila benar Polrestabes Medan bekerja sama dengan pihak swasta yang nantinya akan muncul gratifikasi. Kami menduga Polrestabes Medan tidak profesional," terang Hardinata.

Ketua Umum JMM Sumut Fahrul Rozi meminta Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw menindaklanjuti hasil investigasi yang ditemukan ihaknya karena dikhawatirkan akan ada praktek mengarah pada dugaan gratifikasi.

"Kita meminta Kapolda Sumut segera memberikan sangsi tegas kepada oknum kepolisian 'nakal' di Polrestabes Medan," tegasnya.

Aksi JMM Sumut tersebut langsung ditanggapi oleh pihak Polda sumut melalui petugas bagian Humas dan berjanji akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan massa.

"Baik akan sampaikan statement adik-adik ke atasan dan akan diproses. Terimakasih atas adanya aksi hari ini," ujar petugas Humas Polda Sumut. (art/drc)

Editor: admin

T#g:polda sumutpolrestabes medanpos polisisponsor pos polisi
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Agu 2018 22:41

    Diskursus Pergantian Penanggung Jawab Dearah Hukum Kepolisian RI di Sumut

    Namun ada hal menarik dan menjadi atensi atau mungkin menjadi diskursus publik (trending topic-istilah ke-kekinian) terkait pergantian para perwira tinggi di institusi yang sangat banyak bersentuhan dengan kepentingan umum (public domain).

  • Senin, 13 Agu 2018 01:33

    Kasus Video Main Judi: Komisi A Akan Panggil Pj Walikota Padangsidimpuan

    Komisi A DPRD Sumut dalam waktu dekat ini akan memanggil Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan terkait video penangkapan main judi di Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu yang viral di media sosial.

  • Kamis, 09 Agu 2018 11:02

    Terungkap, Penyebar Video Main Judi Pj Walikota Padangsidimpuan dari Internal Polisi

    Tak disangka, penyebar pertama video penangkapan Pj Walikota Padangsidimpuan Sarmadan Hasibuan dan lima rekannya main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu 20 Mei 2018, lalu ternyata dari internal polisi.

  • Selasa, 07 Agu 2018 00:10

    Pemprovsu "Tantang" Polda Sumut Selesaikan Kasus Video Main Judi Sarmadan Hasibuan

    Pemerintah Provinsi Sumatera Utara "menantang" Polda Sumut untuk menyelesaikan kasus Kelapa Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BP2RD) Sarmadan Hasibuan, yang ditangkap main judi di kamar Hotel Garuda Plaza, Jalan SM. Raja Medan, Minggu

  • Selasa, 31 Jul 2018 08:15

    Pengusaha Mebel Tipu Ketua AMPG Sumut: Ahmad Sofyan Buat Laporan Palsu

    Aksi penipuan seorang pengusaha mebel Ahmad Sofyan akhirnya terbongkar di Polsek Medan Area, setelah korban Abdul Rahman alias Dedek diperiksa sebegai terlapor kasus penganiayaan dan penyekapan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir