Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Dianggap Sebarkan Hoax, Kivlan Zein Laporkan Petinggi Polri

Dianggap Sebarkan Hoax, Kivlan Zein Laporkan Petinggi Polri

Selasa, 09 Jul 2019 17:16
Dibaca: 290 kali
drberita/istimewa
Kivlan Zein
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Tersangka dugaan makar dan kepemilikan senjata Kivlan Zen melalui kuasa hukumnya, Tonin Tachta Singarimbun, melaporkan tiga petinggi polisi ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri, karena dianggap telah menyebarkan hoaks tentang kliennya.

Tiga polisi yang dilaporkan adalah Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary, dan Kompol Pratomo Widodo. Ketiganya diadukan atas dugaan pelanggaran etik dan penyalahgunaan wewenang.

Laporan yang dilakukan pada 17 Juni itu diterima dengan nomor: SPSP2/1488/VI/2019/BAGYANDUAN.

Tonin menilai ketiga orang itu telah melakukan kabar bohong dan fitnah dengan membeberkan video Iwan Kurniawan yang mengaku diperintahkan oleh Kivlan untuk membunuh tokoh nasional.

"Itu berita bohong, polisi tidak boleh begitu dong. Kalau rencana pembunuhan, dia sudah pernah uji rencana pembunuhannya belum? Beli senjata di toko mana? Menyuruh mana buktinya? Ini fitnah," ujar Tonin saat dikonfirmasi, Selasa 9 Juli 2019.

Selain itu, Tonin mengatakan ketiga pejabat polisi ini telah melanggar aturan karena membuka BAP yang seharusnya dilakukan di pengadilan. "BAP itu kan hanya boleh dibuka di persidangan, kalau di luar itu namanya otoriter," tuturnya.

Dihubungi terpisah, Irjen Pol Iqbal mengapresiasi langkah Tonin melaporkannya ke Propam. Pasalnya Tonin telah melakukan pelaporan sesuai prosedur.

"Itu sudah jalur yang benar untuk melaporkan dugaan apapun terhadap anggota kepolisian, termasuk saya sebagai Kadiv Humas yang menyampaikan informasi. Kita serahkan pada Propam," ujar Iqbal saat dikonfirmasi.

Polisi telah menetapkan Kivlan sebagai tersangka kasus dugaan makar pada akhir Mei 2019. Beberapa waktu kemudian, polisi juga menetapkan Kivlan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dalam pengembangan para tersangka terkait kerusuhan 22 Mei.

Polisi selanjutnya memperpanjang masa penahanan Kivlan selama 40 hari ke depan terhitung sejak Selasa 18 Juni 2019 lalu. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: cnnindonesia.com

T#g:kivlan zeinkopassuspolritni
Berita Terkait
  • Senin, 24 Feb 2020 14:35

    Penipu Modus Hipnotis, Warga Berengam Binjai Ditangkap di Medan

    Penipuan itu diduga dilakukan oleh Nurhayati di Jalan Gatot Subroto, Tomang Elok, hingga lampu merah dekat Mal Manhattan, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu 23 Februari 2020. Nurhayati diduga melakukan aksinya dalam angkot.

  • Rabu, 19 Feb 2020 11:03

    Baku Tembak Dengan KKSB: Kodam Cenderawasih Pastikan Seorang Remaja Perempuan Tertembak

    Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih memastikan seorang warga bernama Kina Sani, tertembak oleh anggota KKSB. Korban seorang remaja perempuan berusia 14 tahun tertembak di telapak kaki kirinya.

  • Rabu, 12 Feb 2020 22:39

    Jokowi Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Kepala Bakamla

    Aan sebelumnya menjabat Komandan Jenderal Akademi TNI sejak Maret 2018 lalu. Dia merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XXXII Tahun 1987.

  • Selasa, 11 Feb 2020 17:33

    Kapolri Bantah Rencana Pengalihan SIM & STNK

    Idham mengatakan kedua pihak saat ini justru tengah membahas wacana lain, yaitu soal wacana Kemenhub mengambil peran di terminal dan jembatan timbang.

  • Senin, 10 Feb 2020 20:49

    Anggota TNI AL Belawan Tewas di Tempat Ditabrak Tronton

    Peristiwa kecelakaan ini berawal ketika truk tronton membawa kontainer berplat polisi BK 9789 XB melaju dengan ugal-ugalan saat akan memotong truk lain di depannya dari sebelah kiri badan jalan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir