• Home
  • Hukum
  • Aneh, Terdakwa Narkoba Senyum Dituntut Seumur Hidup

Aneh, Terdakwa Narkoba Senyum Dituntut Seumur Hidup

Kamis, 30 Nov 2017 01:37
Dibaca: 139 kali
drberita/istimewa
Syaiful alias Juned dan Mulyadi alias Adi.
DINAMIKARAKYAT - Dua terdakwa kasus kepemilikan narkoba dengan barang bukti sabu seberat 39,2 kilogram dituntut hukuman penjara seumur hidup di ‎Pengadilan Negeri Medan, Rabu 29 November 2017.

Kedua terdakwa yang dituntut seumur hidup masing-masing Syaiful alias Juned dan Mulyadi alias Adi.‎

Dalam surat tuntutan yang dibacakan JPU Joice V Sinaga menyebutkan kedua terdakwa dinilai terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan memiliki dan menguasi narkotika goloang IA dengan jumlah 39,2 kilogram sabu.

"Meminta kepada majelis hakim yang meriksa dan mengadali perkara ini, untuk menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Syaiful alias Juned dan Mulyadi alias Adi menjatuhkan hukuman selama seumut hidup," ungkap Joice di hadapan majelis hakim diketuai oleh Erintuah Damanik.

Selama persidangan, seorang terdakwa hanya bisa menundukan kepalan di kursi persakitan dan mendapat teguran oleh majelis hakim.

"Sudah didengar kalian (terdakwa) sudah dituntut semur hidup. Kamu kok menunduk saja, coba lihat dulu ke sini (kearah hakim)," ucap Erintuah Damanik.

Meski melihat, kembali ia menundukan kepala. Kemudian, majelis hakim mempersilahkan kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya untuk mengajukan nota pembelaan (pledoi) pada sidang selanjutnya, pekan depan.

"Kita sudah tidak ada waktu lagi, Senin 4 Desember 2017 untuk mengajukan pembelaan. Silakan kuasa hukum membuat pembelaannya," ucap Erintuah sembari menutup sidang.

Dalam pantauan wartawan ada yang terlihat aneh dari kedua terdakwa. Dengan kondisi tangan diborgol dan dibawa petugas peng‎awal tahanan keluar ruang sidang, kedua terdakwa melempar senyum menunjukan bahwa mereka lepas dari tuntutan mati.

Melihat barang bukti sangat banyak dan mereka merupaka jaringan narkoba internasional Malaysia-Aceh-Medan.

Kemudian, ada keanehan dalam persidangan pada Selasa 28 November 2017, terkesan ada permainan kasus.‎ Terlihat sidang sempat ditunda tanpa alasan yang jelas.

Dalam perkara ini ada 4 terdakwa lagi belum dituntut. Meski berkas para terdakwa dalam satu berkas.

Keempat terdakwa yang belum dituntut bernama Zakaria, Dedi alias Geucik alias Frend, Herijal alias Heri dan Andri Maulana. (art/drc)

Editor: admin

T#g:narkobapengadilan medantuntutan seumur hidup
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Des 2017 23:05

    Pedagang Satwa Liar Dilindungi Dituntut 3 Tahun Penjara

    Ismail Sembiring dituntut hukuman 3 tahun penjara karena terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan perdagangan satwa liar dilindungi berupa kulimat harimau Sumatera (Panthera tigris sumatra).

  • Rabu, 06 Des 2017 01:15

    Empat Terdakwa Narkoba Jaringan Internasional Dituntut Seumur Hidup

    Empat terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti sabu seberat 39,2 kilogram dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman seumur hidup di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 5 Desember 2017.

  • Kamis, 30 Nov 2017 00:06

    Ruangan Tahanan Sementara Pengadilan Negeri Medan Harus Steril dari Pengunjung

    Untuk mencegah kaburnya tahanan dari Pengadilan Negeri Medan, Kejaksaan Negeri setempat melakukan pengamanan secara ketat, termasuk tidak mengizinkan keluarga bertemu dengan tahanan di ruangan tunggu.

  • Rabu, 29 Nov 2017 00:43

    Kemenkumham Cari Formulasi Atasi Over Kapasitas Tahanan

    Penghuni lapas dan rutan di Sumatera Utara, kini sudah mencapai 29.446 Narapidana. Angka tersebut menunjukan overkapasitas dengan daya tampung hanya 10.732 orang.

  • Senin, 27 Nov 2017 23:24

    Class Action, Majelis Hakim Marahi Kuasa Hukum Pemprov Sumut

    Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik memarahi Tulus Naibaho selaku kuasa hukum dari Pemprov Sumut, karena telat hadir pada sidang class action terhadap PDAM Tirtanadi ‎di Pengadilan Negeri Medan.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir