Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • Alasan Kurang Bukti, Bareskrim Tolak Laporan Mantan Komandan Tim Mawar

Alasan Kurang Bukti, Bareskrim Tolak Laporan Mantan Komandan Tim Mawar

Selasa, 09 Jul 2019 16:42
Dibaca: 220 kali
drberita/istimewa
Chairawan Nusyirwan
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Bareskrim Mabes Polri menolak laporan soal Majalah Tempo yang diajukan oleh Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen (Purn) Chairawan Nusyirwan, karena alasan kurang barang bukti.

Chairawan mengatakan pihaknya harus menyerahkan satu surat yang merupakan MoU antara Dewan Pers dengan Kapolri yang merupakan upaya jalur hukum dalam sengketa pemberitaan.

"Hasilnya, ada satu lagi surat yang harus saya serahkan sebagai persyaratan. Surat dari Dewan Pers, ada salah satu surat saya akan menempuh jalur hukum," ujarnya pada wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 9 Juli 2019.

Kuasa hukum Chairawan, Herdiansyah mengatakan pihaknya akan memenuhi kelengkapan yang dibutuhkan untuk laporannya itu. Meski demikian, Herdiansyah belum tahu kapan akan kembali membuat laporan di Bareskrim.

"Jadi ada persyaratan yang kurang adalah MoU antara Dewan Pers yang menyatakan kalau pengadu keberatan terkait laporannya dan akan dibawa ke ranah lain. Kita penuhi prosedural, persyaratannya," tuturnya.

Kasus terkait Tim Mawar ini bermula dari laporan hasil investigas Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019. Tim Mawar merujuk tim yang dibentuk Mayor Bambang Kristiono pada Juli 1997. Anggota tim ini banyak berasal dari Grup-4/Sandi Yudha Kopassus.

TIm Mawar bertanggungjawab atas penculikan sejumlah aktivis pada 1998 silam. Dalam laporan itu Majalah Tempo menengarai mantan anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid terkait dengan kerusuhan 22 Mei di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu, Jalan Thamrin, Jakarta.

Chairawan sendiri sempat menjabat sebagai Komandan Grup-4/Sandi Yudha Kopassus. Alasan Chairawan melaporkan Majalah Tempo akibat tudingan keterlibatan eks Tim Mawar. Dia tidak terima ketika Tim Mawar dikaitkan dengan kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei lalu. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: cnnindonesia.com

T#g:majalah tempomayjen chairawan nusyirwanpolritim mawartni
Berita Terkait
  • Senin, 24 Feb 2020 14:35

    Penipu Modus Hipnotis, Warga Berengam Binjai Ditangkap di Medan

    Penipuan itu diduga dilakukan oleh Nurhayati di Jalan Gatot Subroto, Tomang Elok, hingga lampu merah dekat Mal Manhattan, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu 23 Februari 2020. Nurhayati diduga melakukan aksinya dalam angkot.

  • Rabu, 19 Feb 2020 11:03

    Baku Tembak Dengan KKSB: Kodam Cenderawasih Pastikan Seorang Remaja Perempuan Tertembak

    Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih memastikan seorang warga bernama Kina Sani, tertembak oleh anggota KKSB. Korban seorang remaja perempuan berusia 14 tahun tertembak di telapak kaki kirinya.

  • Rabu, 12 Feb 2020 22:39

    Jokowi Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Kepala Bakamla

    Aan sebelumnya menjabat Komandan Jenderal Akademi TNI sejak Maret 2018 lalu. Dia merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XXXII Tahun 1987.

  • Selasa, 11 Feb 2020 17:33

    Kapolri Bantah Rencana Pengalihan SIM & STNK

    Idham mengatakan kedua pihak saat ini justru tengah membahas wacana lain, yaitu soal wacana Kemenhub mengambil peran di terminal dan jembatan timbang.

  • Senin, 10 Feb 2020 20:49

    Anggota TNI AL Belawan Tewas di Tempat Ditabrak Tronton

    Peristiwa kecelakaan ini berawal ketika truk tronton membawa kontainer berplat polisi BK 9789 XB melaju dengan ugal-ugalan saat akan memotong truk lain di depannya dari sebelah kiri badan jalan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir