Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • ASN Polisikan Oknum Polisi ke Polres Nisel

ASN Polisikan Oknum Polisi ke Polres Nisel

Senin, 16 Sep 2019 22:56
Dibaca: 233 kali
drberita/istimewa
Bukti laporan Donisius ke Polres Nisel.
DRberita | Oknum polisi Jimy Sitanggang (JS) dipolisikan seorang ASN Donisius ke Polres Nias Selatan (Nisel), Senin 16 September 2019. Laporan tersebut atas tuduhan pengancaman dan pemerasan.

Laporan Donisius tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Pengadian, Nomor: STTLP/139/IX/2019/SPK "B"/SU/res-Nisel, ditandatangani KA SPKT Aiptu Indra Adenin K.s.

Donisius (39) Warga Jalan Pelita, Gg. Camat, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, ini melaporkan Jimy Sitanggang (30), tinggal di Aspol Polres Nias Selatan, atas tuduhan pengancaman dan pemerasan yang dilakukannya di rumahnya.

Laporan yang dibuat Donisius ke Polres Nisel berawal dari saat dirinya sedang berada di Kota Medan karena menjalani tugas sebagai ASN. Tiba-tiba masuk telepon dari nomor yang tidak dikenal dan menanyakan posisinya dan menyuruh membayar utang sembari memaki dengan kata-kata 'Banci Kau dan Bajingan Kau'.

Merasa tidak mengenal penelepon apalagi memiliki utang, Donisius kemudian melapor ke Propam Poldasu. Dari penelusuran Propam Poldasu ternyata nomor yang menelepon dirinya ternyata milik oknum polisi yang bertugas di Polres Nisel. Propam Poldasu kemudian menyarankan Donisius membuat laporan ke Provost Polres Nisel.

Tidak berapa lama setelah kembali dari Kota Medan, Selasa 10 September 2019, sebuah pesan whatapp dari nomor yang sama kembali masuk yang isinya menyuruh Donisius melunasi utang sembari memaki dengan kata 'Penipu Kau'.

Sekitar satu jam setelah menerima pesan, seseorang menggedor-gedor rumahnya dengan sangat keras sembari berteriak-teriak agar ia keluar dan membayar utangnya disertai makian dan ucapan yang tidak pantas serta mengajak berkelahi.

Warga yang mendengar keributan itu lalu berhamburan keluar rumah. Namun warga tidak berani menegur karena mengetahui JS oknum polisi yang bertugas di Polres Nisel. Begitu juga dengan Donisius dan keluarganya, juga tidak berani keluar rumah karena situasi sangat mencekam, yang bersangkutan membawa beberapa orang teman-temanya.

Oleh Donisius kejadian itu dilaporkannya ke Polres Nias Selatan. Selang tak berapa lama petugas dari Polres Nias Selatan tiba di rumahnya (TKP). Namun JS dan rekan-rekannya sudah pulang. Peristiwa ini membuat Donisius malu dan trauma, serta merasa terancam tak berani keluar rumah.

"Saya dan keluarga merasa malu dan trauma sampai sekarang. JS mengancam saya sehingga sampai sekarang kami takut keluar karena ancaman dia. Saya berharap Kapolres Nias Selatan memberikan perlindungan kepada kami sekeluarga dan menindak tegas oknum Polisi JS," harapnya. (art/drb)

Editor: admin

T#g:Kepulauan Niasoknum polisipolres nisel
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Sep 2019 23:13

    Minus Jokowi, Luhut Buka Acara Puncak Sail Nias 2019

    Namun beberapa menteri hadir diantaranya Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri DPDT Eko Putro Sandjojo, Menkumham Yasonna Laoly, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.

  • Jumat, 13 Sep 2019 22:01

    Diduga Oknum Polisi Polres Nisel Datang ke Rumah Warga Marah-marah

    Tiba-tiba masuk telpon dari nomor yang tidak dikenal dan menanyakan dimana posisi DL dan menyuruh membayar utang sembari memaki DL dengan kata-kata 'Banci Kau dan Bajingan Kau'.

  • Senin, 09 Sep 2019 13:47

    Yasonna Laoli Pantas Jadi Gubernur, Jika Jokowi Restui Pemekaran Kepulauan Nias

    Kepulauan Nias juga banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional yang tidak kalah baiknya dengan putra putri dari daerah lainnya. Terbukti dengan masuknya salah satu putra terbaik Kepualaun Nias Yasonna Laoli.

  • Rabu, 06 Jun 2018 03:54

    Masyarakat Nias Kecewa, Djoss Menolak Pemekaran Provinsi di Sumatera Utara

    Namun sangat disayangkan aspirasi masyarakat Kepualuan Nias untuk menjadi sebuah provinsi sebagai solusi untuk memajukan Pulau Nias sampai saat ini belum mendapat ketidaksetujuan dari pengabil kebiajakan di Provinsi Sumatera Utara.

  • Rabu, 16 Mei 2018 23:37

    Dua Pasangan Calon Pilgub Sumut Dukung Pemekaran Kepulauan Nias, Tetapi...

    Dua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sumatera Utara, memiliki pendapat yang sama soal pemekaran Kepulauan Nias menjadi provinsi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir