Bank Sumut
  • Home
  • Hukum
  • 15 Tahun Munir: Istana Janji Tangkap Dalang Pembunuh

15 Tahun Munir: Istana Janji Tangkap Dalang Pembunuh

Sabtu, 07 Sep 2019 15:28
Dibaca: 124 kali
drberita/istimewa
Munir Said Thalib alias Munir.
Bobby Nasution Center
DRberita | Istana Kepresidenan menegaskan komitmennya untuk mengungkap dalang di balik pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib, yang terjadi 15 tahun lalu.

Pada 7 September 2004 silam, Munir dibunuh dengan racun arsenik saat menempuh perjalanan udara dari Jakarta menuju Amsterdam, Belanda. Selang 15 tahun, otak pembunuhan Munir belum juga terungkap.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian Hukum dan HAM Kantor Staf Presiden (KSP) Ifdhal Kasim menyebutkan, kasus Munir terus mendapat perhatian dari pemerintah. Namun lambatnya pengusutan kasus, jelas Ifdhal, disebabkan sulitnya menemukan dokumen asli hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) yang terbit 2005 silam, atau salinannya.

"Dokumennya itu tidak tercatat di sini. Itu yang diminta dibuka oleh koalisi masyarakat. Meminta untuk membuka hasil penyelidikan tim yang lalu. Itu kan sampai sekarang pemerintah belum bisa membuka itu, karena resminya kita tidak terdokumentasi di sini," jelas Ifdhal di KSP, Jumat akhir pekan 6 September 2019.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), jelas Ifdhal, juga telah memerintahkan Kepolisian RI untuk mengumpulkan dan merangkai kembali bukti-bukti yang diperlukan agar mengerucut pada otak pelaku pembunuhan Munir.

Menurut Ifdhal, meski pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan Munir satu persatu telah diadili, namun belum menyentuh dalang di baliknya. "Teman-teman ini kan belum melihat ini tuntas karena belum sampai kepada yang mereka anggap bertanggung jawab," katanya.

Ifdhal menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo berjanji penuntasan pelanggaran HAM, termasuk kasus Munir, sebagai prioritas. Namun hingga saat ini, pihak istana belum menerima laporan lengkap dari Polri mengenai pengusutan lanjutan kasus Munir.

"Tapi bukan berarti pemerintah mendiamkan, tetap ada komitmen untuk kasus Munir. Ini tidak terganjal lah, karena kan hanya sedikit lagi. Yang lain kan sudah diajukan ke pengadilan semua," jelas Ifdhal. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: republika.co.id

T#g:aktivis hammunirpembunuh munirPresiden Jokowi
Berita Terkait
  • Rabu, 12 Feb 2020 22:39

    Jokowi Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Kepala Bakamla

    Aan sebelumnya menjabat Komandan Jenderal Akademi TNI sejak Maret 2018 lalu. Dia merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XXXII Tahun 1987.

  • Senin, 10 Feb 2020 22:13

    Bobby Bisa Stop Rekor Walikota Medan Masuk Penjara

    Rekor tiga kali masuk penjara Walikota Medan tak bisa berhenti jika masyarakat tidak mampu menentukan pilihan di Pilkada Medan 2020. Pilihan yang terbaik harus diambil warga Kota Medan jika ingin mengakhiri rekor tersebut.

  • Senin, 10 Feb 2020 19:52

    Jokowi Tegaskan Kemitraan Dengan Australia Terjalin Hingga 2050

    Indonesia dan Australia, menurut Jokowi, sama-sama melawan 'musuh bersama' yakni ketidakpastian global meliputi dinamika ekonomi, ancaman kemiskinan, hingga perubahan iklim.

  • Sabtu, 08 Feb 2020 11:39

    Jokowi di HPN 2020: Insan Pers jadi Teman Sehari-hari

    Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Keberadaan insan pers menjadi teman sehari-hari Jokowi dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan.

  • Sabtu, 08 Feb 2020 11:14

    Patung Fatmawati Soekarna Karya Nyoman Nuarta Untuk Generasi Bangsa

    Peresmian patung Pahlawan Nasional Ibu Hj Agung Fatmawati Soekarno di Kota Bengkulu, Bengkulu, pada Rabu 5 Februari 2020, menjadi momentum bersejarah bagi seluruh generasi muda bangsa.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir