Sejarah Sibaroar Nasution Akan Difilmkan

Oleh: Fauzan Helmi
Minggu, 04 Feb 2018 01:06
Dibaca: 456 kali
drberita
Rapat rencana pembuatan film sejarah Sibaroar Nasution.
DINAMIKARAKYAT - Gagasan membuat film 'Sejarah Sibaroar Nasution' makin menguat dalam pertemuan terbatas di Hotel Madani, Medan, Rabu 31 Januari 2018.

Pertemuan itu digagas oleh Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Sumatera Utara plus Naposo Nauli Bulung Ikanas Medan.

Askolani Nasution diundang mewakili bakal penulis skenario, plus Adenin Adlan, Sineas Indonesia yang berpengalaman menulis skenario dan produser film nasional semacam 'Emak Ingin Naik Haji', 'Sayap Kecil Garuda', 'Ummi Aminah', 'Rumah Tanpa Jendela', 'Ada Syurga di Rumahmu', dan lain-lain.

Semua sepakat film sejarah marga Nasution dibuat dalam bentuk film layar lebar. Tentu dengan pemeran yang juga berskala nasional.

Marga Nasution sudah semestinya mampu membuat film berskala nasional. Apalagi Mandailing Natal memiliki sineas seperti Adenin Adlan yang asli Roburan, dan memiliki pengalaman yang matang dalam membuat film, terutama menarik dukungan sponsor.

Tentu film yang sedikitnya membutuhkan biaya produksi tiga miliar ini sudah semestinya didukung pihak sponsor.

Saya tentu dapat banyak cerita tentang berbagai seluk-beluk film nasional dari Adenin Adlan, betapa sebuah film begitu mudah mendapatkan sponsor kalau memajang aktor kawakan, katakanlah sekelas Reza Rahardian.

Apalagi kalau dengan skenario yang 'gold scen', skenario yang bisa menunda penonton bioskop untuk 'menunda ke WC sepanjang pemutaran film'.

"Itu saya bandingkan dengan film 'Dilan 1990' yang berhasil memelihara gold scen." ucap Askoni Nasution.

Menurtnya, penggunaan bahasa Mandailing untuk film tentu membutuhkan kualitas cerita yang menarik dan gambar yang memikat. Seperti Provinsi Sumatera Selatan yang berhasil membuat film berbahasa daerah 'Mengejar Angin' yang diperankan Lukman Sardi.

Dengan tambahan sub title, dengan begitu film 'Sibaror Nasution' harus menggunakan bahasa Mandailing agar kontekstualitas ceritanya lebih kuat. Sekalian promosi bahasa sendiri.

"Meskipun Adenin Adlan jagoan menulis skenario sebagaimana dalam film 'Emak Ingin Naik Haji', tetap saya yang diminta menulis skenarionya. Karena saya penutur asli bahasa Mandailing dan sedapat mungkin berkomitmen untuk membuat bahasa skenario yang komunikatif tapi berkarakter daerah," sebutnya.

"Itu tugas berat, tapi menantang. Filmnya nanti sedapat mungkin harus membuka ruang bagi sineas dan aktor pendukung daerah. Kapan lagi kita punya film berskala nasional itu," tegas Askolani. (art/drc)

Editor: admin

T#g:film sibaroar nasutionikatan keluarga nasutionpemkab madinasejarah sibaroar nasution
Berita Terkait
  • Senin, 14 Mei 2018 00:22

    Menko Perekonomian Dapat Gelar Sutan Kumala Sakti

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution beserta istri Salsia Ulfa Sahabi Manoppo mengikuti prosesi adat Mangupa-upa dan gelar adat kebangsawanan dari Pemkab Mandailing Natal.

  • Selasa, 01 Mei 2018 23:56

    Pisah Sambut Kapolres Madina Diiringi Gordang Sambilan

    Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengulosi masing-masing perwira polisi yang melaksanakan sertijab dari AKBP Martri Sonny kepada AKBP Irsan Sinuhaji dalam acara pisah sambut kapolres.

  • Kamis, 05 Apr 2018 20:32

    Truk CPO Masuk Jurang Sungai Batang Natal

    Sebuah truk tangki bermuatan CPO jatuh ke Sungai Batang Natal, tepatnya di Desa Bangkelang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Rabu 4 April 2018.

  • Rabu, 07 Mar 2018 02:23

    Gemasu Dukung Korupsi Objek Wisata di Kabupaten Madina

    Puluhan massa berunjukrasa di depan gedung Kejati Sumut untuk‎ mempertanyakan proses hukum dugaan korupsi pembangunan objek wisata Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

  • Kamis, 15 Feb 2018 00:59

    Kejati Sumut dan Tim Ahli Jadwalkan Pemeriksaan Lapangan Proyek Taman Raja Batu

    Kejati Sumut sudah berkoordinasi dengan saksi ahli untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan langsung ke objek korupsi Taman Raja Batu, di kawasan Perkantoran Paya Loting, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir