Bank Sumut
  • Home
  • Hiburan
  • Puisi Hidayati 'Hijaukan Bumi Ini' di Hari Ibu

Puisi Hidayati 'Hijaukan Bumi Ini' di Hari Ibu

Oleh: Muhammad Artam
Jumat, 29 Des 2017 00:41
Dibaca: 441 kali
drberita
Hidayati, Kadis Lingkungan Hidup Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Momen perayaan Hari Ibu ke 89 tingkat Provinsi Sumatera Utara, menjadi lebih spesial ketika lantunan bait puisi 'Hijaukan Bumi Ini' berkumandang di Gedung Martabe, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu 27 Desember 2017.  

Puisi itu dibacakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Hidayati dengan penuh penghayatan di hadapan Wakil Gubernur Sumut Nurhazijah Marpaung dan Ketua PT PKK Sumut Evi Diana Sitorus, beserta para ASN.

Sementar Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi sudah terlebih dahulu meninggalkan lokasi. Puisi dibacakan disetelah acara selesai.

Berikut puisi yang dibacakan Hidayat;

'Hijaukan Bumi Ini'

Pantaskah aku menyesali masa lalu
Walau malam tak pernah berganti siang
lekat diingatan belain tangan dirambutku
Terisak... Tergugu...
Saat itu aku resah
Penuh bingung
Mengapa Ibu tidak jual saja
Semua pohon-pohon di tepi sungai
Padahal itu adalah harta warisan
Untuk apa pohon-pohon tua dan besar itu
Bahkan sangat menakutkan

Dengan tangisan air matanmu jatuh bergulir
Ketika mesin sinsi menebang
Merambah, tebas, rampas
"Anakku tolong jangan tebang hutan jati warisan kita"
Pohon Tumbang satu-satu
Di atas tanah luas milik leluhur
Mata sayu Ibu memandang terenyuh
Melihat senyuman banggaku

Ibu, saat itu aku pikir
Keputusanku adalah yang terbaik
Kita dapatkan kekayaan, berlimpah
Namun...
Tubuhmu mengurus
Jiwamu bergetar
Ibu sakit... semakin melemah
ibu... pun pergi tinggalkanku selamanya

20 tahun sudah
Ibu... saat ini au duduk di sini
Di tengah banjir melanda kampung kita
Apakah air mata Ibu genangi kampung ini
Kakiku terendam air kotoran, keruh
Kucecahkan tanganku
kurebak air keruh banjir ini
Kubisikkan perlahan
Kumengerti kini Ibu
Pohon itu tuk selamatkan anak cucumu
Dari kesengsaraan bencana alam

Tak ada lagi akar kuat menahan longsor
Tak ada lagi akan kokoh menyimpan air
Tak ada lagi tempat teduhku saat kemarau
Tak ada lagi burung, ular dan kera bercanda di sana
Maafkan aku Bu...
Aku kejam, hina,
Tak kupahami air mata Ibu
Ampuni aku ya Allah
Berikan kuasa Mu
Agar aku bangkit kembalikan semangat
Ibuku


(art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas lingkungan hidup sumuthari ibuhidayatiPemprov Sumut
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:04

    Hulk & Black Panther Unjukrasa Depan Kantor Gubernur Sumut

    Hulk meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) segera melakukan tindakan tegas terhadap mereka yang duduk dengan nyantai, namun terlibat penyelewengan uang rakyat.

  • Minggu, 10 Jun 2018 02:15

    Tengku Erry Percaya Dengan Sekda Sumut Sabrina

    Pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 66/TPA Tahun 2018 tanggal 14 Mei 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya.

  • Minggu, 03 Jun 2018 01:48

    Zakat dan Infaq ASN Kantor Gubsu Tahun 2017 Senilai Rp2,7 Miliar Lebih

    Program khusus Ramadhan Berkah ini adalah menyalurkan 15.000 paket berupa uang senilai Rp4,5 miliar yang diberikan kepada para kaum dhuafa se-Provinsi Sumut melalui Baznas kabupaten/kota.

  • Minggu, 03 Jun 2018 01:31

    Gubsu: Zakat Berpotensi Mewujudkan Rasa Keadilan Sosial

    Zakat adalah salah satu ibadah yang memiliki posisi yang sangat penting, strategis, dan menentukan baik dari sisi hukum agama maupun dari sisi pembangunan ekonomi umat.

  • Sabtu, 26 Mei 2018 02:13

    Gubernur dan BPN Teken MoU Sertifikat Tanah Milik Pemprov Sumut

    Gubenur Tengku Erry Nuradi dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut Bambang Priyono menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang percepatan persertifikatan tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir