Bank Sumut
  • Home
  • Hiburan
  • John M Situngkir "Diam" Soal Pinjaman Rp 4,16 triliun dari Bank Dunia Untuk Danau Toba

John M Situngkir "Diam" Soal Pinjaman Rp 4,16 triliun dari Bank Dunia Untuk Danau Toba

Sabtu, 09 Jun 2018 03:46
Dibaca: 558 kali
drberita/istimewa
John M Situngkir.
DINAMIKARAKYAT - Perkembangan Danau Toba menjadi destinasi wisata internasional, bukan tugas Pemerintah Pusat. Namun tugas bersama antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumut serta kalangan masyarakat sendirinya.

Hal itu diungkapkan Direktur Keuangan, Umum dan Publikasi Publik‎ Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba, John M Situngkir. Ia mengatakan Danau Toba milik Sumut dan warga Sumut Sendiri, bukan orang lain.‎ Untuk itu, kontribusi bersama untuk memajukan Danau Toba kedepannya.

"Seperti pak Menteri Pariwisata mengatakan kalau sumber daya alam, ada massanya akan habis. Kalau pariwisata ini, tidak akan habisnya. Semakin kita gali, semakin berpotensi," ucap John kepada wartawan, usai menggelar berbuka puasa bersama anak yatim piatu di Hotel Grand Aston Medan, Jumat 8 Juni 2018 malam.

John ‎mengungkapkan Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba dibawah Kementerian Pariwisata RI terus melakukan pembenahan terhadap Danau Toba. Hal itu tujuan untuk menyedot menyedot wisatawan lokal dan internasional untuk berkunjung.

Kemudian, memperkenal secara luas kepada‎ Dunia tentang keindahan alam dan wisata Danau Toba di Sumut. Pengembangan wisata Danau Toba merupakan program dilakukan Presiden Joko Widodo. Termasuk membangun infrastruktur penunjang wisata Danau Toba lebih kedepannya.

"Untuk kita diharapkan devisa terbesar adalah pariwisata. Bukan lagi migas dan pertanian. Kalau tidak salah nomor tiga (penghasil devisa terbesar). Kita akan mengejar menjadi nomor satu lah, kedepannya," kata John.

Untuk menunjang kemajuan Danau Toba ini, Bank Dunia mempersetujui peminjaman sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp 4,16 triliun. Namun, bukan untuk Danau Toba saja. Tapi juga untuk pengembangan pariwista Pulau Lombok, Borobudur dan Prambanan.

Menyikapi soal itu, John enggan berkomentar lebih detail. Karena hal itu diurusi oleh Pemerintah Pusat.

"Itu pinjam untuk Danau Toba secara umum masih ditangani oleh Pemerintah Pusat. Kita belum menuju itu. Kita hanya mengurusi investor untuk membangun Danau Toba saja," ucap John. (art/drc)

Editor: admin

T#g:badan pelaksana otoritas danau tobadanau tobajohn m situngkir
Berita Terkait
  • Sabtu, 28 Jul 2018 23:32

    RSCC Rekomendasikan Presiden Pimpin Langsung Evakuasi Korban KM Sinar Bangun

    Dasar rekomendasi, kata Saharuddin, meliputi aspek hukum, sosial budaya, kemanusiaan dan lingkungan hidup, teknologi dan akademik, serta aspek geografis dan filosofis.

  • Kamis, 31 Mei 2018 00:53

    Ryan Novandi Promosikan Potensi Sumut di Konferensi Pemuda Asia Pasific

    Presiden JCI Medan, Ryan Novandi mengatakan telah berhasil menyelenggarakan kampanye Perdamaian Dunia #peaceispossible di Pantai Bulbul, Kabupaten Balige, pada 2017 lalu, yang dihadiri lebih dari 11.000 orang.

  • Jumat, 23 Mar 2018 01:54

    Indonesia Bukan Hanya Bali: Gubernur Sumut Tawarkan Penerbangan India - Kualanamu

    Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat mengatakan sangat tertarik dengan Indonesia, selain hubungan yang telah lama terjalin dan jarak yang tidak begitu jauh, juga potensi yang cukup banyak untuk kerjasama.

  • Senin, 19 Mar 2018 18:43

    Erry: Terima kasih 33 kabupaten kota yang ikut PRSU

    Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengatakan even PRSU merupakan even yang membanggakan karena dihadiri seluruh kepala daerah atau wakil kepala daerah 33 kabupaten/kota. Apalagi Pemprov Sumut yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta rakyat.

  • Senin, 19 Mar 2018 18:11

    Kementerian Pariwisata Apresiasi Acara PRSU di Tapian Daya Medan

    Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI mengapresiasi kinerja Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi yang meramaikan dan memajukan dunia pariwisata dan investasi selama menjabat.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir