• Home
  • Hiburan
  • Film 'Selembar Itu Berarti' Tontonan Rakyat Indonesia

Film 'Selembar Itu Berarti' Tontonan Rakyat Indonesia

Selasa, 26 Sep 2017 01:09
Dibaca: 2.405 kali
drberita/istimewa
Ribuan penonton hadiri pemutaran film 'Selembar Itu Berarti'.
DINAMIKARAKYAT - Pemutaran film 'Selembar Itu Berarti'‎ di Gedung Olahraga Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Sumut, dihadari ribuan penonton dari pelajar dari tingkat SD, SMP, Guru dan masyarakat umum.

Film yang disutradari oleh Dedy Arliansyah Siregar, ini mengangkat kehidupan miskin di Indonesia secara visualisasi dengan mengandeng talent lokal di Medan dan artis senior Indonesia.

Untuk lokasi shuting, sutradara asal Medan, ini mengambil lokasi di sejumlah tempat di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Film berdurasi 1 jam, 43 menit ini, dibintangi oleh Puteri D Siagian, Raihan F Valendiaz, Yessica T Simanjuntak, Ratu Rizka Apriyani, Cut Indah Rizky,‎ Anwar Fuadi‎, Rasilinna Rasyidin, dan Jay Wijayanto.

‎"Hingga hari ketiga, pada hari ini dalam pemutaran 'Selembar Itu Berarti‎' jumlah penonton sudah di atas 2 ribu lebih. Untuk penontonnya dari para pelajar di Kabupaten Deliserdang dan sekitarnya," ungkap M. Ichsan, General Manajer PT Mora Heart Production‎ kepada wartawan, Senin 25 September 2017.

‎Ichsan menjelaskan pemutaran film ini akan dilakukan secara roadshow di daerah-daerah yang tidak memiliki bioskop. Namun, dipastikan film karya anak-anak Sumatera Utara, akan ditayangkan secara serentak di Bioskop 21 seluruh Indonesia.

"Untuk penayangan di bioskop tidak ada halangan lagi, akan ditayangkan pada akhir tahun ini. Di sini kita juga mempromosikan film karya anak Medan, Sumatera Utara secara nasional," jelasnya.

Dia mengatakan sudah banyakan sambutan positif dari masyarakat atas film tentang dunia pendidikan di Tanah air ini.‎

"Kita terus melakukan promosi ini, setelah di Deliserdang, kami akan menggelar nonton film ini, kota-kota lainnya di Sumatera Utara dan di Indonesia. Yang akan datangi daerah yang tidak memiliki bioskop. Jadinya, pesan dalam film bisa tersampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia," tutur Ichsan.

Ichsan juga membantah pemberitaan negatif dengan menggelar nonton film ini, telah terjadi pungutan liar hingga banyak penonton jatuh pingsan saat film berlangsung. Namun, hal itu berbanding terbalik dengan sambutan dan antusias para pelajar dan pihak sekolah menyaksikan film tersebut.

"Sebelum kita memutar film ini, kita sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kabupaten Deliserdang. Hal itu mendapatkan sambutan baik guru-guru serta kepala sekolah maupun siswa. Untuk tiket Rp 15 ribu perorang. Itu biaya transportasi antar jemput dari sekolah ke GOR ini. Kita juga membuat lucky draw bagi penonton dengan hadiah smartphone dan hadiah utama satu unit sepada motor. Jadinya, tidak ada pungli dan hal negatif. Intinya, biarlah film ini yang menjawab semua pemikiran negatif para pihak," kata Ichsan.

Sementara itu, ‎sang Sutradara, Dedy Arliansyah Siregar ‎mengatakan penayangan film ini sudah digelar di Binjai, Langkat dan Deliserdang. Untuk di Deliserdang, Dedy mengatakan menjadian tujuan utama untuk mempersembahkan film bagi anak-anak di daerah kelahirannya ini.

"‎Target saya mempertontonkan 'Selembar Itu Berarti' tidak hanya di bioskop saja. Namun, memberikan pesan moral baik bagi anak-anak atau pelajar saat ini setelah nonton film ini," ucap alumni SMA Negeri 7 Medan ini.

Untuk saat ini, Dedy menilai film di Indonesia sangat minim tentang pendidikan. Sementara para produksi film hanya memikiri bagaimana banyak penonton tanpa memikiri pesan moral yang disampaikan.

"Karena cita-cita saya membuat film ini untuk membuka mata sutradara Indonesia. Bahwa film pendidikan masih diterima oleh masyarakat. Saya juga menyayangkan film dan sinetron yang tidak memberikan pesan moral untuk di sampaikan. Terakhir saya berharap agar para sutradara tetap membuat suatu tontonan yang mendidik," ujar sutradara peraih Museim Rekor Indonesia (MURI) merangkap 18 jabatan dalam satu produksi film, pada Januari 2017.

Sambutan baik film ‎'Selembar Itu Berarti' disampaikan oleh Sarman Simarmata Gurun SD Negeri 101919 Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Dia mengatakan film banyak menyampaikan pesan moral pendidikan dan kehidupan yang nyata saat ini.

"Sedih film ini dengan memberikan pesan moral yang baik bagi anak-anak yang sedang belajar ini. Film ini seperti kehidupan saya dan sangat berkesan," ucap guru olahraga itu.

Sarman mengharapkan film ini harus ditonton seluruh rakyata Indonesia. Karena, film dengan karya baik dan cerita yang memberikan tuntutan. Bukan sekedar tontonan.

"Saya terakhir menangis saat orangtua saya meninggal dunia. Sudah belasan tahun tidak menangis, saya melihat film ini saya menangis," tandasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:Dinas Pendidikanfilm selembar itu berartiselembar itu berarti
Berita Terkait
  • Minggu, 20 Mei 2018 08:41

    77 Gedung SD di Kota Medan Diduga Jadi Ajang Korupsi

    Sebanyak 77 gedung Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan, diduga jadi ajang korupsi oknum Dinas Pendidikan dan petinggi Pemko Medan, dengan total anggarannya sebanyak Rp 15,027 miliar.

  • Rabu, 16 Mei 2018 01:42

    Sambut Ramadhan, IKA SMP Negeri 4 Medan Ajak Anak Yatim Nobar Film Infinity War

    Menyambut bulan suci Ramadhan, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMP Negeri 4 Medan, mengajak puluhan anak yatim nonton bareng (nobar) film Infinity War di Studio XXI, Ringroad City Walks (RCW), Selasa 15 Mei 2018.

  • Rabu, 04 Apr 2018 23:12

    Kadis Pendidikan Sumut Ajak Wartawan Ikut Awasi PPDB Online 2018

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengirim surat balasan kepada Gubernur Sumut, hal penyelesaian penerimaan PPDB secara ilegal atau 'siluman' di SMA Negeri 2 Medan dan SMA Negeri 13 Medan.

  • Senin, 12 Mar 2018 00:37

    Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

    ‎Dua terdakwa dikabulkan eksepsinya adalah Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

  • Kamis, 01 Mar 2018 23:41

    Dua Terdakwa Korupsi Seragam SD Negeri Labusel Diadili

    Kedua terdakwa masing-masing Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir