Bank Sumut
  • Home
  • Ekonomi
  • Tengku Erry Dampingi Jokowi Tanam Pohon Sawit di Sergai

Tengku Erry Dampingi Jokowi Tanam Pohon Sawit di Sergai

Senin, 27 Nov 2017 23:57
Dibaca: 695 kali
drberita/istimewa
Tengku Erry dampingi Jokowi tanam pohon sawit.
DINAMIKARAKYAT - Presiden Jokowi menanam pohon kelapa sawit di Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Senin 27 November 2017, didampingi Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

Hadir di lokasi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Bupati Sergai Soekirman.

Jokowi menyampaikan bukan sesuatu yang berlebihan jika sawit disebut emas hijau bagi Indonesia, sebagai negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Artinya Indonesia memproduksi bahan baku untuk sabun, kosmetik, minyak goreng, margarin, insustri kulit untuk farmasi yang semuanya itu berasal dari kelapa sawit. Dan sekarang juga sudah dimulai kelapa sawit untuk bahan baku bagi produksi bio diesel.

"Tetapi ingat kalau menjadi produsen kelapa sawit besar, artinya kita harus menjadi yang terdepan dalam pengelolaan. Yang kita lemah di sini, pengelolaannya yang perlu kita perbaiki semua. Kita harus kerja keras," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan dirinya sudah memerintahkan agar Menteri Koordinator Perekonomian memberikan bantuan untuk program PSR dalam upaya menggenjot jumlah produksi tandan buah segar (TBS) sawit pertahun milik masyarakat yang cenderung berada tiga kali lipat lebih sedikit dari milik swasta atau kurang dari 10 ton pertahun.

"Memang membutuhkan biaya besar, tetapi memang harus kita kerjakan, apakah dengan skema kredit, entah dengan skema KUR. Kalau tidak kita akan kalah dengan negara lain," ucapnya.

Presiden juga mengatakan bahwa saat ini program PSR di Sumut, sebanyak 9.109 hektare akan diremajakan. Sementara dari jumlah sawit rakyat 470 ribu hektare, yang perlu peremajaan sebanyak 350 ribu hektar.

Jadi keberadaan kebun sawit bukan hanya sekedar menghasilkan, tetapi harus dilihat jumlah produksinya apakah sudah baik atau belum. Karena itu pemerintah harus bekerjasama dengan berbagai perusahaan terkait untuk penyediaan bibit unggul sekaligus pembinaan terhadap pengelolaan kebun sawit rakyat.

Sementara, Gubernur Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmen Pemprov Sumut untuk meningkatkan kapasitas produksi kebun milik masyarakat.

"Sejarah mencatat bahwa kebun sawit pertama tahun 1911 di Indonesia berada di Sumut, tepatnya di Pulu Raja, Kabupaten Asahan. Dari sinilah kebun kelapa sawit kemudian berkembang ke berbagai provinsi di nusantara. Begitu juga pada 1916 berdiri pusat penelitian kelapa sawit yang dahulu bernama algemene prosfestation der avros (apa) dan telah berusia 100 tahun," ujar Erry pada acara pelaksanaan Program PSR yang dimulai dengan lahan seluas 41 Hektare tersebut.

Sumut merupakan pengembang industri hilir sawit pertama kali, yaitu Adolina dan Belawan pada tahun 1976. Begitu juga keberhasilan mengembangkan perkebunan model perkebunan sawit inti-plasma (PIR) sejak 1978 yang menjadi cikal bakal berkembangnya perkebunan sawit rakyat di Indonesia, di mana saat ini dari 1,3 Juta hektar lahan sawit, 430 ha di antaranya adalah milik petani. Angka ini menjadikan Sumut nomor dua penghasil sawit terbanyak setelah Riau dengan jumlah total di Indonesia 11,6 juta hektar.

"Di samping kelapa sawit, Sumut juga merupakan daerah penghasil tanaman perkebunan lainnya seperti karet, kopi, kakao, kelapa dan komoditas potensial lainnya dengan luas areal perkebunan mencapai 2.1 juta hektar," terangnya.

Khususnya tanaman karet dengan luas areal mencapai 590.000 hektar di mana 80 persen dari areal kebun karet adalah karet rakyat yang produktivitasnya juga rendah sebagai akibat dari tingginya persentase karet tua dan kurangnya semangat petani dalam melaksanakan pemeliharaan tanaman.

"Ini akibat dari anjloknya harga karet beberapa tahun belakangan. Sekitar 20 persen dari tanaman karet juga perlu diremajakan," jelas Tengku Erry. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kebun sawitpohon sawitPresiden Jokowitengku erry nuradi
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jul 2018 17:33

    Massa #2019TetapJokowi Kalah Banyak dengan Massa #2019GantiPresiden

    Massa #2019TetapJokowi yang mengambil lokasi di Jalan Masjid Raya, persisnya di sisi kiri Masjid Raya dan di depan Taman Sri Deli Kota Medan, kalah banyak dengan massa #2019GantiPresiden yang posisinya di badan Jalan SM. Raja Medan, persisnya di depan Mas

  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:18

    Iman Harahap: Nawacita Jokowi Gagal di Daerah Pinggiran Sumatera Utara

    Akan tetapi Nawacita Jokowi sebagai agenda prioritas tidak berbanding lurus, disebabkan banyak kejanggalan yang ditemui di lapangan dalam pengelolaan dana desa salah satunya di Kecamatan Ujungbatu dan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara.

  • Kamis, 19 Jul 2018 11:09

    Selesai Melantik 724 Perwira TNI, Jokowi dan JK Jenguk SBY

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditemani Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dirawat di RSPAD.

  • Rabu, 13 Jun 2018 03:31

    Tengku Erry dan Mantu Jokowi Safari Ramadhan di Mandailing Natal

    Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengingatkan bahwa penanaman nilai-nilai keagamaan akan mampu menjaga persatuan, kesatuan serta menghempang pengaruh buruk salah satunya narkoba.

  • Selasa, 12 Jun 2018 02:39

    Tengku Erry Resmikan Tol Tanjung Morawa-Parbarakan

    Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi meresmikan ruas jalan Tol Medan - Kualanamu –Tebing Tinggi, Seksi 1 Tanjung Morawa-Parbarakan sepanjang 10,75 Km beroperasi, Senin 11 Juni 2018.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir