• Home
  • Ekonomi
  • Perlu Pemahaman Sektor Pertanian Untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Perlu Pemahaman Sektor Pertanian Untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Jumat, 22 Des 2017 01:35
Dibaca: 207 kali
drberita/istimewa
Gubsu Tengku Erry Nuradi bersama mantri dan penyuluh pertanian.
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan dan meningkatkan produkvitas produksi berbagai komoditi sektor pertanian, diperlukan peningkatan kinerja penyuluh petani.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan perlunya peningkatan pemahaman tentang pembangunan sektor pertanian, salah satunya dengan rapat koordinasi dan sinkronisasi penyuluhan.

Untuk wilayah Tabagsel, Tapanuli Tengah dan Sibolga kegiatan ini perlu dirangkaikan dengan sosialisaasi Kemendagri Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial dari APBD.

Erry juga mengatakan peran serta mantri tani, koordinator BPP dan penyuluh pertanian sangat penting karena merupakan ujung tombak dan garda terdepan sektor pertanian. Pengabdian dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan sangat membanggakan.

"Jaga kekompakan, kebersamaan dan keterpaduan dalam mencari inovasi-inovasi baru dalam berkarya untuk hasil yang lebih baik lagi," ucap Erry di hadapan para penyuluh dan mantri tani sekawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Sibolga di Kampus STAIN Padangsidimpuan, Kamis 21 Desember 2017.

Pada tahun 2016, kata Erry, produksi padi di Sumut meningkat sebesar 13,89% menjadi 4,6 juta ton GKG. Dan tahun 2017 berdasarkan Aram 2 BPS hasil pertemuan di Yogyakarta meningkat 11,04% menjadi 5,1 juta ton GKG menjadikan Sumut diperingkat ke 5 nasional sebagai produksi padi terbesar di Indonesia.

Untuk jagung, tahun 2016 meningkat 2,5% sebesar 1.557.441 ton pipilan kering dan tahun 2017 mencapai 1.712.256 ton atau meningkat sebesar 9,94%. Serta untuk kedelai, tahun 2017  diproyeksikan mencapai 8.618 ton biji kering atau meningkat 70, 25%.

Atas keberhasilan dan prestasi yang telah kita capai selama tiga tahun, Erry menghimbau agar para penyuluh, koordinator BPP dan mantri tani agar meningkatkan sinergitas, kebersamaan dan kekompakan dalam memberhasilkan program upsus dilapangan, memperkuat sistem pelaporan tentang kemajuan program di lapangan terutama luas tambah tanan (LTT) harian serta tingkatkan pemanfaatan penggunaan IT dalam sistem pelaporan.

"Kemudian kembangkan pola baru tanam perwujudkan swasembada pangan dan swasembada pangan yang berkelanjutan melalui pola olah tanah, tanam dan panen setiap hari," sebutnya.

Selanjutnya optimalkan penggunaan alsintan, manfaatkan lahan kering atau tidur sehingga produktif, dan kembangkan tumpangsari padi ladang atau jagung di lahan pertanian, selalu meningkatkan kompetensi dan profesionalitas, meminimalisir alih fungsi lahan.

"Mencari terobosan dan inovasi baru untuk mewujudkan swasembada kedele dan bawang merah serta manfaatkanlah semaksimal mungkin kelengkapan kerja dalam meningkatkan kinerja dalam membimbing petani dan kelompok tani," terang Erry.

Diketahui jumlah penyuluh di Sumut sebanyak 2.789 orang. Sedangkan jumlah kelompok tani di mencapai 36.937 kelompok dengan anggota 1.846.850 kepala Kluarga (KK). (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pertanian dan holtikulturalahan pertanianswasembada pangantengku erry nuradi
Berita Terkait
  • Senin, 16 Apr 2018 15:03

    Gedung Perpustakaan dan Arsip Sumut Ditabalkan Nama Tengku Rizal Nurdin

    Khusus ruang rapat di kantor Gubsu yang dulunya menggunakan nama-nama bunga, sekarang semua ruang pertemuan atau ruang rapat diberi nama-nama Gubsu terdahulu.

  • Senin, 09 Apr 2018 21:09

    Pejabat Eselon 3 Pemprov Sumut yang Dilantik dari 24 OPD

    Pelantikan tersebut turut dihadiri Plt Sekdaprovsu Ibnu S. Hutomo, para asisten dan staf ahli gubernur, pimpinan OPD dan ASN di lingkungan Pemprov Sumut.

  • Senin, 09 Apr 2018 20:50

    Gubernur Sumut Lantik 99 Pejabat Eselon 3

    Selain itu mutasi juga dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi perubahan nomenklatur karena ada beberapa OPD yang berubah nomenklaturnya dan juga ada nomenklatur baru, terutama UPT-UPT yang baru.

  • Kamis, 05 Apr 2018 21:10

    Bank Sumut di Batam Jadi Pengobat Rindu Pada Kampung Halaman

    Kehadiran Bank Sumut di Batam, menjadi pengobat rindu terhadap kampung halaman, sekaligus memudahkan warga Sumut di Batam untuk mengirim uang kepada orang tua, kepada anak, dan uang bulanan kepada keluarga.

  • Kamis, 05 Apr 2018 20:29

    Pengalaman Tengku Erry Senam di Anjungan KM Kelud

    Sejak pukul 06.30 WIB, Tengku Erry beserta istri Evi Diana, Plt Sekda Ibnu S Hutomo dan para Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemprovsu sudah berkumpul di atas anjungan kapal buatan Jerman sepanjang 148 meter tersebut.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir