Bank Sumut
  • Home
  • Ekonomi
  • Harga Pickup Esemka Rp 110 Juta, Garuda 1 Rp 280 Juta

Harga Pickup Esemka Rp 110 Juta, Garuda 1 Rp 280 Juta

Sabtu, 07 Sep 2019 16:37
Dibaca: 149 kali
drberita/istimewa
Presiden Jokowi resmikan mobil esemka.
DRberita | Pabrik mobil dalam negeri PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) telah diresmikan Presiden Joko Widodo di Boyolali, Jumat 6 September 2019 dan menandai debut terbuka mobil merek Indonesia dalam pasar otomotif nasional.

Dalam peresmian kendaraan itu, Presiden Direktur Esemka, Eddy Wirajaya mengumumkan harga pickup Esemka Bima 1.2 dan 1.3 dipatok sekitar Rp 110 juta. Lalu bagaimana dengan harga SUV Esemka Garuda 1?

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 2019, harga Esemka Garuda 1 kemungkinan masih di bawah Rp 280 juta.

Mengutip Permendagri tersebut, Sabtu, tercantum Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Esemka Bima 1 adalah Rp 81 juta. Sementara itu, SUV Esemka Garuda 1 Rp 209 juta.

NJKB merupakan penghitungan nilai jual kendaraan bermotor sebelum memperhitungkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan biaya-biaya ikutan lainnya.

Mengingat penghitungan BBNKB berbeda-beda di setiap daerah atau provinsi, maka antara hanya akan memperkirakan harga off-the-road Esemka Bima 1.2 dan Garuda 1 setelah memperhitungkan PKB untuk kedua mobil itu.

Menurut Permendagri Nomor 4 tahun 2019, PKB untuk kendaraan penumpang sebesar 30 persen dari Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB). Dengan demikian, harga off-the-road Esemka Bima 1.2 dan Garuda 1 dihitung setelah memperhitungkan NJKB, bobot kendaraan, dan DP PKB.

Esemka Bima 1.2 yang memiliki NJKB Rp 81 juta, kemudian bobot kendaraan 1.085 kg, dan DP PKB sebesar Rp 87,885 juta, akan memiliki rumusan harga off-the-road Rp 87,885 juta x 30 persen + NJKB.

Dengan penghitungan itu, maka harga off-the-road Esemka Bima 1.2 berkisar Rp 107,3 juta, terpaut tipis dengan harga Bima 1.2 dan 1.3 yang disebut saat peresmian pabriknya.

Sementara itu, untuk Esemka Garuda 1 yang memiliki NJKB Rp 209 juta dan DP PKB Rp 219,450 juta, berdasarkan penghitungan yang sama dalam Permendagri, harga off-the-road-nya bisa dihitung dengan penjumlahan Rp 219,450 juta x 30 persen + NJKB. Dengan demikian, harga off-the-road Garuda 1 kemungkinan sekitar Rp 274,83 juta.

Banyak yang menyebut bahwa Garuda 1 yang bermesin 2.000 cc diadopsi dari mobil pabrikan China Foday, tepatnya Foday Landfort. SUV yang di negara asalnya diproduksi sekitar 200 ribu sebulan, merujuk pada data penawaran di situs Alibaba.com.

Di China, mobil itu dirilis dalam enam varian, yakni 2.4L Standard, 2.4L Luxury, 2.4 4WD Luxury, 1.9T Standard, 1.9T Luxury, dan 1.9T 4WD Luxury. Mobil berbobot 1.820 kg hingga 1.990 kg tergantung pada variannya itu memiliki dimensi panjang 4.771 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.828 mm, jarak sumbu roda 2.790 mm, dan ground clearance 217 mm.

Sebagai perbandingan, bahwa Mitsubishi Pajero Sport memiliki dimensi rata-rata, karena ada perbedaan tergantung varian, panjang 4.785 mm, tinggi 1.805 mm, lebar 1.815 mm. Maka, ukuran Foday Landfort tidak lebih panjang dari Pajero Sport, namun lebih lebar dan lebih tinggi. (art/drb)

Editor: admin

Sumber: republika.co.id

T#g:mobil esemkamobil nasionalPresiden Jokowi
Berita Terkait
  • Jumat, 13 Sep 2019 00:32

    Membangun Pariwisata dengan Aparat & Kekerasan

    BPODT mengirim alat berat ke Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. BPODT bermaksud membangun jalan dari The Nomadic Kaldera Toba Escape menuju Batu Silali sepanjang 1900 meter dan lebar 18 meter.

  • Senin, 09 Sep 2019 16:15

    Begini Jadinya Kalau RUU KPK Disahkan

    Direktorat Penyelidikan Komisi Peberantsan Korupsi (KPK) akan total berhenti bekerja, dikarenakan saat ini tidak ada satupun penyelidik yang berasal dari Kepolisian. Sedangkan di dalam UU KPK yang baru, Penyelidik KPK harus Polisi.

  • Senin, 09 Sep 2019 13:47

    Yasonna Laoli Pantas Jadi Gubernur, Jika Jokowi Restui Pemekaran Kepulauan Nias

    Kepulauan Nias juga banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional yang tidak kalah baiknya dengan putra putri dari daerah lainnya. Terbukti dengan masuknya salah satu putra terbaik Kepualaun Nias Yasonna Laoli.

  • Sabtu, 07 Sep 2019 15:28

    15 Tahun Munir: Istana Janji Tangkap Dalang Pembunuh

    Pada 7 September 2004 silam, Munir dibunuh dengan racun arsenik saat menempuh perjalanan udara dari Jakarta menuju Amsterdam, Belanda. Selang 15 tahun, otak pembunuhan Munir belum juga terungkap.

  • Sabtu, 07 Sep 2019 14:59

    Siaran Pers: KPK di Ujung Tanduk

    Dengan segala kejadian dan agenda yang terjadi dalam kurun waktu belakangan ini, kami harus menyatakan kondisi saat ini bahwa KPK berada di ujung tanduk.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir